Video Detik-detik Buaya Raksasa Diangkat dari Sungai Kayubesi Babel, Diyakini Warga Sebagai ‘Siluman’ Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D

Jelang Pemilu 2019, Bupati: Suasana Pemilu di HSS Masih Damai

- Apahabar.com Rabu, 20 Februari 2019 - 22:59 WIB

Jelang Pemilu 2019, Bupati: Suasana Pemilu di HSS Masih Damai

Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) H Akhmad Fikry.Foto/Istimewa

apahabar.com, KANDANGAN – Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) H Akhmad Fikry bersyukur bahwa situasi dan kondisi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan pada jelang pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 masih tetap kondusif dan aman.

Pernyataan itu diungkapkan Fikry, saat membuka Musrenbang di Kecamatan Padang Batung, Rabu (20/2/2012).

Dikatakannya, Pemerintah Kabupaten HSS telah melaksanakan apel tiga pilar beberapa waktu lalu sebagai wujud komitmen mereka guna menciptakan suasana pemilu di daerah ini berlangsung damai.

Bupati mengungkapkan, selaku pembina politik di HSS dia berpesan kepada seluruh warga daerah ini untuk ikut andil berpartisipasi pada Pilpres dan Pileg 2019 yang serentak dilaksanakan pada 17 April 2019 mendatang. Apalagi, lanjutnya, saat ini sudah mendekati waktu pelaksanaan pemilu 2019.

“Warga Hulu Sungai Selatan berkewajiban untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) karena ini masa depan daerah, masa depan bangsa dan negara kita ada di tangan masyarakat,” katanya.

Menurut Bupati ada sekitar 300 caleg di HSS untuk memperebutkan kursi DPRD setempat. Jumlah caleg itu disumbang partai politik peserta Pemilu 2019.

“Meskipun, agak rumit dengan menerima surat suara lima lembar namun tidak apalah cobalah kalimat paling sederhana coblos dulu baru menurih (red.menyadap) turun ke ladang perkebunan,” ujarnya

Lebih lanjut Fikry mengatakan, bagi dirinya keberhasilan Pemilu 2019 ini bukan siapa yang menang dan siapa yang kalah.

“Melainkan, ukurannya adalah tingkat partisipasi pemilih di wilayah kerjanya.Tingkat partisipasi politik artinya kedepankan masyarakat untuk ikut berpartisipasi pemilu dengan mendatangi ke TPS,” ujarnya.

Untuk itu sebagai kepala daerah dia berpesan kepada kepala desa, seluruh aparatur desa dan perangkat desanya serta ketua MUI melalui majelis ilmunya untuk bersama-sama mendorong masyarakat untuk mendatangi TPS pada 17 April 2019 nanti.

Baca Juga: Semua Wilayah di Kalsel Rawan Konflik Pemilu, Polisi Siap Turunkan 3 Ribu Personel

Reporter: Nasrullah
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel

Heboh Hujan Es Guyur Pelaihari, Simak Penjelasan BMKG
apahabar.com

Kalsel

Diskusi Media Forum Merdeka Barat Bahas Jumlah Penduduk Miskin di Kalsel Meningkat
apahabar.com

Kalsel

Siapkan Anggaran Rp23 Miliar, RSUD Sultan Suriansyah Pesan Alkes di Luar Negeri 
apahabar.com

Kalsel

Polisi Bekuk Buronan Kasus Sabu 2 Kg di Jalan Sultan Adam
apahabar.com

Kalsel

Ngotot Bertahan Sampai Perppu Dikeluarkan, Ketua DPRD Kalsel Ajak Mahasiswa ke Istana
Sikat Ponsel Pengantri Tiket Kelotok, Aksi Copet Tua di Siring Menara Pandang Kepergok Warga

Kalsel

Sikat Ponsel Pengantri Tiket Kelotok, Aksi Copet Tua di Siring Menara Pandang Kepergok Warga
apahabar.com

Kalsel

5 ASN Pemkot Banjarmasin Terinfeksi Covid-19, Amankah Bekerja?
apahabar.com

Kalsel

Covid-19 di Kalsel Hampir 7 Ribu Kasus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com