Resmi, Kejari Tanbu Tetapkan Tersangka Kasus Pengadaan Kursi Peserta KLB Demokrat Dijanjikan Rp 100 Juta, Ternyata Hanya Terima Rp 5 Juta Polisi Bakal Tindak Parkir Sembarangan di Kawasan Taman Kota-Masjid Raya Kotabaru Kemenkes Sebut 4 Pasien yang Terserang Corona B117 Tak Bergejala Berat Menkes Ungkap Tambahan Kasus Mutasi Corona Baru, 1 dari Kalsel

Operasional RSUD Sultan Suriansyah Terkesan Dipaksakan

- Apahabar.com Rabu, 27 Februari 2019 - 18:10 WIB

Operasional RSUD Sultan Suriansyah Terkesan Dipaksakan

Ilustrasi Rumah Sakit. Foto-Bisnis.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah Kota Banjarmasin dipastikan rilis pada 24 September 2019.

Namun satu-satunya rumah sakit milik Pemerintah Kota Banjarmasin tersebut belum lengkap memiliki alat kesehatan (alkes).

“Kebutuhan alkes untuk RSUD Sultan Suriansyah mencapai Rp60 miliar, tetapi yang disediakan tahun ini hanya Rp23 miliar,” ujar Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina usai rapat pengadaan alkes di RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin, Rabu (27/2/2019).

Dengan kondisi kekurangan dana, Pemko Banjarmasin harus lebih teliti yang mana alkes menjadi prioritas wajib untuk dimiliki RSUD Jalan RK Ilir tersebut.

Masalah minimnya anggaran juga mengarah pada beberapa poliklinik yang berada di RSUD Sultan Suriansyah.

Tempat perawatan seperti poliklinik anak, penyakit dalam, jiwa dan bedah diakui Ibnu Sina tidak sempat dianggarkan Pemko Banjarmasin.

Namun kondisi demikian tidak mempengaruhi proses operasional proyek RSUD. Sebab, kurangnya anggaran tersebut akan dialokasi pada APBD Perubahan pada September 2019.

“Empat klinik itu akan dilengkapi pada bulan September nanti, menunggu APBD Perubahan tahun 2019,” terang mantan anggota DPRD Kalsel ini.

Kemudian alkes yang masih kurang, pihaknya telah berencana melakukan kerjasama operasional dengan beberapa Puskesmas Kota Banjarmasin.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Lukman Hakim menerangkan bahwa akan mengajukan berkas penambahan alkes untuk mengisi 23 poliklinik di RSUD Sultan Suriansyah.

“Dari Rp60 juta yang dibutuhkan, hanya dianggarkan Rp23 juta. Kekurangan Rp37 juta akan disediakan pada APBD perubahan,” ujarnya.

Pasalnya, ia mengakui anggaran itu akan diambil satu per satu dari APBD Perubahan, APBD Murni dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kabar dari Tabalong

Kalsel

Kabar dari Tabalong, 9 Warga Positif Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Gubernur Berharap Kalsel Expo Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
apahabar.com

Kalsel

Polisi Beberkan Kronologis Duel Maut di Martapura Menewaskan Pria Berbadan Besar
banjir

Kalsel

Kapolda Rikwanto Tinjau Polsek yang Kebanjiran
apahabar.com

Kalsel

Hari Anak Nasional: Ekonomi & Pandemi Pacu Kekerasan Anak di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Berteduh, Kakak Beradik di Banjarbaru Tewas Tersambar Petir, karena Telepon Genggam?
apahabar.com

Kalsel

Cabup Banjar Andin Sofyanoor Siap Prioritaskan Aksen Jalan Pertanian
apahabar.com

Kalsel

Hery Sasmita Jadi Ketua, KNPI Batola Hidup Lagi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com