VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang

Kit Diagnostik Alat Pendeteksi DBD, Begitu Cara Kerjanya

- Apahabar.com Sabtu, 16 Februari 2019 - 10:15 WIB

Kit Diagnostik Alat Pendeteksi DBD, Begitu Cara Kerjanya

Kit diagnostik harus digunakan dengan penampingan tenaga medis karena mereka yang akan menyarankan obat atau terapi yang tepat bila terdeteksi DBD. Foto-Dok. Humas BPPT

apahabar.com, JAKARTA – Demam Berdarah Dengue (DBD) tengah mewabah hingga menjadi penyakit yang menakutkan. Sebab tak sedikit penderita yang meninggal dunia berawal dari gigitan nyamuk aedes aegypti ini.

Kini Pusat Teknologi Farmasi dan Medika (PTFM)-Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Kit Diagnostik DBD. Alat pendeteksi DBD ini sekilas seperti test pack. Untuk mendeteksi serangan virus dengue, menggunakan alat ini hanya membutuhkan waktu 2-10 menit.

Bahkan alat ini tidak perlu dioperasikan dengan keahlian khusus sehingga bisa digunakan di fasilitas kesehatan primer, yaitu puskesmas dan klinik.

“Alat ini bekerja dengan prinsip immunokromatografi yang biasa ditemui dalam uji kehamilan. Alat harus digunakan dengan penampingan tenaga medis, karena mereka yang akan menyarankan obat atau terapi yang tepat. Alat bukan untuk self diagnosis yang biasanya berujung self medicated,” kata peneliti Fifit Juniarti seperti dilansir detikhealth.

Disarankan alat ini digunakan 1 hingga 4 hari setelah demam. Bila lebih dari itu, alat biasanya akan memberi hasil negatif, diartikan tidak ada virus dengue dalam tubuh. Maka pasien yakin tidak terserang DBD karena suhu tubuh mulai menurun.

Baca Juga: Komisi IV DPRD Banjarmasin: Jika Ada Laporan Kasus DBD Dinkes Harus Segera Tindak Lanjuti

Padahal perkiraan tersebut tidak tepat. Fifit menjelaskan, pasien yang terserang DBD biasanya masih merasa kurang enak badan meski suhu tubuh menurun. Memasuki hari kelima biasanya jumlah trombosit dalam tubuh mulai menurun, yang bila berlanjut bisa berbahaya bagi kesehatan pasien.

Kit diagnostik bisa mengindikasikan serangan DBD, tanpa perlu terjadi penurunan jumlah trombosit terlebih dulu. Kit mendeteksi protein NS-1 yang merupakan komponen penyusun virus dengue. Fifit mengatakan, kit bisa mendeteksi stereotipe virus dengue DEN 1, 2, 3, dan 4 yang menyerang Indonesia.

Fifit menjelaskan, seluruh alat yang menggunakan komponen lokal ini telah melalui riset selama 3 tahun. Kit juga memiliki komponen antiprotein yang dikembangkan melalui tikus. Komponen inilah yang memungkinkan sampel darah mengalir di sepanjang kit hingga muncul 1 atau 2 strip bergantung keberadaan NS-1.

Sayangnya alat ini belum bisa digunakan di seluruh fasilitas kesehatan. Peneliti masih melakukan uji fungsi untuk meyakinkan alat bekerja dengan baik dan memberi hasil akurat. Tahap ini membutuhkan sekitar 150 sampel yang bisa selesai dalam waktu cepat bila kondisi subjek dan riset berjalan sesuai rencana.

“Kita juga masih menjajaki kerja sama dengan perusahaan yang bisa memproduksi dan mendistribusikan alat ke seluruh Indonesia. Jika semuanya lancar, mungkin tahun ini alat bisa mulai tersedia. Yang pasti kita ingin secepatnya karena pemerintah juga memberi respon positif,” pangkas Fifit.

Baca Juga: Pasien DBD di RSUD Ulin Meningkat Dua Kali Lipat

Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Memelihara Kucing Kampung Bukan Kampungan
apahabar.com

Gaya

8 Profesi WFH Populer, Apa Saja?
apahabar.com

Gaya

Dengan Aa Gym, Deddy Corbuzier Bicara Kematian
apahabar.com

Gaya

Durian Wajit Khas Pangandaran Jadi Buruan Pencinta Durian
apahabar.com

Gaya

7 kali, Total Kontrol Minimal Kehamilan di Adaptasi Kebiasaan Baru
apahabar.com

Gaya

Harga Sepeda Brompton ‘Selangit, Kenali Kelebihannya
apahabar.com

Gaya

PFI Kecam Pernyataan Anji Soal Foto Jenazah Covid-19 Terbungkus Plastik
apahabar.com

Gaya

Tidak Harus Melulu di Tanah Air, Produser Film Djonny Chen Kini Miliki Rumah Produksi di Inggris
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com