Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka

Penyaluran Pupuk Subsidi di Kalimantan Selatan Sudah 50 Persen

- Apahabar.com     Kamis, 28 Februari 2019 - 15:48 WITA

Penyaluran Pupuk Subsidi di Kalimantan Selatan Sudah 50 Persen

Petani menabur pupuk urea. Foto-ANTARA

apahabar.com, BANJARMASIN – Realisasi pupuk ber-subsidi untuk Kalimantan Selatan 2019 sudah mencapai hampir 50 persen. PT Pupuk Kaltim (Persero) menyatakan hampir menyelesaikan tahap penyaluran.

Sementara untuk pupuk NPK bersubsidi mencapai 30 persen lebih. Superintendent Pemasaran Kalimantan PT Pupuk Kaltim, Abdul Kholik menyebut total alokasi pupuk urea bersubsidi di Kalimantan Selatan 2019 adalah 21.273 ton.

apahabar.com

Abdul Kholik (baju putih) saat menjelaskan realisasi pupuk bersubsidi di Kalimantan Selatan. Foto-apahabar.com/Rizal

Tercatat hingga akhir Februari, sambung Kholik, Pupuk Kaltim telah menyalurkan produksi pupuk urea bersubsidi ke Kalimantan Selatan sebesar 10.157,90 ton

“Untuk rencana penyaluran Maret kita akan menyalurkan 2.168 ton pupuk urea subsidi di Kalimantan Selatan,” kata dia di Swiss Belhotel Banjarmasin, Kamis (28/2) siang.

 

Baca Juga: Lima Provinsi dengan Suku Bunga KPR Tertinggi

Sedangkan Pupuk NPK subsidi, pada 2019 di Kalsel kata Abdul Kholik akan dialokasikan sebanyak 26.082 ton.

Alhasil, sepanjang tahun ini pihaknya telah menyalurkan 8.932,35 ton pupuk subsidi. Untuk diketahui, penyaluran dilakukan pada distributor dan kios se-Kalsel.

Meski begitu, jika dibanding tahun sebelumnya, jumlah ini relatif kecil. Tercatat untuk pupuk Urea Subsidi telah disalurkan kurang lebih 39.539 ton. Sedangkan pupuk NPK sebesar 45.685 ton.

“Walau jumlah tahun ini tidak sebesar tahun sebelumnya, jumlah ini bisa kembali direlokasi sesuai dengan kebutuhan,” sambung dia.

Soal isu kelangkaan, perusahaan plat merah ini telah menjamin Kalsel bebas dari kelangkaan, mengingat jumlah pasokan telah disesuaikan.

“Sedangkan bulan depan penyaluran pupuk subsidi jenis NPK ditargetkan sebanyak 1.361,03 ton. Jumlah ini sebenarnya bisa berubah,” lanjutnya.

Dia juga menjelaskan jumlah penyaluran setiap bulan bisa berubah sesuai dengan kebutuhan.

Abdul Kholik mencontohkan, penyaluran bulan depan bisa juga langsung memenuhi 50 persen dari target tahunan. Namun jika hal itu dilaksanakan, maka tidak memaksimalkan serapan oleh petani.

Baca Juga: Cadangannya 1,8 Miliar Ton, Tambang Freeport Bisa Produksi hingga 2051

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Fariz F

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Rupiah Masih Berpeluang Menguat, Seiring Pembukaan Ekonomi Global
apahabar.com

Ekbis

Perang Dagang AS vs China Mereda, Asa Pertumbuhan Ekspor Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Layanan Remitansi BNI, Simak Keunggulannya
apahabar.com

Ekbis

Saham-Saham Tokyo Dibuka Bervariasi Rabu Pagi
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Ditutup Stagnan, Terpengaruh Aksi Demo Tolak UU Cipta Kerja
Emas Antam

Ekbis

Harga Emas Antam Hari Ini, Turun ke Rp950 Ribu
Ilustrasi UMKM. Foto-Ist

Ekbis

Sri Mulyani Ungkap Biang Keladi UMKM Indonesia Susah Ekspor
apahabar.com

Ekbis

Gubernur Minta PT KMJ Prioritaskan TK Lokal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com