Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Stok Pupuk Subsidi di Kaltim Aman

- Apahabar.com Rabu, 27 Februari 2019 - 05:50 WIB

Stok Pupuk Subsidi di Kaltim Aman

Ilustrasi pupuk bersubsidi. Foto-antara

apahabar.com, BALIKPAPAN – Stok pupuk bersubsidi maupun nonsubsidi untuk musim tanam 2019 di Kalimantan Timur dipastikan aman. Selain itu juga masih ada pupuk nonsubsidi, khususnya bagi perusahaan perkebunan besar dan petani yang tidak memenuhi syarat menerima pupuk subsidi.

“Kaltim dapat jatah pupuk urea bersubsidi sebanyak 17.934 ton dan alokasi penyaluran pupuk NPK subsidi berjumlah 36.699 ton,” kata Account Executive PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) Dede Sulistiawan dikutip dari Antara, Rabu (27/2).

Baca Juga: Badak di Kalimantan Diselamatkan

Menurut Dede, jumlah pupuk bersubsidi yang dijatahkan sudah sesuai dengan permintaan petani melalui Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Di dalam RDKK tersebut para petani yang bergabung dalam kelompok tani menghitung kebutuhan pupuk mereka dengan pendampingan penyuluh pertanian.

“Kami tidak mencampuri perhitungan oleh petani tersebut. Yang kami terima daftar yang sudah jadi yang disahkan kepala dinas pertanian, baik di kabupaten/kota ataupun di provinsi,” jelas Dede.

RDKK provinsi disampaikan ke pemerintah pusat untuk dimintakan persetujuan mendapatkan subsidi dari APBN. Kemudian setelah disetujui pemerintah, PKT berkewajiban memenuhi kebutuhan pupuk bersubsidi tersebut.

Baca Juga: Kebutuhan Solar untuk Wilayah Bontang Dijamin Aman

Untuk setiap kebutuhan yang angkanya tertera di RDKK, PKT sekurangnya menutup separonya dalam kesempatan pengiriman pertama.

“Minimal cukup untuk stok selama 2 minggu, setelah itu stok terus dikirim sesuai dengan jumlah yang tercantum di dalam RDKK,” ujarnya.

Selain Kalimantan Timur, PKT juga mengirim pupuknya untuk Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara, serta sebagian Jawa Timur dan Panti Utara Jawa.

Tahun 2019 ini PT Pupuk Kaltim menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan alokasi 2019 sesuai Permentan Nomor 47 tahun 2018 yaitu jenis Urea Rp1800 per kg dan pupuk jenis NPK Rp2.300 kg.

Baca Juga: Menteri Keuangan Siap Bantu UMKM Kaltim

Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kaltim

Kaltim Bertekad Bangun 300 Hektare Hutan Rakyat di Jonggon

Kaltim

Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19
apahabar.com

Kaltim

Jokowi Segera Resmikan Tol Pertama di Kalimantan
apahabar.com

Kaltim

Pagi Tadi, Korban Diterkam Buaya di Buluminung Ditemukan
apahabar.com

Kaltim

Impor Sejumlah Komoditas di Kaltim Capai 3,75 M
Balikpapan

Kaltim

Teritip Geger! Pekebun Tewas Tergantung di Kamar Mandi Majikan
Ganja

Kaltim

Nekat Edarkan Ganja, ABH di Balikpapan Diringkus Polisi
apahabar.com

Kaltim

Gubernur Isran Bakal Perjuangkan Konsolidasi Regulasi Dukungan Anggaran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com