Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D Gandeng BW, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran Petahana Kalsel ke Bawaslu

Kesbangpol Kalsel Ajak Pemilih Lawan Politik Uang

- Apahabar.com Kamis, 14 Februari 2019 - 16:07 WIB

Kesbangpol Kalsel Ajak Pemilih Lawan Politik Uang

Diskusi sekaligus sosialisasi Pemilu Bagi Wartawan di Hotel Aria Barito, Kamis (14/2/2019). Foto-apahabar.com/Baha

apahabar.com, BANJARMASINMoney politics atau politik uang seakan ditunggu-tunggu masyarakat pada setiap moment pesta demokrasi. Tak terkecuali Pemilu 17 April 2019 mendatang, untuk menentukan sikap kemungkinan pemilih masih diiming-imingi duit.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalimantan Selatan, Adi Santoso mewanti-wanti kemungkinan tersebut. Ia pun menawarkan pemilih untuk menolak politik uang.

”Politik dengan cara itu berdampak hingga bisa memecahbelahkan kesatuan kita sebagai anak bangsa,” ujarnya dalam acara Sosialisasi Pemilu Bagi Wartawan di Hotel Aria Barito, Kamis (14/2/2019).

Untuk mensukseskan pesta demokrasi pemilihan calon legislatif, DPR RI, provinsi, kabupaten/kota, Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dan Pemilihan Presiden (Pilpres) itu, pihaknya memberikan pengetahuan tentang pemilu.

Baca Juga: Kalsel Darurat Ekologis, Lingkungan Jadi Isu Pinggiran dalam Tahun Politik

Kegiatan yang akan diselenggarakan selama beberapa hari tersebut menyasar pemilih dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pemula dan disabilitas.

“Pendidikan politik ini berperan penting sebagai media penyampaian konsep politik yang memiliki tujuan akhir untuk membuat pemilih menjadi lebih peka terhadap politik,” ungkap Adi Santoso selepas menghadiri kegiatan dengan narasumber Ketua KPU Kalsel, Sarmuji dan Bawaslu Kalsel, Erna Kasypiah, dan Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmi itu.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat dimana rakyat dapat memilih pemimpin politik secara langsung baik lembaga perwakilan tingkat pusat maupun tingkat daerah.

Oleh karena itu, sebagai pemilih harus melakukan revolusi mental melalui gerakan Indonesia melayani, yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Garbi Kalsel Dilantik, Fahri Sebut Belum Saatnya Bahas Politik

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kalsel 20 September: 83,6 Persen Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Hari Pertama Masuk Kerja, Pjs Bupati Kotabaru Siap Jalankan 2 Tugas Penting

Kalsel

Fakta Mencengangkan Pembunuhan Sadis Istri di Kandangan
apahabar.com

Kalsel

Ratusan Gram Sabu hingga 4 Ribu Butir Zenith Diamankan di HSU
apahabar.com

Kalsel

Sejumlah Korban Copet Lapor ke Polsekta Banjarmasin Tengah
apahabar.com

Kalsel

Masa Pandemi Covid-19, 9 Dokter Muda Tinggalkan HST
apahabar.com

Hukum

BREAKING NEWS: Pelaku Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Menyerahkan Diri
apahabar.com

Kalsel

Bentrokan Pecah, Pemuda Bersimbah Darah di Banjarbaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com