Kanada Bakal Cabut Larangan Terbang Boeing 737 Max Peduli Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan ke Tanah Laut Setelah Tolak Vaksin Covid-19, Ribka Tjiptaning Digeser ke Komisi VII Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19

Mayat Tanpa Kepala di Kotabaru, Polisi: Pelaku Tidak Tunggal

- Apahabar.com Senin, 18 Februari 2019 - 20:46 WIB

Mayat Tanpa Kepala di Kotabaru, Polisi: Pelaku Tidak Tunggal

ILUSTRASI Temuan mayat. Foto-Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Masyarakat Kalsel digegerkan dengan penemuan mayat tanpa kepala di Dusun Gadang, Desa Cantung Kanan, Kecamatan Hampang, Kabupaten Kotabaru.

Mayat pria yang identitasnya diketahui bernama Muhammad Tabrani (35) diduga dihabisi oleh sekelompok orang.

Baca Juga: Sedang Edarkan Sabu, Anuy Diciduk Polisi

Kapolsek Hampang melalui Kanit Reskrim Bripka M Syolikin, memperkirakan pelaku pembunuhan lebih dari satu orang.

“Kalau dilihat pelakunya memang lebih dari satu orang,” ujarnya, kepada apahabar.com dikonfirmasi via selular, Senin (18/2/2019).

Bripka M Syolikin menerangkan, awalnya pihaknya mendapat laporan dari Ketua RT setempat terkait penemuan mayat tanpa kepala yang ditemukan tidak jauh dari kawasan persawahan. Mayat itu ditemukan pada Minggu 17 Februari 2019, pukul 17.00 Wita.

Orang yang pertama kali menemukan mayat itu adalah seorang wanita yang sedang berjalan kaki dari rumah ke pondoknya. Di tengah jalan, ia melihat ada tubuh yang tergeletak.

Awalnya, wanita itu mengira tubuh tersebut adalah orang yang sedang tiduran.

Namun, saat ia mendekat dan mencoba membangunkan, ternyata ia menemukan pemandangan yang membuat bulu kuduknya berdiri.

Tubuh yang dilihat tak hanya tanpa kepala, tetapi juga dalam kondisi kedua tangannya putus.

“Saat itulah si ibu melaporkan kepada ketua RT yang langsung melaporkan peristiwa itu kepada kami,” jelas Bripka Syolikin.

Setelah melakukan olah TKP di tempat ditemukannya mayat tanpa kepala, jajaran Polsek Hampang langsung melakukan pencarian kepala korban. Setelah dilakukan pencarian, akhirnya kepala korban ditemukan Senin pagi, pada pukul 09.00 Wita.

Saat itu, posisi kepala berada 4 kilometer dari tubuh korban. Kondisi wilayah yang berada di pegunungan membuat pencarian kepala sempat terhambat.

“Daerah ini medannya cukup sulit karena wilayah pegunungan. Saat ini motif pembunuhan masih kita lakukan pendalaman. Pihak keluarga juga belum bisa dimintai keterangan karena masih berduka,” tandasnya.

Reporter: Puja Mandela
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Sidang Kasus Pembunuhan di PN Banjarmasin Berakhir Ricuh
apahabar.com

Hukum

Pesta Sabu di Tabalong Digerebek Polisi, 5 Pemuda Ditangkap, Eh Satu Residivis
apahabar.com

Hukum

Sindikat Pencurian Tutup Drainase di Banjarbaru Akhirnya Dibekuk Tim Buser
apahabar.com

Hukum

Perketat Jalur Darat, Polda Kalsel Sebar Anggota Reserse
apahabar.com

Hukum

Zumi Zola Resmi Jadi Penghuni Lapas Sukamiskin
apahabar.com

Hukum

KPK Panggil Bos PT Lumbung Energi sebagai Tersangka
apahabar.com

Hukum

Perkelahian Pasar Baru, Korban Sempat Mengamuk Saat Hendak Ditolong
apahabar.com

Hukum

Motif Korban pembeli Tuyul, Polisi: Pengen Tobat Jadi Waria
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com