Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri

Kalimantan Utara Usulkan Tambah Kuota Produksi Batu Bara

- Apahabar.com Rabu, 27 Februari 2019 - 12:05 WIB

Kalimantan Utara Usulkan Tambah Kuota Produksi Batu Bara

Ilustrasi. Foto-asuransimarineindo.com

apahabar.com, TANJUNGSELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie, berencana untuk kembali menemui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, dalam waktu dekat ini.

Pertemuan, kata Irianto, untuk membahas persoalan kebijakan alokasi batu bara untuk domestik atau domestic market obligation (DMO). Selain itu, Kaltara juga akan meminta penambahan kuota produksi.

Dalam pertemuan dengan sejumlah perwakilan perusahaan pertambangan batu bara wilayah Kaltara, belum lama ini, Irianto mengatakan, kebijakan DMO dinilai kurang transparan.

Di samping itu, DMO yang terealisasi menjadi rujukan bagi Kementerian ESDM dalam pemberian kuota produksi batubara di suatu daerah.

“Sesuai data Kementerian ESDM, realisasi DMO yang diakui bagi Kaltara untuk 2018 sebesar 423.179 ton dari realisasi produksi 12,5 juta ton. Ini berbeda dengan data yang dihimpun Dinas ESDM Kaltara. Di mana DMO 2018 mencapai 2.196.350 ton dari realisasi produksi 13.610.413 ton. Ini yang akan diklarifikasi dengan Menteri ESDM,” beber Irianto dikutip dalam laman resmi Humas Pemprov Kaltara, Rabu (27/2).

Dengan data Kementerian ESDM, maka pada 2019 ini kuota produksi batubara di Kaltara, dijatah 6,25 juta ton.

“Kuota itu, sama dengan 1,28 persen dari kuota produksi batu bara nasional tahun ini sebesar 463 juta ton,” ungkap Gubernur.

Tingginya atensi Gubernur terhadap upaya penambahan kuota produksi batubara Kaltara, juga didorong oleh respons lamban Kementerian ESDM terhadap upaya serupa yang dilakukan tahun lalu.

“Sedianya, Menteri ESDM secara lisan sudah memberikan persetujuan penambahan kuota produksi batubara di Kaltara. Hanya saja dalam realisasinya, Dirjen Minerba belum ada mengeluarkan keputusan. Termasuk membalas surat dari saya terkait hal yang sama,” urai Irianto.

Baca Juga: Harga Batu Bara Turun Tiga Hari Beruntun

Pentingnya kuota produksi batu bara ini ditingkatkan, lantaran akan berpengaruh pada banyak sisi kehidupan.

Salah satunya, pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran, dan dana bagi hasil.

“Jika kuota produksi batu bara ini berkurang maka pihak perusahaan akan mengurangi kinerja produksinya. Ini artinya, mengurangi pengeluaran yang berujung pada pengurangan jumlah karyawan,” ujarnya lagi.

Ujung-ujungnya, kata dia, adalah pemutusan hubungan kerja, dan bertambahnya jumlah pengangguran.

Menilik data Dinas ESDM Kaltara, sumbangan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) perusahaan batu bara di Kaltara selalu meningkat dari tahun ke tahun.

Pada 2017, dari rencana PNBP Rp 522,8 miliar, terealisasi Rp 567,4 miliar. Tahun lalu, dari rencana PNBP Rp 520,5 miliar, terealisasi Rp 690,1 miliar. Untuk tahun ini, rencana PNBP ditarget Rp 730,1 miliar.

Sehubungan dengan usulan penambahan kuota produksi batu bara itu, maka pembagian kuota produksi yang sudah ditetapkan pun ditunda.

Sedianya, pembagian dilakukan kemarin untuk 14 pemegang izin usaha pertambangan (IUP) batu bara di Kaltara.

“Untuk pendahuluan, saya menugaskan kepala Dinas ESDM beraudiensi ke Kementerian ESDM membahas masalah ini. Apabila tak bisa direalisasikan, maka saya bersama pihak perusahaan akan meminta dijadwalkan bertemu Menteri ESDM. Jadi, pemerintah dan perusahaan harus solid dan memiliki pemahaman yang sama,” tutup Gubernur.

Baca Juga: Ekonomi Kalimantan Selatan Bakal Tak Sehat Jika Terus Bergantung Batu Bara

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltara

Kaltara Usulkan Rp 65 Miliar untuk Alkes RS Pratama
apahabar.com

Kaltara

Listrik Pulau Bunyu Ditarget Tuntas dalam Waktu 7 Hari
apahabar.com

Kaltara

Terbaik I Nasional, Kaltara Berpeluang Terima Dana Insentif Pusat
apahabar.com

Kaltara

Perolehan Pajak Kaltara Capai Rp 376,5 Miliar
apahabar.com

Kaltara

Belasan Perusahaan di Kaltara Butuh Ratusan Tenaga Kerja
apahabar.com

Kaltara

Polres Nunukan Musnahkan 8,769 Kg Sabu-Sabu
apahabar.com

Kaltara

Menggali Potensi Pajak di Provinsi Termuda
apahabar.com

Kaltara

Kiat Kaltara Kembangkan Potensi Sektor Wisata
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com