2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel Cara Nonton Live Streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Bein Sport & Vidio.com Malam Ini Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan

Harga Emas Turun Tajam Pasca-Risalah the Fed

- Apahabar.com Jumat, 22 Februari 2019 - 11:43 WIB

Harga Emas Turun Tajam Pasca-Risalah the Fed

Ilustrasi emas. Foto/Istimewa

apahabar.com, CHICAGO –  Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun tajam pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), dengan membukukan kerugian harian terbesar dalam enam bulan terakhir.

Dilansir dari Antara, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April, jatuh 20,10 dolar AS atau 1,49 persen, menjadi menetap di 1.327,80 dolar AS per ounce.

Analis mengaitkan penurunan tajam harga emas dengan risalah dari pertemuan kebijakan The Fed Januari yang dirilis pada Rabu (20/2), yang terdengar kurang dovish daripada yang diperkirakan para investor, serta dolar AS yang menguat kuat.

Baca Juga: Hari Ini, TCASH Berubah Menjadi LinkAja

Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama rivalnya, naik 0,11 persen menjadi 95,65 pada pukul 18.30 GMT.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS menguat maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 37,60 sen AS atau 2,32 persen, menjadi menetap di 15,801 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April turun 7,90 dolar AS atau 0,95 persen, menjadi ditutup pada 826,30 dolar AS per ounce.

Baca Juga: Pertamina Segera Perluas Sistem Pembayaran Non Tunai

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Peneliti: Vokasi Sektor Industri Akan Ikuti Tren Digitalisasi
apahabar.com

Ekbis

AS-China Tak Akur Lagi, Rupiah Rawan Terkoreksi
apahabar.com

Ekbis

Penjual Sate Keluhkan Harga Ayam Naik
apahabar.com

Ekbis

Ketua Umum Hipmi Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Berjalan Cepat
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Terus Tertekan Dampak Pandemi Corona
apahabar.com

Ekbis

Bursa Saham Asia Turun, IHSG Ikut Melemah
apahabar.com

Ekbis

Bisnis Syariah Mesti Melek Teknologi Digital
apahaabr.com

Ekbis

Jelang Natal dan Tahun Baru, Garuda Indonesia Perkirakan Kenaikan Penumpang di Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com