Keren! Al-Mazaya Islamic School Tetap Berprestasi di Tengah Pandemi Covid-19 POPULER SEPEKAN: Polisi Tewas Tenggelam di Sungai Martapura, hingga 2 Kasus Kriminalitas di Hulu Sungai Wakil Ketua DPRD HST Kecelakaan di Angkinang, Mobil Ringsek Parah! LSM Laporkan Denny Indrayana ke Bawaslu, Terindikasi Kampanye Jelang PSU Si Jago Merah Ngamuk di Cempaka 7 Banjarmasin, Jemaah Salat Tarawih Berhamburan

Oknum Sales Distributor Susu Nestle Tilap Uang Perusahaan Puluhan Juta Rupiah

- Apahabar.com Selasa, 26 Februari 2019 - 21:31 WIB

Oknum Sales Distributor Susu Nestle Tilap Uang Perusahaan Puluhan Juta Rupiah

Lovi Alexander Torar alias Lovi menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Banjarmasin, Selasa (26/2). Terdakwa diketahui menggelapkan uang perusahaan tempatnya bekerja hingga puluhan juta rupiah. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Lovi Alexander Torar alias Lovi menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Banjarmasin, Selasa (26/2). Terdakwa diketahui menggelapkan uang perusahaan tempatnya bekerja hingga puluhan juta rupiah.

apahabar.com

Terdakwa penggelapan dana perusahaan distributor sales. foto-istimewa.

Dalam persidangan, terdakwa selaku sales di PT Anugrah Jaya Utama yang bergerak dibidang distributor minuman susu dan makanan, mengaku uang senilai Rp54 juta yang digelapkan olehnya, digunakan untuk kepentingan pribadi.

“Saya pakai uangnya untuk keperluan saya. Karena kebutuhan ekonomi saya gelapkan uang milik perusahaan,” kata Lovi di depan Majelis Hakim yang diketuai Hakim Heru Kuntjoro, SH.

Keterangan terdakwa dibenarkan oleh Dedi Yusnandar, Manajer operasional perusahaan yang saat itu dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum sebagai saksi.

Baca Juga: Polisi Selidiki Dugaan Madrasah Dijadikan Sarang Judi dan Miras

“Kami awalnya sudah curiga dengan ulah terdakwa yang menggelapkan uang perusahaan. Namun mediasi yang kami lakukan gagal. Dan kejadian ini sering terjadi ditempat kami,” ujar Dedi Yusnandar dalam keterangannya.

Sebagaimana dalam dakwaan jaksa umum Kejari Banjarmasin, kasus ini sendiri terjadi saat terdakwa bekerja sebagai sales di perusahaan yang berlamat jalan Gubernur Soebarjo

Lingkar Selatan, Kelurahan Basirih Selatan Kecamatan Banjarmasin Selatan. Perusahaan nasional tersebut bergerak di bidang penjualan susu Nestle.

Terdakwa diduga tidak menyetorkan uang tagihan atas pemesanan dan/atau pembelian barang-barang produk Susu Nestle milik perusahaan tersebut dari sejumlah konsumen.

Hal itu dilakukan terdakwa sejak bulan Agustus hingga November 2018 lalu. Tagihan penjualan yang dilakukan terdakwa tidak pernah disetorkan ke perusahaan yang mengakibatkan kerugian hingga Rp50juta.

Akibat perbuatannya, terdakwa dikenakan pasal 374 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana tentang penggelapan.

Baca Juga: Ruang Spa Terbakar, Kolam Nyaris Kering Kerontang

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

15 Motor dan Satu Pick Up Hasil Kejahatan Dikembalikan ke Pemiliknya
apahabar.com

Hukum

Sungguh Terlalu, Transaksi Sabu di Halaman Masjid
apahabar.com

Hukum

Gara-gara Karpet, Perut Rifai Bocor Dibacok
apahabar.com

Hukum

Jaksa Yakin Ratna Sarumpaet Bersalah
apahabar.com

Hukum

Rekor, Satreskoba Banjarmasin Musnahkan 17 Kg Lebih Sabu dan 145 Pil Ekstasi
apahabar.com

Hukum

Mantan Ladies Curi HP Menangis, Minta Keringanan Hukuman
apahabar.com

Hukum

Hitungan Hari, Polsek Banjarmasin Utara Tangkap Dua Budak Sabu
apahabar.com

Hukum

Modus Isi Tenaga Dalam, Guru Silat di HSU Cabuli Muridnya hingga Hamil
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com