Catat! Lansia di Banjarmasin Bisa Batal Divaksin Covid-19, Berikut Alasannya Babak Baru Gugatan Class Action Banjir Kalsel, Tim Surati Presiden Jokowi Ungkap Kasus Wildan, HMI Apresiasi Kinerja Polresta Banjarmasin Kena Prank, Warga Banjarmasin Malah Dapat Motor 150cc Pelaku Pengeroyok Wildan Diamankan, Ayah Korban: Terima Kasih Bapak Polisi

Money Politik ‘Lumrah’, Tapi Susah Dibuktikan

- Apahabar.com Rabu, 27 Februari 2019 - 19:07 WIB

Money Politik ‘Lumrah’, Tapi Susah Dibuktikan

Ilustrasi politik uang. Foto-Kalteng Pos

apahabar.com, BANJARMASIN – Institut Demokrasi dan Pemerintahan Daerah menilai Pemilihan Umum (Pemilu) April 2019 mendatang sangat rentan adanya politik uang. Ironisnya, ini menjadi permasalahan yang lumrah dan menjadi rahasia umum.

“Jadi memang sangat rawan politik uang. Apalagi politik uang nampaknya seperti sudah menjadi hal yang lumrah,” ucap Direktur Eksekutif Institut Demokrasi dan Pemerintahan Daerah, Muhammad Erfa Redhani kepada apahabar.com, Rabu (27/2/2019).

Bahkan kondisi tersebut, kata Erfa, terjadi dari pemilu ke pemilu, sehingga membuat pesta demokrasi lima tahunan itu kian cacat dan tercederai. Bahkan, sudah menjadi rahasia publik. Sayangnya, lanjut Erfa, money politic susah untuk dibuktikan.

Secara hukum, kata Erfa, dengan mengacu pada Undang Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, money politic bisa dikategorikan sebagai tindakan pidana. Sanksinya diatur pada Pasal 278, 280, 284, 515, dan 523.

Baca Juga: Dukungan AHY Jadi Nahkoda Demokrat Terus Mengalir

“Sanksi pidananya 3-4 tahun dan denda Rp36-48 Juta,” ucap akademisi Universitas Islam Kalimantan (Uniska) ini.

Sayangnya, katanya, yang menjadi permasalahan dewasa ini terkait money politic, dalam Undang Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, hanya disebutkan bahwa subjek yang tidak boleh melakukan politik uang, yakni tim kampanye, peserta pemilu, atau pelaksana pemilu.

“Maka di sini ada celah. Bagi mereka yang tidak disebutkan sebagai subjek diatas melakukan money politik. Ini problem UU kita,” tutupnya.

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Tunaikan Tugas di Tanbu, Zairullah Mantap di Pilkada Kotabaru
apahabar.com

Politik

SAH! Gerindra Usung Abdul Haris Makkie-Ilham Nor di Pilwali Banjarmasin
apahabar.com

Politik

DPS Pilgub Kalsel 2020 Terjun Bebas Dibandingkan DPT Pileg 2019
apahabar.com

Politik

Pilwali Banjarmasin: Ibnu Sina Maksimalkan Momen Sumpah Pemuda
apahabar.com

Politik

Bengawan Solo Hilir Jatim Masih Aman
apahabar.com

Politik

Resmi Terpilih Aklamasi, Airlangga Akomodir Kubu Bamsoet?
apahabar.com

Politik

PDIP Belum Rekomendasi Dukungan di Pilkada Balangan, Kenapa?

Politik

Ketatnya Penjagaan Polisi di Gudang KPU Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com