Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan Daftar Lengkap 64 Link Pengumuman CPNS 2019, sscn.bkn.go.id & Berkas Online yang Harus Disiapkan! Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru

Hoaks Penganiayaan, Ratna Didakwa Bikin Onar

- Apahabar.com Kamis, 28 Februari 2019 - 11:55 WIB

Hoaks Penganiayaan, Ratna Didakwa Bikin Onar

Ratna Sarumpaet mengangkat jari yang merupakan kode dukungan untuk Paslon 02 Prabowo-Sandi sebelum sidang di PN Jaksel, Kamis (28/2/2019). Foto-kumparan

apahabar.com, JAKARTA – Ratna Sarumpaet didakwa membuat keonaran dengan menyebarkan kabar hoax penganiayaan.

Ratna disebut sengaja membuat kegaduhan lewat cerita dan foto-foto wajah yang lebam dan bengkak yang disebut penganiayaan.

“(Terdakwa) Menceritakan mengenai penganiayaan dan mengirimkan foto dalam keadaan bengkak merupakan rangkaian kebohongan terdakwa untuk mendapat perhatian dari masyarakat termasuk tim pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno,” ujar jaksa penuntut umum membacakan surat dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (Jaksel), Jl Ampera Raya, Kamis (28/2) dikutip dari Detik.com.

Baca Juga: Sidang Hoaks Ratna Sarumpaet, Intip Ancaman Hukumannya

Jaksa menguraikan rangkaian kebohongan yang dilakukan Ratna lewat pesan WhatsApp termasuk menyebarkan foto-foto wajah yang lebam dan bengkak. Puncak dari kebohongan Ratna, Prabowo Subianto disebut jaksa menggelar jumpa pers pada 2 Oktober 2018

“Yang disampaikan Prabowo Subianto tentang terjadinya penganiayaan yang dialami terdakwa padahal wajah lebam dan bengkak terdakwa merupakan akibat tindakan medis operasi perbaikan muka atau tarik muka pengencangan kulit muka di rumah sakit khusus bedah Bina Estetika di Menteng,” papar jaksa.

Baca Juga: Ratna Sarumpaet Diadili Hari Ini

Akibat rangkaian kebohongan Ratna Sarumpaet, masyarakat menurut jaksa menjadi gaduh. Muncul juga sejumlah unjuk rasa karena kasus hoax Ratna Sarumpaet.

“Akibat rangkaian cerita bohong terdakwa yang seolah-olah benar terjadi penganiayaan disertai dengan mengirim foto-foto wajah dalam kondisi bengkak dan cuitan cuitan serta konpers Prabowo juga mengakibatkan kegaduhan dan atau keonaran di kalangan masyarakat baik di media sosial serta terjadinya unjuk rasa,” papar jaksa.

Baca Juga: Habib Bahar Smith Diadili Hari Ini

Atas perbuatannya, Ratna Sarumpaet dijerat dengan Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana.

Editor: Fariz F

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Polisi Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah Tabalong
apahabar.com

Hukum

153 Warga Binaan Rutan Rantau Dapat Remisi di Hari Lebaran
apahabar.com

Hukum

Heboh Narkoba Sachet, Polres Banjarbaru Pilih Antisipasi Dini
apahabar.com

Hukum

Per Juni 2020, Polres Banjar Ringkus 5 Bandar Besar Sabu
apahabar.com

Hukum

Lama Buron, 2 Tersangka Tipu Gelap Mini Bus Terciduk di Banjarbaru
apahabar.com

Hukum

Dor..!! Polisi Tembak Mati Perampok Ojek Online
apahabar.com

Hukum

Pria Kelayan Gagah-gagahan Todongkan Pisau, Langsung Diburu Polisi
apahabar.com

Hukum

Terkait Penetapan Tersangka Bachtiar Nasir, Ahli Hukum: Bukan Kriminalisasi Selama Ada Bukti
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com