Lewat Udara, Paman Birin Salurkan Bantuan Korban Banjir dari Jokowi Pekan Ini, Rupiah Berpeluang Tembus Rp 14.000 Dini Hari, Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,8 Km Kanada Bakal Cabut Larangan Terbang Boeing 737 Max Peduli Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan ke Tanah Laut

Kit Diagnostik Alat Pendeteksi DBD, Begitu Cara Kerjanya

- Apahabar.com Sabtu, 16 Februari 2019 - 10:15 WIB

Kit Diagnostik Alat Pendeteksi DBD, Begitu Cara Kerjanya

Kit diagnostik harus digunakan dengan penampingan tenaga medis karena mereka yang akan menyarankan obat atau terapi yang tepat bila terdeteksi DBD. Foto-Dok. Humas BPPT

apahabar.com, JAKARTA – Demam Berdarah Dengue (DBD) tengah mewabah hingga menjadi penyakit yang menakutkan. Sebab tak sedikit penderita yang meninggal dunia berawal dari gigitan nyamuk aedes aegypti ini.

Kini Pusat Teknologi Farmasi dan Medika (PTFM)-Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Kit Diagnostik DBD. Alat pendeteksi DBD ini sekilas seperti test pack. Untuk mendeteksi serangan virus dengue, menggunakan alat ini hanya membutuhkan waktu 2-10 menit.

Bahkan alat ini tidak perlu dioperasikan dengan keahlian khusus sehingga bisa digunakan di fasilitas kesehatan primer, yaitu puskesmas dan klinik.

“Alat ini bekerja dengan prinsip immunokromatografi yang biasa ditemui dalam uji kehamilan. Alat harus digunakan dengan penampingan tenaga medis, karena mereka yang akan menyarankan obat atau terapi yang tepat. Alat bukan untuk self diagnosis yang biasanya berujung self medicated,” kata peneliti Fifit Juniarti seperti dilansir detikhealth.

Disarankan alat ini digunakan 1 hingga 4 hari setelah demam. Bila lebih dari itu, alat biasanya akan memberi hasil negatif, diartikan tidak ada virus dengue dalam tubuh. Maka pasien yakin tidak terserang DBD karena suhu tubuh mulai menurun.

Baca Juga: Komisi IV DPRD Banjarmasin: Jika Ada Laporan Kasus DBD Dinkes Harus Segera Tindak Lanjuti

Padahal perkiraan tersebut tidak tepat. Fifit menjelaskan, pasien yang terserang DBD biasanya masih merasa kurang enak badan meski suhu tubuh menurun. Memasuki hari kelima biasanya jumlah trombosit dalam tubuh mulai menurun, yang bila berlanjut bisa berbahaya bagi kesehatan pasien.

Kit diagnostik bisa mengindikasikan serangan DBD, tanpa perlu terjadi penurunan jumlah trombosit terlebih dulu. Kit mendeteksi protein NS-1 yang merupakan komponen penyusun virus dengue. Fifit mengatakan, kit bisa mendeteksi stereotipe virus dengue DEN 1, 2, 3, dan 4 yang menyerang Indonesia.

Fifit menjelaskan, seluruh alat yang menggunakan komponen lokal ini telah melalui riset selama 3 tahun. Kit juga memiliki komponen antiprotein yang dikembangkan melalui tikus. Komponen inilah yang memungkinkan sampel darah mengalir di sepanjang kit hingga muncul 1 atau 2 strip bergantung keberadaan NS-1.

Sayangnya alat ini belum bisa digunakan di seluruh fasilitas kesehatan. Peneliti masih melakukan uji fungsi untuk meyakinkan alat bekerja dengan baik dan memberi hasil akurat. Tahap ini membutuhkan sekitar 150 sampel yang bisa selesai dalam waktu cepat bila kondisi subjek dan riset berjalan sesuai rencana.

“Kita juga masih menjajaki kerja sama dengan perusahaan yang bisa memproduksi dan mendistribusikan alat ke seluruh Indonesia. Jika semuanya lancar, mungkin tahun ini alat bisa mulai tersedia. Yang pasti kita ingin secepatnya karena pemerintah juga memberi respon positif,” pangkas Fifit.

Baca Juga: Pasien DBD di RSUD Ulin Meningkat Dua Kali Lipat

Editor: Syarif

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Diana Terpaksa Bolak Balik Sediakan Jengkol di Festival Kuliner Banjar
apahabar.com

Gaya

Demi Rp45 Juta, Mahasiswi Ini Rela Kirim Foto Kaki Seksinya
apahabar.com

Gaya

Musim Penghujan, Pegendara Disarankan Hindari Penggunaan Jas Hujan Ponco
apahabar.com

Gaya

Waktu Mandi Dapat Pengaruhi Tumbuh Kembang Bayi
apahabar.com

Gaya

5 Langkah Pertolongan Pertama Ketika Luka
apahabar.com

Gaya

Siap Bersaing dengan Toyota dan Ford, VinFast Mobil Buatan Vietnam Mulai Didistribusikan
apahabar.com

Gaya

Mahasiswa UMM Temukan Sistem Pintar Pendeteksi Kebakaran Hutan
apahabar.com

Gaya

Cuma Rp10, Telkomsel Hadirkan Paket Kuota Belajar 10GB, Simak Caranya!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com