Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

JK Akui Pemberian Lahan Oleh Prabowo di Kaltim

- Apahabar.com Selasa, 19 Februari 2019 - 20:22 WIB

JK Akui Pemberian Lahan Oleh Prabowo di Kaltim

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyaksikan siaran langsung debat capres 2019 putaran kedua di rumah dinas Jalan Diponegoro, Jakarta, Minggu (17/2/2019). Foto-antaranews.com

apahabar.com, JAKARTA – Asal muasal kepemilikan lahan Prabowo Subianto di Kalimantan Timur (Kaltim) mulai terkuak.

Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK mengakui terlibat dalam pemberian izin pembelian hak guna usaha (HGU) oleh Prabowo Subianto. HGU seluas 220 ribu hektare itu berada di Kalimantan Timur.

Hal ini terjadi pada 2004 lalu. Saat JK baru dua pekan menjabat sebagai wakil presiden di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Sedangkan, kala itu Prabowo sudah tak jadi tentara.

“Pak Prabowo memang memerintah tetapi sesuai dengan Undang-Undang, sesuai aturan, apa yang salah. Kebetulan waktu itu milikku itu,” kata JK dikutip dari Tempo, Selasa, 19 Februari 2019 .

JK mengatakan tanah tersebut merupakan aset kredit macet yang dikelola Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Kemudian dialihkelolakan oleh Bank Mandiri.

JK mengatakan saat itu tanah tersebut diminati oleh Prabowo dan pengusaha dari Singapura.

Saat itulah JK kemudian meminta Agus Marto, yang menjabat Direktur Utama Bank Mandiri, agar lebih memprioritaskan warga negara Indonesia.

“Kita tidak tahu detail (HGU) pokoknya mau ambil. Saya bilang ini ada bekas tentara yang mau jadi wirausaha. Saya kasih tahu pak Agus. ‘Pak Agus, kasih ini, tapi cash’ tapi tidak boleh ngutang,” turutnya dikutip dari Detikcom.

JK meminta agar pembelian HGU tanah itu dilakukan dengan uang tunai. JK mengatakan Prabowo harus mengeluarkan biaya sebesar US $ 150 juta.

“Ya dia pinjam dari mana saya tidak tahu, tetapi pokoknya membayar tunai. Dan, saya tidak meminta izin itu bukan uang tunai,” kata JK.

Terkait pembelihan HGU tanah itu akan diminta karena akan digunakan sebagai lokasi industri untuk ekspor.

“Tujuannya untuk ekspor, jadi kita dukung karena untuk ekspor. Dia punya itu otomatis saja,” kata JK.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Siapkan Poros Ketiga, Rosehan Gandeng Putra Eks Gubernur Kalsel
apahabar.com

Politik

PAN Bicara Pemilu 2024, Ambang Batas Parlemen 4 Persen Efektif
apahabar.com

Politik

PAN Siap Tindak Ketua DPW Kalsel yang Deklarasi Dukung Jokowi-Ma’ruf
Denny

Politik

Resmi, Denny Serahkan Puluhan Bukti Baru ke MK dari CD hingga Intimidasi Bidan
apahabar.com

Politik

Nomor Urut 2 Sesuai Jargon Pasangan ANIS, Lanjutkan Dua Periode
apahabar.com

Politik

Andin – Guru Oton, Calon Pemimpin Kabupaten Banjar yang Gemar Berolahraga
Golkar Kalsel Susun Kekuatan Internal Sukseskan Paman Birin

Politik

Golkar Kalsel Susun Kekuatan Internal Sukseskan Paman Birin
MK

Politik

Link Live Streaming Sidang Perdana Sengketa Pilgub Kalsel di MK
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com