Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB

Langgar Administrasi Pemilu, 2 Caleg DPR RI dan 2 Orang Timses Dijatuhi Sanksi

- Apahabar.com Senin, 18 Februari 2019 - 21:51 WIB

Langgar Administrasi Pemilu, 2 Caleg DPR RI dan 2 Orang Timses Dijatuhi Sanksi

Mejelis sidang penyelesaian pelanggaran administrasi Pemilu 2019. Foto-apahabar.com/roby

apahabar.com, BANJARMASIN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menjatuhkan saksi administrasi tertulis kepada 4 orang terlapor dari 5 orang terlapor yang terbukti melakukan pelanggaran administrasi, di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Baca Juga: TKN Bantah Jokowi Pakai Alat Bantu Saat Debat Pilpres 2019

Sanksi itu dijatuhkan dalam sidang penyelesaian pelanggaran administrasi Pemilu 2019 di Kantor Bawaslu Banjarmasin, Senin (18/2) sore.

Dalam putusan yang dibacakan oleh Ketua Bawaslu Kalsel, Iwan Setiawan, keempat terlapor terdiri dari 2 orang Tim Sukses (Timses) dan 2 orang Calon Legislatif (Caleg) dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI).

“Satu dari lima orang terlapor tak terbukti dalam fakta persidangan,” ucap Ketua Bawaslu Kalsel, Iwan Setiawan melalui Anggota Komisioner, Azhar Ridhani di depan awak media.

Dalam ammar putusan, keempat terlapor melanggar Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu Pasal 280 ayat 1 huruf h mengatur bahwa larangan kampanye dengan menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan.

“Keempat terlapor terbukti menggunakan fasilitas pendidikan untuk melakukan kampanye, yakni di halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) Awang Baru,” tegasnya.

Berdasarkan hasil investigasi, kata Azhar, terlapor sedang melakukan kampanye, namun masih ada sejumlah guru dan murid yang berada di lingkungan sekolah. Lebih-lebih bangunan itu masih berstatus sebagai aset Pemerintah Daerah (Pemda) HST.

Keempat terlapor juga dinilai melanggar  Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilu. Lantaran keempat terlapor terbukti melakukan kampanye pada waktu dan tempat yang bersamaan.

Atas pertimbangan itu, Majelis menyatakan terlapor 1, 2, 4 dan 5 terbukti melakukan pelanggaran administrasi. Majelis memerintahkan kepada terlapor agar dapat memperbaiki. Selanjutnya, akan diberikan teguran secara tertulis kepada pelapor.

Sementara itu, Kuasa Hukum kelima terlapor, Abdul Aziz mengatakan, pihaknya mesti mempelajari terlebih dahulu hasil putusan dari majelis tersebut.

“Ya kita akan pelajari terlebih dahulu putusan tersebut,” tutupnya

Baca Juga: TKN Bantah Jokowi Pakai Alat Bantu Saat Debat Pilpres 2019

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Demi Warga Tanbu Sejahtera, Cuncung Rela Tinggalkan Kursi Empuk DPR RI
apahabar.com

Politik

Pilgub Kalsel: Golkar Tak Gentar Hadapi Denny Indrayana
apahabar.com

Politik

H Yuni: Golkar Banjarmasin All Out untuk Ananda-Mushaffa
apahabar.com

Politik

PLN Tapin Jamin Tak Ada Pemadaman Saat Pemilu 2019
apahabar.com

Politik

Andai Tak Direstui Golkar, H Rusli Tetap Nyalon Bupati Banjar
apahabar.com

Politik

Ovie-Iwan Mundur, Jalan Nadjmi-Jaya Diprediksi Kian Mulus
apahabar.com

Politik

BREAKING NEWS – Pilwali Banjarmasin 2020, Deklarasi Ibnu-Ariffin di Sungai Martapura, Didukung PDIP, PKB, Demokrat
apahabar.com

Politik

Demokrat: Kami Tetap Bersama 02 Sampai Nanti 22 Mei
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com