VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang

Simpan 845 Butir Pil Dextro di Bawah Kandang Ayam, IS Diringkus Anggota Polsek Bakarangan

- Apahabar.com Jumat, 15 Februari 2019 - 12:13 WIB

Simpan 845 Butir Pil Dextro di Bawah Kandang Ayam, IS Diringkus Anggota Polsek Bakarangan

IS tersangka pengedar 845 Butir Pil Dextro di dalam sel tahanan Polsek Bakarangan. Foto – apahabar.com/Nasrullah

apahabar.com, RANTAU – Seorang lelaki berinisial IS (37) warga Desa Paul, Kecamatan Bakarangan, Kabupaten Tapin diringkus sejumlah anggota Polsek Bakarangan, karena kedapatan menyimpan 845 butir pil dextro di dalam tanah di bawah kandang ayam miliknya, Rabu (12/2/2019) sekitar pukul 21.30 Wita.

Kapolsek Bakarangan AKP Zainal Effendi membenarkan penangkapan pelaku diduga sebagai pengedar pil dextro. “Pelaku telah kami tetapkan sebagai tersangka. Selain menyimpan 845 pil dextro, kami juga menyita uang Rp 70 ribu sebagai barang bukti hasil penjualan barang haram tersebut,” katanya

Menurut AKP Zainal, penangkapan tersangka berdasarkan laporan masyarakat kepihaknya. Berdasarkan laporan di tempat tersangka sering terjadi transaksi obat-obat terlarang di Desa Paul, Kecamatan Bakarangan.

“Aksi jual beli obat-obatan ini membuat masyarakat setempat resah sehingga melaporkannya ke kami. Setelah mendapatkan laporan itu, kami langsung bergerak ke tempat tersangka guna melakukan penyelidikan dan ternyata benar,” ujarnya.

Baca Juga: Diancam 5 Tahun, Pele Pasrah

Dikatakannya juga, dia bersama Unit Reskrim Polsek Bakarangan berhasil mengamankan tersangka di rumahnya. Setelah dilakukan pengeledahan pihaknya berhasil menemukan barang bukti bukti 845 butir pil dextro yang termasuk obat keras yang dilarang peredarannya.

“Tersangka sengaja menyimpan obat keras tersebut ditanam dalam tanah di bawah kandang ayam belakang rumahnya. Ini tekniknya sengaja karena sudah menjadi strategi tersangka dalam setiap melakukan transaksi dengan pembeli,” katanya

Kemudian, IS beserta barang bukti di bawa ke Polsek Bakarangan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Lalu setelah ini, kasus ini akan kami limpahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Tapin. Kepada Is (37) akan kami jerat Pasal 197 Sub 198 UU RI 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukumannya penjara maksimal 15 tahun dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar,” pungkasnya.

Baca Juga: 13 Taruna Akpol Terlibat Penganiayaan Junior Dikeluarkan

Reporter: Nasrullah
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

12 Tersangka Suap DPRD Malang Naik Kereta ke Surabaya
apahabar.com

Hukum

Dugaan Korupsi KNPI Tala: 40 Saksi Diperiksa, Mayoritas Pengurus
apahabar.com

Hukum

Kepolisian Kesulitan Tangkap Perampok Driver Online
apahabar.com

Hukum

Suap Limbah Sawit, 4 Anggota DPRD Kalteng Divonis 4-5 Tahun Penjara
apahabar.com

Hukum

Gasak 3 Xiomi, Pemuda Kotabaru Tak Berkutik di Tangan Buser Macan Bamega
apahabar.com

Hukum

Sudah Jalani Setengah Masa Hukuman, Habib Bahar bin Smith Bebas
apahabar.com

Hukum

Pengedar Kelas Teri Ini Buang Kotak Rokok Berisi Sabu
apahabar.com

Hukum

Pelaku Pembunuh Ayah Tiri di Sungai Andai Tertangkap
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com