Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB

Sejuta Bakul Purun, Hari Ini Ribuan Disebar di 5 Pasar Tradisional

- Apahabar.com Kamis, 14 Februari 2019 - 11:30 WIB

Sejuta Bakul Purun, Hari Ini Ribuan Disebar di 5 Pasar Tradisional

Ketua TP PKK Banjarmasin Wasilah menggunakan bakul purun dalam mengurangi kantong plastik di pasar tradisional. Foto-apahabar.com/Baha

apahabar.com, BANJARMASIN – Semenjak dipercaya sebagai Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina seolah ingin terus membuat gebrakan baru. Berbagai terobosan dalam menerapkan program kerjanya pun dibuat.

Kali ini, inovasi yang dilakukan adalah membagikan 5.000 ribu bakul purun. Tujuannya, mengurangi kantong plastik di lima pasar tradisional. Aksi bagi-bagi bakul purun perdana dilakukan, Kamis (14/2).

“Pembagian bakul di pasar tradisional hari ini, untuk mengedukasi masyarakat agar menggunakan bakul yang ramah lingkungan daripada kantongan plastik,” ujar Ibnu usai me-launching program tersebut, di pasar Teluk Dalam Banjarmasin.

Baca Juga: Tiga Tahun Jabatan Ibnu-Herman, Ini Hadiah dari Anang Rosadi

Ibnu menyadari bahwa mengelola sampah plastik sesuai perwali 16 tahun 2017 itu di pasar tradisional bukanlah perkara mudah. Sebabnya, pasar tradisional milik Pemko Banjarmasin umumnya masih menjual barang basah organik dan non-organik. Barang barang tersebut, kata dia, tentu akan susah jika ditaruh ke dalam keranjang purun.

“Kita mengeluarkan Perwali itu untuk mengubah prinsip masyarakat mengurangi sampah plastik, bukan melarangnya secara penuh. Maka barang jualan basah seperti ikan, ayam dan lain lain masih bisa menggunakan plastik, asalkan setelahnya ditaruh ke bakul purun lagi,” ucapnya.

Mantan anggota DPRD Kalsel ini berharap, adanya inovasi terbaru pada pemerintahan saat ini bisa mengurangi sampah plastik sebesar 5-10 persen setiap harinya. Sehingga, beban Pemko, yakni 600 ton sampah di Tempat Pembuang Akhir (TPA) Basirih per harinya bisa dapat terus ditingkatkan.

“Kita berharap adanya gerakan bakul purun ini beban Pemko dalam mengurangi sampah plastik menjadi dari 3-5 persen menjadi 5-10 persen,” harapnya.

Adapun, kelima tempat usaha penjual barang dan jasa itu tersebar di lima kecamatan kota Banjarmasin. Rinciannya, dua pasar, yakni Teluk Dalam dan Pandu telah menyesuaikan gerakan mengurangi kantong plastik sejak enam bulan lalu.

Kemudian ketiga pasar sisanya, yakni Pekauman, Cemara Raya dan Banjar Raya yang didampingi SKPD bersama Camat dan Lurah.

Baca Juga: Pancing Partisipasi Pemilih, KPU Kalsel Gelar Lomba Ini

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz F

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Terkuak, Buaya Penyerang Remaja Putri di Sebamban Ompong
apahabar.com

Kalsel

Mengintip Peluang Kalsel di Parade Tari Nusantara
apahabar.com

Kalsel

Pandemi Covid-19, Polda Kalsel Sebar Sembako hingga Masker Bantuan
apahabar.com

Kalsel

Bawa Kabur Motor dari Teweh, Pencuri Ini Disergap di Amuntai
apahabar.com

Kalsel

Kawal TPS Pemilu 2019, GP Ansor Kalsel Jamin Tak Terjadi Gesekan
apahabar.com

Kalsel

Kasus Positif Covid-19 di Banjarbaru Didominasi Orang Tanpa Gejala
apahabar.com

Kalsel

Antisipasi Covid-19, Polda Kalsel Sasar Bank Mandiri
apahabar.com

Kalsel

Visa Ditangguhkan, Ratusan Jemaah di Kalsel Batal Umrah!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com