Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Nyawa Pemuda HST Ortu Oke, Belajar Tatap Muka di SMP Banjarmasin Dimulai November Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST

Jokowi Minta NU Ikut Tangkal Hoaks dan Fitnah

- Apahabar.com Rabu, 27 Februari 2019 - 22:16 WIB

Jokowi Minta NU Ikut Tangkal Hoaks dan Fitnah

Presiden Jokowi didampingi Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj dalam acara Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar NU di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al Azhar, Citangkolo, Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu (27/2) siang. Foto-Tempo.co

apahabar.com, BANJAR – Presiden Joko Widodo meminta masyarakat dan jama’ah Nahdlatul Ulama (NU) menangkal hoaks dan fitnah yang kerap merebak di masyarakat, belakangan waktu ini.

Hoaks dan fitnah yang dimaksud adalah pemerintah melarang azan hingga melegalkan perkawinan sejenis.

“Saya titip ini harus betul-betul direspon dengan baik oleh NU. Terutama kalau ada fitnah-fitnah, isu-isu yang sudah dari pintu ke pintu, dari rumah ke rumah,” kata presiden saat menghadiri Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al Azhar, Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu (27/2) siang, tulis Antara.

Menurut Presiden, masyarakat perlu mencegah kabar bohong yang meresahkan dan mengancam persatuan.

Sebagai kepala negara ia meminta masyarakat harus menangkal kabar bohong agar tidak meluas.

Baca Juga:  Di Munas Alim Ulama dan Konbes NU Jokowi Cerita Konflik Afghanistan

“Kalau yang percaya 20-30 (orang) kita diam-kan nggak apa-apa. Kalau sudah jutaan (orang) harus kita jelaskan. Kepada santri-santri kita, kepada lingkungan-lingkungan kita,” ujar Presiden.

Di hadapan ribuan jemaah, Presiden juga menjelaskan bahwa NU organisasi yang terdepan dalam mencegah pihak yang hendak mengganti ideologi negara, Pancasila.

Baca Juga: Jokowi Janji Membuat 3.000 BLK Pesantren

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tragedi Speedboat Paspampres, Menteri LHK Lepas Jenazah Stafnya
apahabar.com

Nasional

Ibundanya Dimakamkan di Asahan Disambut Ribuan Warga, Ustadz Somad: Doakan Kami Tetap Sabar
apahabar.com

Nasional

Jika Kalsel Jadi Ibu Kota, Paman Birin Janji Keruk Sungai Martapura
apahabar.com

Nasional

Gubernur Kaltim Dinilai Gagal Paham, Sebut Bukit Soeharto Bukan Hutan Lindung
apahabar.com

Nasional

Janji Menko Polhukam untuk Kasus Syekh Ali Jaber: Kita Akan Usut Secara Terbuka
apahabar.com

Nasional

Partikel Udara 2,5 Mikrometer Berbahaya bagi Kesehatan
apahabar.com

Nasional

4 Pasien Covid-19 di Semarang Dinyatakan Sembuh
apahabar.com

Nasional

Uang Kemerdekaan Rp75.000 Bisa Ditukar Awal Oktober
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com