ga('send', 'pageview');
Warga Dayak Meratus Berduka, Damang Ayal Kusal Wafat Satgas Covid-19 Visitasi Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin, Mau Buka Lagi? Alasan Mencengangkan Paman di Kotabaru Tega Cabuli Adik Sendiri 3 Pekan Razia Masker di Banjarmasin: Berludah hingga Pengemudi Mobil Didenda, Simak Penjelasan Dinkes Sinting! Pria Plontos di Kotabaru Cabuli Adik Berkali-kali

Pertamina Selidiki Sumber Elpji yang Meledak di KM Amelia

- Apahabar.com Jumat, 8 Februari 2019 - 18:22 WIB

Pertamina Selidiki Sumber Elpji yang Meledak di KM Amelia

Puluhan tabung elpiji yang diduga menjadi sumber ledakan di kawasan Loa Bakung, dermaga Sungai Mahakam, Jalan KH Mas Mansyur, Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (6/2) malam. Ledakan tersebut menghancurkan kapal pengangkut sembako, dan dua orang dinyatakan hilang. Foto-Dok Basarnas Balikpapan

apahabar.com, SAMARINDA – PT Pertamina (Persero) bergerak cepat dengan memeriksa asal muatan KM Amelia. KM Amelia meledak di sekitar Dermaga Swasta Loa Bakung Samarinda pada 5 Februari, sekira pukul 21.30 WITA. Kala itu, dua orang dinyatakan hilang serta dua lainnya mengalami luka bakar.

Disampaikan bahwa letupan terjadi kala KM tersebut hendak berlayar menuju Biduk-biduk, Kabupaten Berau. Kapal memuat puluhan tabung LPG, cat, dan sembako. Pasca kejadian, Pertamina langsung berkoordinasi kepada pihak kepolisian dan melakukan pengecekan ke lokasi kejadian.

“Sejauh ini, kami masih belum bisa memastikan jumlah akurat dan penyebab dari letupan kapal tersebut dikarenakan masih dalam tahap penyelidikan kepolisian. Kami masih menunggu info resmi,” ujar Yudi Nugraha, Region Manager Communication & CSR Kalimantan.

Baca Juga: Kapal Bermuatan Elpiji Meledak, Dua Masih Hilang

Pertamina, kata Yudi, siap bertindak tegas dan memberikan sanksi apabila terbukti ada keterlibatan agen dan pangkalan dalam menyuplai ratusan LPG ini. Paparan letupan, kata dia, juga berimbas pada Kapal Motor Tanjung bermuatan barang dengan rute ke Kabupaten Mahakam Hulu.

Yudi mengungkapkan, sementara diketahui tabung elpiji yang berada di KM Amalia berjumlah sekitar 300 tabung ukuran 3 Kg, 75 tabung 12 kg, dan 20 LPG Bright Gas 5,5 kg. Semuanya dalam kondisi isi.

Ratusan tabung ini disinyalir berasal dari pengecer di wilayah Samarinda. Apabila ditemukan adanya penyelewengan LPG 3 kg yang dilakukan oleh lembaga penyalur resmi Pertamina, maka Pertamina akan memberikan sanksi tegas.

Sejauh ini, Pertamina memastikan distribusi dan stok elpiji di pangkalan aman terkendali, untuk Samarinda. Realisasi rata-rata bulanan LPG 3 kg di Samarinda, yaitu 740 ribu tabung. Begitu pula dengan stok di Biduk-Biduk, Berau dinyatakan aman.

“Di Berau ada 5. Pangkalan di Biduk-Biduk ada 1 dengan realisasi pangkalan per-bulan sekitar 2.800 tabung khusus Biduk-Biduk,” tambah Yudi.

Baca Juga: HUT Balikpapan, Pertamina Diganjar Penghargaan LH

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Gubernur Isran Sebut Pabrik Semen Bukan di Kawasan Karst
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Lirik Potensi Limbah Sawit
apahabar.com

Kaltim

UNBK 2019, 91.025 Pelajar Kaltim Siap Ikuti Ujian
apahabar.com

Kaltim

Samarinda Banjir, Warga Mulai Mengungsi
apahabar.com

Kaltim

Gubernur Kaltim Sambut Baik Pembangunan Pabrik Semen di Kutim
apahabar.com

Kaltim

Ramai-Ramai Dorong Percepatan Status Hutan Adat Mahulu
apahabar.com

Kaltim

Pembatasan Produksi Batubara IUP, Isran Minta Pengusaha Tak Khawatir
apahabar.com

Kaltim

Jadi Ibu Kota RI, Penajam Siap Tingkatkan Produksi Pangan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com