Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Nyawa Pemuda HST Ortu Oke, Belajar Tatap Muka di SMP Banjarmasin Dimulai November Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST

Mengenang Abah Guru Sekumpul (7), Angin Menjadi Ribut Ketika “Dihukum” Sang Ayah

- Apahabar.com Kamis, 21 Februari 2019 - 14:50 WIB

Mengenang Abah Guru Sekumpul (7), Angin Menjadi Ribut Ketika “Dihukum” Sang Ayah

Ilustrasi, salah satu bioskop di Banjarmasin tempo dulu. Foto-Arsip Nasional. Museum Lambung Mangkurat

apahabar.com, BANJARMASIN – Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Al Banjari atau Abah Guru Sekumpul dididik dengan aturan ketat oleh Sang Ayah Al Arif Billah Abdul Ghani. Di mana Abah Guru, dan sedang melakukan apa, dipantau dengan baik oleh Sang Ayah.

Ketika masih kanak-kanak, Abah Guru layaknya anak biasa, yang asyik berteman dan bermain. Namun, di bawah bimbingan Sang Ayah, Abah Guru memiliki batasan-batasan yang tak bisa dilanggar.

Suatu ketika diceritakan dalam buku “Figur Karismatik Abah Guru Sekumpul”, Abah guru diajak seorang teman berjalan-jalan ke Pasar Martapura, yang tak begitu jauh dari kediaman beliau di Desa Keraton Martapura.

Baca Juga: Mengenang Abah Guru Sekumpul (1), Kejadian Ganjil Saat Dilahirkan

Baca Juga: Mengenang Abah Guru Sekumpul (2), Berganti Nama Karena Sebuah Isyarat

Baca Juga: Mengenang Abah Guru Sekumpul (3), Waktu Kecil Diasuh “Wali Majezub”

Setelah sampai di Pasar Martapura, Abah Guru dibujuk Sang Teman untuk masuk ke bioskop. Namun, bujukan itu ditolak. Sang Teman kembali membujuk, dan kembali ditolak oleh Abah Guru. Hingga orang itu memaksa beliau masuk. Akhirnya, Abah Guru pun terpaksa masuk ke dalam bioskop.

Namun ternyata, -entah ada kaitannya dengan keberadaan Abah Guru- listrik di bioskop itu padam seketika, sehingga Abah Guru tak sempat melihat film apa yang diputar.

Kendati tak sempat melihat pemutaran film di bioskop, kabar itu sampai ke telinga Sang Ayah. Ketika Abah Guru sampai di rumah, beliau diikat di tiang rumah. Sementara dupa dinyalakan di dekat wajah beliau, sehingga Abah Guru merasakan panas.

Saat Abah Guru dihukum oleh Sang Ayah akibat masuk bioskop itu, alam menjadi ganjil. Angin berhembus sangat kencang.

Nenek beliau (Salbiyah) yang diketahui memiliki pengetahuan yang berbeda (majezub), memandang ada kaitan ganjilnya cuaca dengan dihukumnya Abah Guru. Beliau pun kemudian meminta hukuman itu disudahi saja pada anaknya, Al Arif Billah Abdul Ghani.

Baca Juga: Mengenang Abah Guru Sekumpul (4), Mengumpul “Dua Mutiara dari Tanah Banjar”

Baca Juga: Mengenang Abah Guru Sekumpul (5), Ejekan yang Menjadi Doa

Baca Juga: Mengenang Abah Guru Sekumpul (6), “Kebaikan” yang Dinilai Tak tepat oleh Sang Ayah

Dan benar, saat Sang Ayah menghentikan hukuman itu atas permintaan ibunya, cuaca menjadi normal. Angin yang semula berhembus sangat kencang, tiba-tiba menjadi tenang.

Selain di bawah bimbingan Sang Ayah, orang yang turut memperhatikan Abah Guru adalah Ibu Hj Masliyah, Nenek Salbiyah, dan Sang Paman, Syekh Semman Mulya atau Tuan Guru H Seman Mulya.

Baca Juga: Mengenang Abah Guru Sekumpul (8), Pernah Dikeroyok di Usia Sekolah

Baca Juga: Mengenang Abah Guru Sekumpul (9), Melarang Murid Memberi Minum Saat Mengajar

Baca Juga: Mengenang Abah Guru Sekumpul (10), Sempat Mau Dibunuh Ketika Mengajar

Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tokoh

Tuan Guru Mulkani Al Banjari(1), Lulus Pesantren dalam Waktu Singkat
apahabar.com

Tokoh

Mengenang Abah Guru Sekumpul (16), Sikap Beliau dalam ‘Politik’
apahabar.com

Tokoh

Mengenang Abah Guru Sekumpul (9), Melarang Murid Memberi Minum Saat Mengajar
apahabar.com

Religi

Diundang ke universitas Al Azhar, Syekh Nawawi Datang dengan Penyamaran

Tokoh

Mengenang Guru H Abdul Khaliq (2), Anak Angkat Kesayangan Abah Guru Sekumpul
apahabar.com

Tokoh

Tuan Guru Mulkani Al Banjari(3), Membuka Majelis Mufti Ahmad
apahabar.com

Tokoh

Habib Syech Assegaf Ceritakan Kenangan Bersama Abah Guru Sekumpul
apahabar.com

Tokoh

Begini Riwayat Habib Asal Malaysia, Pengisi Tausiah di Haul Guru Anang Sya’rani
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com