BREAKING NEWS: Wakil Rektor ULM Penuhi Panggilan Polda Kalsel 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Tak Ber-IMB, Inspektorat Turun Tangan Menyingkap Tabir Sejarah Banjar (1): Misteri Makam Demang Lehman Luna Maya Pakai Dress Rp 44 Juta dan Handbag Rp 383 Juta, Netizen Kira Mantan Ariel Noah Tenteng Kaleng Cat! Kejutan! OPIN Susul Insan Kotabaru Dukung 2BHD

Menag: Ongkos Haji Indonesia Termurah se-Asean

- Apahabar.com Senin, 4 Februari 2019 - 18:37 WIB

Menag: Ongkos Haji Indonesia Termurah se-Asean

Ilustrasi Jemaah Haji Indonesia. Foto-Media Indonesia

apahabar.com, BANJARMASIN – Ongkos Haji jemaah Indonesia 2019 dinilai Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, termurah dibandingkan negara lain di dunia (se-Asean, red).

Hal itu, seperti diberitakan Republika, diungkapkan Menag setelah menghadiri Rapat Kerja antara Komisi VIII dengan Kemenag di Komisi VIII Gedung DPR, Senin (4/2). Dalam rapat tersebut, Pemerintah dan DPR RI menetapkan besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2019.

Menag menuturkan, penetapan biaya ini merupakan angka secara rasional. Mengingat, mata uang dolar terhadap rupiah terus bergerak fluktuatif.

“Ketika tahun lalu mata uang dolar ke rupiah sebesar Rp15 ribu, sementara tahun ini Rp14.200, meskipun mengalami tekanan pada tahun ini mampu menetapkan biaya tahun haji sama dengan tahun lalu,” ucapnya.

Baca Juga: Pakistan Stop Subsidi Jemaah Haji Tahun Ini

Di sisi lain, BPIH di Indonesia tergolong murah dibandingkan negara Asean. Hal ini perlu diketahui masyarakat Indonesia lantaran biaya haji setara dengan 2.481 dolar AS.

“Kita satu negara di dunia yang termurah biaya haji, lalu biaya haji kita (Indonesia) mengandung komponen living cost di mana dana dibalikan kembali ke jemaah 400 dolar AS, jadi hanya 2.081 dolar AS. Itu sungguh terendah dibandingkan yang lain,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Panja Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily mengatakan pihaknya bersama Panja BPIH Kementerian Agama (Kemenag) telah memutuskan direct cost (biaya yang dibayar oleh jamaah) pada BPIH 1440 H/2019 M rata-rata sebesar Rp 35.235.602 per jemaah.

“Kami telah menetapkan biaya besaran BPIH 2019 sebesar Rp35.235.602 per jemaah. BPIH sangat dinamis, sering dipermasalahkan karena dikaitkan dengan pelayanan, fasilitas penyelenggaraan ibadah haji,” ujarnya saat Rapat Kerja.

Dia merinci, harga rata-rata biaya penerbangan per jemaah dari embarkasi haji ke Arab Saudi pergi-pulang (PP) sebesar Rp30.079.285. Dengan rincian Rp29.555.597 dibayar oleh jemaah dan sisanya sebesar Rp523.688 dibebankan pada dana optimalisasi (indirect cost).

Kedua, living cost ditetapkan sebesar SAR 1.500 atau ekuivalen sebesar Rp5.680.005 dibayar oleh jemaah haji dan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Serta diserahkan kembali kepada jemaah haji dan TPHD dalam mata uang SAR (Saudi Arabia).

“Berdasarkan komponen tersebut di atas, direct cost tahun 1440 H/2019 M adalah sama dengan tahun 1439 H/2018 M,” jelasnya.

Baca Juga: Warga Sungai Alang Sudah 13 tahun, Sumbang Haul Sekumpul

Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Salat Jumat di Masjid Jakarta Ditiadakan Dua Pekan
apahabar.com

Habar

SDL Buka Pendaftaran untuk Penginapan Gratis Haul Sekumpul, Hubungi Segera
apahabar.com

Habar

Sidang Isbat Digelar 22 Mei, Menag akan Pimpin Langsung
apahabar.com

Habar

Adik Guru Zuhdi Pimpin Majelis di Sungai Jingah Malam Ini
apahabar.com

Habar

Debu Masuk Mulut, Apakah Membatalkan Puasa?
apahabar.com

Habar

Kecewa dengan Aksi Cina di Natuna, MUI: Kaji Ulang Hubungan dengan Mereka
apahabar.com

Habar

Perantau, Dimana Mestinya Mengeluarkan Zakat Fitrah?
apahabar.com

Habar

Soal Pembakaran Alquran, MUI Minta Pemerintah Panggil Dubes Norwegia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com