Jokowi Telepon Paman Birin, TNI Terjunkan Kopaska hingga Puluhan Perahu Karet Kapolres Balangan Siap Salurkan Bantuan Adaro ke Masyarakat Terdampak Banjir Tiba di Kalsel, Panglima TNI Marsekal Hadi Tinjau Banjir di Objek Vital BPBD Kapuas Kembali Ingatkan Warga, Waspada Cuaca Ekstrem Bantu Warga Terdampak Banjir, Sekretariat PDIP Kalsel Disulap Jadi Tempat Pengungsian

Jasad Staf Lion Air Membusuk di Banjarbaru Dikirim ke Balikpapan

- Apahabar.com Senin, 18 Februari 2019 - 19:03 WIB

Jasad Staf Lion Air Membusuk di Banjarbaru Dikirim ke Balikpapan

Kamar kost Abdul Rahman Latip Salili alias yandi diberi garis polisi. Foto-istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Jasad Rosyandi Abdul Rahman Latip Salili sudah dipulangkan ke Balikpapan, Minggu (17/2) sore.

Jasad staf maskapai Lion Air itu ditemukan dalam kondisi membusuk di indekos miliknya kawasan Kasturi 1 Angkasa, RT 37/008, Landasan Ulin, Banjarbaru, Sabtu (16/2).

“Jenazahnya sudah dikirim kemarin dijemput pihak keluarga,” kata Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya didampingi Kapolsek Banjarbaru Barat Kompol Syaiful Bob kepada apahabar.com, Senin (18/2) sore.

Baca Juga: Lion Air Tergelincir di Pontianak, Bagaimana Nasib Penumpang?

Berdasarkan pendalaman, Kompol Syaiful menduga Yandi tewas karena terserang asma. Atas penemuan tersebut, perwira berpangkat satu melati ini turut menyayangkan.

“Sampai membusuk, Yandi menderita penyakit asma, mungkin juga lingkungan di sekitarnya kurang peduli. Harusnya temannya setelah tidak mendapat kabar langsung mencari karena sudah tahu Yandi menderita penyakit,” katanya.

Ke depan, dia berharap kasus serupa Yandi tidak terulang lagi. “Supaya tak ada kejadian serupa sebaiknya di lingkungan sekitar tempat tinggal terutama di tempat kos harus saling peduli ke sesama penghuni. Saling mengontrol. Maka cepat mengetahui bila terjadi sesuatu,” harap dia.

Sebelumnya, jasad Yandi ditemukan pertama kali oleh anggota Polsek Banjarbaru Barat. Saat ditemukan korban sudah dalam kondisi terbujur kaku. Sekujur badannya membengkak dan membiru serta mengeluarkan aroma tidak sedap.

Pendobrakan dilakukan usai polisi mendapat laporan dari rekannya bernama Reza yang diminta untuk mengecek kondisi Yandi. “Karena nomor telepon korban tidak aktif,” ujarnya.

Saat mengintip bagian dinding kamar melalui sebuah lubang, saksi mendapati Yandi telah terbujur kaku dengan kondisi badan mulai menghitam, serta mengeluarkan aroma tak sedap.

Kali terakhir, seorang saksi bernama Agus melihat Yandi pada Kamis (14/2) sekitar pukul 22.00 Wita atau usai makan-makan di acara ulang tahun rekannya.

“Menurut Agus, Yandi memiliki riwayat penyakit asma dan pernah menggunakan alat bantu pernafasan,” kapolsek membenarkan.

Baca Juga: 3 Hari Tak Ada Kabar, Staf Lion Air di Bandara Syamsudin Noor Ditemukan Membusuk

Reporter: Reza Rifani
Editor: Fariz F

Hukum

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Dua Kurir 255 Gram Sabu dan 1000 Butir Ekstasi Jalani Sidang Perdana
apahabar.com

Hukum

Jual Obat Terlarang dan Gaduk di Mandingin Barabai HST, Simak Pengakuan Tersangka
apahabar.com

Hukum

Simpan 2 Paket Sabu di Kamar Mandi, IRT di Kobar Diciduk Polisi
apahabar.com

Hukum

Alami 5 Mata Luka, 1 Luka Bikin Pembuluh Darah Besar Putus, Akhirnya Thamberin Tewas
apahabar.com

Hukum

Buntut Surat Djoko Tjandra, Bareskrim Tetapkan Brigjen Prasetyo Jadi Tersangka
apahabar.com

Hukum

Dua Lelaki Kepergok Saat Nimbang Sabu
apahabar.com

Hukum

Komplotan Maling Onderdil Excavator Digulung
apahabar.com

Hukum

Polisi Grebek Lokasi Judi Sabung Ayam di Cempaka, Puluhan Kendaraan Diamankan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com