apahabar.com Terima “Journalism Emergency Relief Fund” dari Google Demi Cicilan Mobil, Satpam di Banjarbaru Bobol Belasan Ruko! Demokrat-PDIP Berkongsi, ‘Karpet Merah’ untuk Eks Wagub Kalsel Rapid Test Rp 150 Ribu, Bandara Syamsudin Noor Sambut Positif Dua Hari, Belasan Warga Kotabaru Sembuh dari Covid-19




Home ACT

Jumat, 22 Februari 2019 - 16:24 WIB

Husnah Bertahan Hidup dengan Menjajakan Kue

Redaksi - Apahabar.com

Koordinator Program Muhammad Budi Rahman berikan bantuan merupakan amanah donatur yang dititipkan melalui ACT kepada Husnah. Foto-Humas ACT Kalsel Retno Sulisetiyani for apahabar.com

Koordinator Program Muhammad Budi Rahman berikan bantuan merupakan amanah donatur yang dititipkan melalui ACT kepada Husnah. Foto-Humas ACT Kalsel Retno Sulisetiyani for apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Menjalani hidup di usia senja masih menjadi perjuangan berat bagi sebagian masyarakat di Indonesia. Husnah contohnya, janda berusia 70 tahun itu masih harus bekerja keras untuk bisa bertahan hidup di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Tinggal di sebuah kontrakan di Jalan Kelayan A, Husnah sehari-hari berkeliling menjajakan kue hingga ke Pasar Antasari. Jarak yang ditempuh mencapai 1,5 km. Kue-kue yang Ia jual pun bukan buatan dia sendiri melainkan buatan orang lain. Ia hanya mengambil upah dari kue yang terjual.

“Rancak ae sakit batisku nih, tapi ya kayapa lagi mun kada bejaja kada kawa bayar kontrakan (sering sakit kaki Saya, tapi mau bagaimana lagi kalau tidak menjaja kue tidak bisa bayar kontrakan),” demikian Husnah berucap sembari mengelus betisnya.

Baca Juga: Beaguru, Apresiasi untuk Guru Gaza dari Indonesia

Selama 30 tahun tinggal di Kota Banjarmasin, Husnah pernah menumpang di dapur sebuah rumah. Namun, dua tahun terakhir Ia terpaksa tinggal di kontrakan karena rumah tersebut dijual pemiliknya. Sebuah rumah kayu berukuran 2×6 di Gang Arafah 4 Kelayan A menjadi satu-satunya pilihan bagi Husnah. Kondisi rumah sudah cukup tua. Terlihat di beberapa bagian rumah sudah mulai lapuk.

Rumah itu juga hanya diterangi dengan satu bohlam lampu. “Lumayan untuk menghemat listrik,” terang Husnah. Di bagian dapur terdapat sebuah tungku dapur. Artinya untuk memasak, Husnah hanya menggunakan kayu bakar.

 

Husnah juga harus menghidupi anaknya yang mengalami difabel mental. Bani, lelaki berusia 30 tahun yang sudah beberapa kali dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ). Ketiadaan biaya dan tenaga membuat Husnah tak bisa banyak berbuat untuk Bani. Beruntung, gangguan yang dialami anaknya itu masih bisa terkendali. “Anaknya sering main ke pasar, tapi tidak mengganggu orang lain kok, Saya hanya bisa mendoakannya,” mata Husnah tampak berkaca kala bercerita soal anaknya.

Tak ada pilihan bagi Husnah selain terus berjuang sendirian. Sanak keluarga yang masih ada pun nasibnya tak jauh berbeda.

Meski dalam kondisi ekonomi yang sulit, Husnah tak ingin mengemis. Keyakinan akan keajaiban rezeki begitu kuat tertanam di jiwanya. “Meski tua begini pantang untuk meminta-minta, Alhamdulillah, Allah menggerakan orang-orang baik untuk membantu saya,” tutur Husnah.

Seperti pagi itu, Kamis (21/2) tim Mobile Social Rescue (MSR) Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kalimantan Selatan datang menyampaikan bantuan untuk Husnah.

Koordinator Program Muhammad Budi Rahman menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan amanah donatur yang dititipkan melalui ACT.

“Ibu Husnah adalah sosok yang perlu dibantu karena meski sudah lanjut usia namun semangat dan prinsip hidupnya luar biasa, layak diapresiasi. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban beliau,” ujar Budi.

Sosok Husnah mungkin hanya sekian dari banyaknya lansia yang bernasib serupa. Ikhtiar ACT melalui program MSR semoga menjadi salah satu jawaban untuk persoalan seperti ini.

“Tentu ACT memerlukan dukungan dari para dermawan karena persoalan kemanusiaan akan lebih mudah jika ditangani bersama-sama,” pungkas Budi.

Baca Juga: Cerianya Ratusan Anak Gaza Terima Jaket Hangat

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

ACT

Datang ke Kalsel, Syekh Belal Jamil Ajak Peduli Palestina
apahabar.com

ACT

Syekh Belal Palestina Bangga Banyak Penghafal Alquran di Banjarmasin
apahabar.com

ACT

ACT Masifkan Bantuan untuk Palestina Pascaeskalasi Serangan
apahabar.com

ACT

LBM Bantu Naikkan Status Kampung di Berau
apahabar.com

ACT

ACT Pasok Bantuan Korban Terdampak Banjir Tanah Bumbu
apahabar.com

ACT

Sumur Payau, Warga Pandeglang Butuh Air Bersih
apahabar.com

ACT

Palestina Masih Dirundung Krisis Air Bersih
apahabar.com

ACT

ACT Bagi Ratusan Paket Berbuka Puasa untuk Palestina
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com