Video Detik-detik Buaya Raksasa Diangkat dari Sungai Kayubesi Babel, Diyakini Warga Sebagai ‘Siluman’ Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D

Incest di Lampung; Tak Cuma Kakak, Pelaku Setubuhi Kambing-Sapi Tetangga

- Apahabar.com Sabtu, 23 Februari 2019 - 22:11 WIB

Incest di Lampung; Tak Cuma Kakak, Pelaku Setubuhi Kambing-Sapi Tetangga

Ayah dan 2 anaknya jadi tersangka kasus incest Foto-Dok. Polres Tanggamus

apahabar.com, LAMPUNG – Warganet geger, setelah pengungkapan kasus incest atau hubungan sedarah di wilayah Pekon Pangungrejo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Lampung. Ketiganya merupakan ayah, adik, dan kakak.

Pengungkapan setelah jajaran Polres Tenggamus meringkus ketiga terduga pelaku.

“Para pelaku merupakan satu keluarga terdiri dari ayah kandung, kakak kandung, dan adik kandung. Korbannya perempuan, anak, dan adik para pelaku,” kata Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto didampingi Kasat Reskrim AKP Edi Qorinas dikutip dari Detikcom, Sabtu (23/2) petang.

Baca Juga: Muara Baru Membara, Puluhan Kapal Jadi Tumbal

Para terduga pelaku diringkus polisi di kediaman mereka di Pekon Panggung Rejo. Mereka yang ditangkap adalah ayah kandung korban berinisial M (45) serta kakak berinisial SA (24) dan adik berinisial YF (15). Korban sendiri merupakan perempuan berinisial AG (18).

Kasus ini terungkap setelah Tarseno (51), anggota Satgas Merah Putih Perlindungan Anak Pekon Panggungrejo melapor.

Para terduga pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Sukoharjo, kemudian dilimpahkan ke Unit Perempuan PPA Satreskrim Polres Tanggamus.

Saat kasus ini dikembangkan, polisi menduga YF  mengalami kelainan. Dari pengakuan adiknya, YF pernah berhubungan dengan sejumlah binatang.

“Keluarga ini sepertinya ada kelainan. Pengakuan adiknya dia pernah berhubungan dengan kambing, sapi,” kata kasat.

Perihal kebenaran dugaan itu, pihaknya berencana memeriksakan pelaku ke psikolog.

Menurut Ipda Dona, Kanit PPA Satreskrim Polres Tanggamus, tak ada keanehan dari tersangka M dan SA.

Namun YF memang agak berbeda karena terlihat santai saat diperiksa. Kepada polisi, kata dia, YF mengaku tak menyesal telah berbuat hal  seperti itu.

“Memang yang nyeleneh dikit ini yang bungsu, yang kecil. Dia sempat meniduri kambing dan sapi milik tetangga. Kenapa kita bilang agak kelainan, karena tidak ada rasa penyesalan. Hanya senyum cengengesan, nggak ada muka menyesal atau merasa malu, merasa berdosa, santai aja. Makanya kita Senin mau melakukan pemeriksaan psikologi, sudah panggil psikolog juga terkait kelakuan tiga pelaku ini,” ucapnya.

Adapun, menurut kasat, para tersangka telah menyetubuhi korban 120 kali dalam setahun. Para korbannya mengaku tak kuasa melawan lantaran takut.

“Saya yakin sudah sering, bapaknya juga tahu anak anaknya itu menyetubuhi anak kandungnya, tapi dibiarkan saja,” katanya.

Para tersangka dikenai Pasal 76D dan Pasal 81  (3) UU RI 17/2016 tentang Perlindungan Anak serta Pasal 8 huruf a jo Pasal 46 UU RI 23/2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau Pasal 285 KUHP.

Baca Juga: Video: Ribuan Keluarga di Papua Terdampak Banjir dan Longsor

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Akibat Tsunami, 25 Persen Pemesanan Hotel di Banten Dibatalkan
apahabar.com

Nasional

Mahfud Md Jenguk Yusuf Mansur
apahabar.com

Nasional

Cair 25 Agustus, Dapat Subsidi Gaji atau Tidak, Cek Caranya
apahabar.com

Nasional

Cegah Covid-19, MUI Ingatkan Umat Muslim Hindari Kerumunan
apahabar.com

Nasional

Bayi di Saudi Sembuh dari Covid-19
apahabar.com

Nasional

Densus 88 Dilibatkan Ungkap Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber di Lampung
apahabar.com

Nasional

Longsor Lagi, 5 Pendulang Intan di Pumpung Tertimbun
apahabar.com

Nasional

Ibu Kota Pindah, Jakarta Bakal jadi Kota Bisnis Kelas Dunia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com