Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan

Ngopi Sambil Diskusi, Warga Satui Soroti Isu Tata Ruang hingga Lingkungan

- Apahabar.com Selasa, 19 Februari 2019 - 15:06 WIB

Ngopi Sambil Diskusi, Warga Satui Soroti Isu Tata Ruang hingga Lingkungan

Sejumlah tokoh masyarakat Satui saat menggelar diskusi di Cafe E & Kopi. Foto-Istimewa

apahabar.com, SATUI – Sejumlah permasalahan sosial masyarakat dan lingkungan menjadi topik utama pembahasan dalam acara ngopi bersama tokoh masyarakat Satui di Cafe E & Kopi, Senin (18/2/2019) malam.

Di antara sekian banyak problematika yang dikemukakan, persoalan lingkungan dan tata ruang menjadi sorotan. Ketiadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kecamatan Satui menjadi catatan khusus peserta diskusi.

Tokoh masyarakat Satui, Mila Karmila, mengharapkan pemerintah daerah dapat merealisasikan pembangunan RTH di Kecamatan Satui. Dia menilai, keberadaan RTH sangat mendesak untuk dibangun.

“Terkait belum adanya RTH di Satui tentu memprihatinkan. Padahal warga di sini sangat membutuhkan fasilitas itu,” ujar Mila.

Baca Juga: Jelang Mappanretasi, Perbaikan Jalan Nasional Diminta Dipercepat

Selain memiliki fungsi untuk wadah bersantai masyarakat atau menjadi pusat berkumpulnya anak muda, RTH memiliki fungsi yang jauh lebih luas. RTH merupakan paru-paru kota yang dapat menambah oksigen sekaligus menyerap karbondioksida. RTH juga dapat berfungsi sebagai daerah resapan air.

Wakil Ketua DPRD Tanbu, H.M Alfiya Rakhman, yang hadir di antara peserta diskusi langsung menanggapi hal tersebut.

Dia menjelaskan pemerintah daerah sebenarnya sudah berupaya membangun fasilitas publik seperti RTH untuk Kecamatan Satui. Namun, pemerintah daerah masih terkendala dalam urusan pembebasan lahan.

“Lahan yang diperlukan minimal dua hektar. Sebelumnya blue print rencana pembangunan RTH sudah dicetak. Namun masih terkendala soal lahan,” kata Alfia.

Sementara Ketua LP2LS, Bambang Sucipto, mengharapkan pemerintah daerah bisa melakukan penataan ruang agar pembangunan fasilitas publik di Satui bisa dilakukan dengan optimal.

Dia juga meminta kepada Pemerintah Kecamatan Satui untuk mengundang dan menyediakan ruang diskusi bagi pelaku wiarausaha di Satui.

Ketua Umum LSM PETA, Agus Rismalian Noor, sebagai penggagas acara, mengatakan diskusi sambil ngopi itu akan dijadwalkan rutin setiap dua minggu sekali. Topik diskusinya juga akan dibuat lebih spesifik dengan menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten sesuai tema diskusi yang diangkat.

Baca Juga: Tuan Guru Udin Ajak Umat Islam Bersholawat dan Muliakan Keturunan Nabi Muhammad

Reporter: Puja Mandela
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Distribusikan Logistik ke Wilayah Terpencil, KPU Tanbu Gunakan Motor Modifikasi
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Polsek Batulicin dan Puskesmas Batulicin Laksanakan Tes IVA dan Sadanis
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Warga Karang Bintang Bangun Musala, Cuncung Kirim 100 Sak Semen
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Sambil Canda, Brigadir Andi Sisipkan Imbauan Kamtibmas pada Warga
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Mayjen TNI Irwan Salurkan Bantuan Bibit Ikan di Lokasi TMMD Kodim 1022 Tanbu
BPS Tanbu Targetkan 10 Ribu KK Isi SP2020 Online

Pemkab Tanah Bumbu

BPS Tanbu Targetkan 10 Ribu KK Isi SP2020 Online
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Narapidana Asal Tanbu Tak Coblos Satu Surat Suara di Pemilu
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Hj. Sadariah Salurkan Bansos di Batulicin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com