Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh Tampil di Moto2 2020, Mandalika Racing Team (MRT) Pilih Dimas Ekky Jadi Tembalap Tim, Diluncurkan Rabu LIBUR PANJANG, Bandara Syamsudin Noor Mulai Bersiap BNNP Kalsel Sukses Gagalkan Transaksi 1 Kilogram Sabu di Komplek Citra Garden Kabupaten Banjar Pejabat Terpapar Covid-19, Pjs Wali Kota Banjarbaru Minta ASN Pedomani Prokes

Ikut Bermasalah, Kemenristekdikti Tutup Tiga Kampus Swasta di Kalsel

- Apahabar.com Selasa, 19 Februari 2019 - 18:35 WIB

Ikut Bermasalah, Kemenristekdikti Tutup Tiga Kampus Swasta di Kalsel

Akbid Martapura di bawah Yayasan Korpri di Jalan Perwira No 44 Kota Martapura. Sumber: Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menutup 243 perguruan tinggi swasta atau PTS di tanah air.

Dari ratusan PTS yang ditutup tiga di antaranya berada di Kalimantan Selatan, yakni Akademi Kebidanan Martapura, Akademi Manajemen Koperasi Barabai, dan Sekolah Tinggi Bahasa Asing Dinamik.

“Benar ketiga PTS di Kalsel itu dibekukan oleh Kemenristekdikti,” ucap Muhammad Akbar Sekretaris Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XI Kalimantan.

Kata dia, ketiga PTS tersebut tidak sanggup memenuhi berbagai syarat untuk membenahi layanan pendidikan kepada masyarakat.

Selanjutnya, pencabutan izin atas perguruan tinggi swasta tersebut telah berdasarkan pertimbangan dan kajian sehingga tidak mungkin lagi dipertahankan.

Masih menurutnya, ketiga PTS tersebut dihentikan beroperasi karena diduga melakukan pelanggaran yang cukup berat seperti mengeluarkan ijazah Strata (S-1) palsu, dan memperjual-belikan dokumen penting.

“Kita masih belum mempelajari Surat Keputusan (SK) Kemenristekdikti. Tapi saya menduga ketiga PTS itu melakukan pelanggaran yang berat dan tidak bisa ditoleransi lagi,” terang dia.

Sementara, dari 243 PTS yang ditutup Kemenristekdikti lantaran tak mematuhi aturan dan bermasalah.

Sejak saat itu, kata Menristekdikti Mohamad Nasir, Izin operasional PTS itu dibekukan sehingga lembaga pendidikan tidak dibenarkan lagi menerima mahasiswa baru.

Selain itu disebutkan para PTS tersebut, tak dapat berkembang lagi dan kekurangan mahasiswa, tidak memiliki lahan/tanah untuk dibangun gedung kuliah.

Kemudian, PTS yang tak memenuhi persyaratan, beberapa kali mendapat peringatan dari Kemenristekdikti, dan kesalahan lainnya.

Baca Juga: UIN Antasari Banjarmasin, 2019 Bangun Kampus di Banjarbaru

“Kemenristekdikti tetap melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap PTS, sehingga dapat lebih maju dan berkembang,” ucap dia.

Ketika ditanyakan PTS yang ditutup di wilayah Sumatera Utara, Nasir mengatakan tidak mengetahuinya.

“Silakan tanyakan saja kepada Kopertis Wilayah I Sumut, karena institusi itu yang mengetahui PTS-PTS itu,” kata dia.

Sebelumnya Nasir mengatakan, kuliah secara “online” atau belajar secara daring dapat meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di perguruan tinggi.

“Kuliah online tersebut merupakan pembelajaran baru, dan tengah diuji coba oleh tujuh perguruan tinggi di tanah air,” kata dia.

Uji coba belajar via daring atau “e-learning”, menurut dia, mulai dilaksanakan pada awal Februari 2019.

“Diharapkan pembelajaran melalui online, dapat diterapkan di lingkungan perguruan tinggi, dan termasuk pada Universitas Sumatera Utara,” ujar dia.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

====================

Dalam pemberitaan berjudul; ‘Digoyang Isu Penonaktifan, Akbid Martapura Tetap Rekrut Mahasiswa Baru‘, ‘Mati Suri’, Pemkab Banjar Siap Hidupkan Kembali Akbid Martapura‘, dan ‘Ikut Bermasalah, Kemenristekdikti Tutup Tiga Kampus Swasta di Kalsel‘ terjadi kesalahan pemasangan foto. Foto yang seharusnya terpasang adalah Akbid Martapura di bawah Yayasan Korpri di Jalan Perwira No 44 Kota Martapura, bukan Akbid Martapura di bawah Yayasan Marta Berlian Husada di Jalan Indrasari Martapura. Sebagaimana permohonan Yayasan Marta Berlian Husada, kesalahan telah diperbaiki.

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Sulaiman Umar Dorong Pemerintah Biayai LBM Eijkman Untuk Tes Virus Corona dan Pengembangan Vaksin
apahabar.com

Nasional

Masyarakat Bakung Udik Menggala Minta Dukungan Sekjen SMSI Lapor ke KSP-R
apahabar.com

Nasional

Setelah 1 Jam, Api di Masjid Agung Dilumpuhkan
apahabar.com

Nasional

Setelah Banjarmasin, Giliran Balikpapan Gempar Video Mesum Pelajar
apahabar.com

Nasional

Kasus Covid-19 Indonesia Tembus 275.213, Letjen Doni Sebut OTG Silent Killer
apahabar.com

Nasional

Kereta Api Kalsel Masih Sebatas Angan-Angan
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: 1.677 Positif, 103 Sembuh
apahabar.com

Nasional

Agustusan di Istana Merdeka, Gerakan Save Meratus Kembali Bergaung
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com