Fix, Pengeboran Migas di Mahakam Ulu Kaltim Lanjut 2021 Seruan Jokowi: Buru Pelaku Pembantaian Satu Keluarga di Sigi! Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas

Jumat Tidak Ada Kampanye Terbuka, KPU : Tidak Ingin Tragedi 23 Mei Terulang

- Apahabar.com Senin, 4 Februari 2019 - 19:14 WIB

Jumat Tidak Ada Kampanye Terbuka, KPU : Tidak Ingin Tragedi 23 Mei Terulang

Jumat Kelabu jangan terulang kembali. Foto-Tribunnews

apahabar.com, BANJARMASIN – Kalimantan Selatan, khususnya Banjarmasin mempunyai kisah kelam saat masa kampanye Pemilihan Umum (Pemilu). Peristiwa 23 Mei 1997 itu dikenal masyarakat dengan sebutan ‘Jumat Kelabu’ benar-benar menggoreskan luka dalam.

Catatan terburuk sepanjang sejarah perpolitikan di kota berjuluk Seribu Sungai tersebut terjadi karena adanya gesekan antar partai politik. Parahnya pecahnya keributan disebarkan dibalut unsur Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel tidak ingin kejadian serupa terulang kembali saat pesta demokrasi 2019.

Baca Juga: KPU Banjarmasin Usulkan 12 Titik Kampanye Terbuka

“Insya Allah akhir Februari, kita bersama KPU kabupaten/kota melaksanakan rapat koordinasi terkait lokasi, hari, jam dan peserta kampanye terbuka yang dijadwalkan 21 hari sebelum masa tenang,: terang Komisioner KPU Kalsel, Edy Ariansyah.

Pada kesempatan itu pihaknya juga membahas teknis dengan usulan Jumat dan Minggu tidak ada kampanye.”Kita tak ingin histori ‘Jumat Kelabu’ terulang kembali,” jelasnya.

Demi memperkuat argumentasinya saat rapat koordinasi, eks Ketua KPU Kalsel sudah menyiapkan berbagai bahan yang berkaitan dengan peristiwa merenggut nyawa manusia tersebut.

Pasalnya, Edy mengakui memanasnya suhu politik jelang Pemilu serentak 2019 menjadi faktor terberat untuk meniadakannya hari Jumat itu diselanggarakan kampenya terbuka.

Walaupun pihaknya meminta bantuan kepada aparat kepolisian, keraguannya akan terulang kembali peristiwa kelam tersebut tidak bisa dihindari.

Namun sebelum memulai rapat, ia menerangkan bahwa KPU kabupaten/kota harus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk menentukan jadwal penting dalam melaksanakan kampanye terbuka.

“KPU tidak bisa menentukan tempat sepihak, kalau Pemda tidak mengizinkan bahaya. Maka mereka harus berkoordinasi dulu, sebelum melempar wacana ketempat kita (KPU Kalsel),” tegasnya.

Baca Juga: Pengeringan Irigasi, Pembudidaya Jual Ikan Sebelum Waktunya

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Komisi IV DPRD Banjarmasin: Jika Ada Laporan Kasus DBD Dinkes Harus Segera Tindak Lanjuti
apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin Tak Terpengaruh Revisi Zonasi PPDB
apahabar.com

Kalsel

Pemkab HST Terima Penghargaan WTP
apahabar.com

Kalsel

Kabar Positif, Pasien Covid-19 Kotabaru Sembuh Lagi
apahabar.com

Kalsel

Refleksi Hari Kartini di Kalsel, Hanna: Saatnya ‘Out of The Box’
apahabar.com

Kalsel

Sejarah Baru, Bendera Terpanjang di Kalsel Berkibar di Aston Banua
apahabar.com

Kalsel

Untuk Keempat Kalinya, Ketua BAPPILU Bantu Penanganan Covid-19 di Kalsel
Dewan Kota Tunda LKPj 2019 Wali Kota Banjarmasin

Kalsel

Dewan Kota Tunda LKPj 2019 Wali Kota Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com