Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel Kapolres Kapuas Terjang Banjir Bantu Korban Terdampak di Alalak

Sempat Turun, Sakur Kembali Panjat Tower BTS

- Apahabar.com Rabu, 20 Februari 2019 - 23:45 WIB

Sempat Turun, Sakur Kembali Panjat Tower BTS

Sang anak terus membujuk Sakur untuk mengakhiri aksi nekatnya berada di puncak tower. Foto- apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Tim relawan bersama keluarga Sakur, pria pemanjat tower Base Transceiver Station (BTS) di Jalan Tembus Mantuil Kelurahan Kelayan Selatan berharap-harap cemas. Pasalnya, hingga pukul 23.30 Wita, warga Anjir tersebut masih bertahan di atas ketinggian 42 meter.

Usaha Tim relawan bersama kepolisian sempat membuahkan hasil. Sakur yang diduga stres itu mulai luluh setelah mendengar teriakan tiga anaknya melalui pengeras suara.

Ketiga anaknya tak henti memanggil nama Sakur. Mereka juga meminta agar Sakur turun. “Bah abah turun abah. Ini ulun abah. Lekasi turun,” panggil sang anak dalam Bahasa Banjar.

Baca Juga: Sakur Masih Berada di Puncak Tower

Berhasil, secara perlahan ia mulai menuruni anak tangga tower BTS telepon seluler itu. Ketika berada di ketinggian 2 meter, ia berhenti seraya menanyakan dimana istrinya.

“Mana mama kalian? Mana istriku,” ujar Sakur berkali-kali kepada anaknya.

Tim relawan bahkan sempat memberi Sakur sebungkus nasi yang langsung dimakan habis olehnya dari ketinggian 2 meter itu.

Jam menunjukkan pukul 18.40, Sakur yang sempat melunak, melanjutkan menuruni anak tangga tower satu persatu. Saat tim relawan siapa menyambut Sakur, tiba-tiba terdengar teriakan warga dari luar pagar

“Borgol saja dia, borgol pak polisi,” ujar warga yang usil.

Tak pelak, setelah mendengar teriakan warga, Sakur kembali naik lagi ke atas tower hingga kini. Ia enggan turun sebelum sang istri datang ke lokasi.

“Warga usil banar, sudah kita berupaya dari siang agar Sakur ini turun. Eh, malah dibikin rusak suasananya,” keluh Anggota Relawan Rescue Banjarmasin, Jerry Nata kepada Wartawan apahabar.com.

Tidak hanya keluarga dan Relawan yang berharap cemas menunggu Sakur turun. Puluhan awak media pun terlihat menyemut di sekitar tower.

“Saya sudah dari sore ada di sini nunggu si sakur turun biar cepat selesai menulis beritanya,” ucap salah satu wartawan bernama Hafid di lokasi.

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Aprianoor

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kotabaru: Total 467 Kasus Positif, 327 Pasien Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Waspada, Kasus Covid-19 di Kotabaru Terus Naik
Kerumunan

Kalsel

Tak Ada Toleransi Kerumunan Tahun Baru di Kalsel, Bebal Ditindak Tegas!
apahabar.com

Kalsel

Satu Orang Klaster Gowa di Balangan Segera Dirujuk ke RS H Boejasin
apahabar.com

Kalsel

Walau Belum Ekstrem, Harga Gas Melon di Marabahan Mulai Naik
apahabar.com

Kalsel

Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Bebas dari Buang Air Besar Sembarangan, Nilai Tambah Tabalong Bidik Satu Wasaka Award
apahabar.com

Kalsel

Absen Ujian SBMPTN, 3 Calon Mahasiswa ULM Dilaporkan Positif Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com