Sasar Mahasiswi Tanah Bumbu, Gembong Jambret Banjarmasin Bertekuk Lutut Banjarmasin Timur Tegang, Remaja Bersajam Kejar-kejaran di Kafe Arwana 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Sungai Hantakan Meluap, 12 Pondok di Pulau Mas HST Larut Terbawa Arus Libur Panjang di Marabahan, Kelotok Susur Sungai Barito Dibikin Kewalahan

Penderita DBD di Tanbu Capai 60 Kasus

- Apahabar.com Rabu, 20 Februari 2019 - 12:38 WIB

Penderita DBD di Tanbu Capai 60 Kasus

Ilustrasi DBD. Foto-Titiknol

apahabar.com, BATULICIN – Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) pada awal 2019 mencapai 60 kasus. Dari puluhan kasus tersebut, Kecamatan Simpang Empat menyumbang kasus DBD terbanyak dengan 21 kasus diikuti Kecamatan Satui dengan 14 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Tanbu, H Damrah, mengatakan dibanding Januari, penderita DBD pada Februari cenderung menurun. Namun, karena data resmi belum diterima dari petugas di lapangan, ia belum bisa menyampaikan data penderita DBD pada Februari.

“Itu data Januari. Kalau Februari laporannya belum kita terima, karena masih dikumpulkan dari rumah sakit dan puskesmas,” ujar H Damrah, kepada apahabar.com, Rabu (20/2/2019).

Terkait penyebaran DBD itu, Damrah tetap mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai keberadaan nyamuk aedes aegypty dengan cara membersihkan tempat yang berpotensi jadi sarang nyamuk.

Baca Juga: Wanita dan Anak-anak Rentan Terkena DBD

Ia juga mengajak masyarakat agar mau bergotong royong membersihkan lingkungan. Dinas Kesehatan Tanbu, kata dia, juga terus memantau wilayah yang memiliki catatan penderita DBD tinggi.

Tindakan fogging juga masih dilakukan. Damrah menjelaskan, tindakan fogging dijalankan setelah ada kasus DBD di suatu tempat. Setelah ditemukan kasus, pihaknya akan melakukan survei lokasi. Jika di lokasi tersebut ditemukan penderita DBD dan ditemukan jentik nyamuk, tindakan fogging akan dijalankan.

“Besok kita masih akan fogging di Satui,” katanya.

Ia menambahkan, aedes aegypty adalah jenis nyamuk elite yang tidak mau berkembang biak di air yang tidak berhubungan langsung dengan tanah. Jenis nyamuk tersebut berkembang di tempat seperti pot bunga, tong air yang tidak tertutup, kaleng bekas, dan ban bekas.

Baca Juga: Catat, Tiga Kecamatan di Tanah Bumbu Ini Rawan DBD

Reporter: Puja Mandela
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

TFL Harus Miliki Kemampuan dan Keterampilan Manajerial

Pemkab Tanah Bumbu

TFL Harus Miliki Kemampuan dan Keterampilan Manajerial
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Haul Haji Maming Ke 3, Ini Rute Menuju Lokasi
PMI Tanah Bumbu Semprotkan Disinfektan dan Bagi Masker

Pemkab Tanah Bumbu

PMI Tanah Bumbu Semprotkan Disinfektan dan Bagi Masker
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Gedung Perpustakaan Tiga Lantai Ditarget Rampung Tahun Ini
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Ikut Memeriksa Penumpang di Pelabuhan, Riyadi Selalu Ingat Keluarga
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Wajibkan Pelajar Hafal Surat Alquran, Rancangan Peraturan Bupati Tanah Bumbu Tuai Polemik
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

28 Tim Meriahkan Turnamen Futsal Hari Bhakti PU ke 74 di Tanbu
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Kampanyekan “Ganti Rokok dengan Permen”
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com