Viral Korban Banjir Kalsel Lahiran di Jukung, Nama Anaknya Unik Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Banjir Kalsel Makan Korban Lagi, Bocah Hilang di Siring Banjarmasin Di Balikpapan, Ayah Ditangkap Gegara Anak Jual Tisu Link Live Streaming Mata Najwa Malam Ini, Kupas Tuntas Banjir Kalsel

Kebutuhan Solar untuk Wilayah Bontang Dijamin Aman

- Apahabar.com Selasa, 26 Februari 2019 - 13:55 WIB

Kebutuhan Solar untuk Wilayah Bontang Dijamin Aman

Ilustrasi SPBU. Foto-Istimewa

apahabar.com, BONTANG – PT Pertamina (Persero) memastikan kebutuhan solar untuk wilayah Bontang aman.

Hingga Januari 2019, penyaluran BBM bersubsidi itu sudah ditingkatkan, terhitung sejak beroperasi kembalinya SPBU Tanjung Laut. SPBU di pesisir Kota Taman itu diketahui telah beroperasi sejak pertengahan tahun 2018.

Total empat SPBU yang menjual Solar Subsidi di Kota Bontang sudah beroperasi. Selain Tanjung Laut, ada pula SPBU Kopkar PKT, Akawy, dan Lok Tuan.

Baca Juga: Siap-Siap, Seluruh ASN di Kaltim Wajib Ikut Tes Urine

Diketahui realisasi konsumsi Solar PSO untuk 4 SPBU tersebut berjumlah 1.056 KL atau 136% lebih besar dibanding bulan Januari 2018 sebesar 448 KL.

”Peningkatan penyaluran Solar PSO sudah dilakukan dengan adanya pengaktifan kembali SPBU yang menjual Solar PSO di 2019 dan itu sudah sangat mencukupi kebutuhan solar di wilayah Kota Bontang,” jelas Yudi Nugraha, Region Manager Communication & CSR Kalimantan, Selasa (26/2).

Acuan Pertamina dalam menyalurkan solar, yaitu kuota yang diberikan oleh BPH Migas, realisasi Solar PSO dan Kuota Solar 2019 hingga Januari sudah melebihi 54% dari Kuota yang diberikan.

Sejauh ini, Pertamina juga telah berkoordinasi dengan Polres setempat untuk mengawasi sekaligus menertibkan jika antrean kendaraan yang mengisi bahan bakar solar PSO dan penyalahgunaan penyaluran Solar terjadi.

“Kami juga pastinya akan meningkatkan bekerjasama dengan Polres untuk mengatur agar antrean tak menimbulkan kemacetan atau mengganggu pengguna jalan lainnya. Pihak Polres setempat juga akan melakukan tindak tegas pada konsumen yang menyalahgunakan penggunaan solar, seperti untuk dijual kembali,” tambah Yudi.

Peraturan Presiden No 191/2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM menjalskan larangan membeli BBM premium dan solar bersubsidi di SPBU bagi konsumen industri untuk pengangkutan hasil kegiatan perkebunan dan pertambangan, kemudian konsumen umum yang menggunakan jeriken, drum, dan tangki kendaraan standar atau bermodifikasi untuk dijual kembali.

Imbauan, lanjut Yudi, terkhusus kepada pemilik kendaraan yang menggunakan solar dianjurkan untuk menggunakan Dexlite dengan Cetane Number (CN) minimal 51 atau Pertamina Dex (CN) 53.

“Karena ini lebih baik untuk performa dan usia kendaraan,” pesannya.

Masyarakat Bontang juga diminta dapat berperan aktif dalam melaporkan kejadian atau temuan di lapangan dengan menghubungi Call Center Pertamina di 135 atau email ke pcc@pertamina.com. Informasi mengenai Pertamina MOR VI terupdate juga dapat diakses di @pertaminaborneo.

Baca Juga: Menteri Keuangan Siap Bantu UMKM Kaltim

Editor: Fariz Fadhillah

Tolong pakekan foto ilustrasi SPBU

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Kurangi Banjir, Kaltim Coba Kolam Retensi
apahabar.com

Kaltim

Jokowi Pimpin Rakornas Karhutla, Isran: Kaltim Tak Masuk Daerah Rawan
apahabar.com

Kaltim

Jokowi Ajak Menteri ke Bukit Soeharto, Ibukota Makin Dekat ke Kaltim
apahabar.com

Kaltim

Penduduk Miskin di Kaltim, Calon Ibu Kota RI Naik
apahabar.com

Kaltim

Dirjen Otda: Kaltim Masuk Zona Kondusif Tahun Politik
Kaltim

Kaltim

Kaltim Dukung Rencana Kemenhub Kembangkan Bandara APT Pranoto Samarinda
apahabar.com

Kaltim

40 Transmigran di Kaltim Dijatah 2 Hektar Lahan per Orang
apahabar.com

Kaltim

Bertambah 129 Kasus, Positif Covid-19 di Kaltim Jadi 3.021
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com