Alasan Mengapa Api di Patmaraga Kotabaru 5 Jam Baru Padam Ratusan Rumah Terbakar, Dapur Umum Mulai Dibuka di Patmaraga Kotabaru Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel

Tak Maksimal Berikan Pelayanan, Polisi Diminta Telisik Soal Proyek Besar PDAM

- Apahabar.com Senin, 18 Februari 2019 - 19:30 WIB

Tak Maksimal Berikan Pelayanan, Polisi Diminta Telisik Soal Proyek Besar PDAM

Petugas tengah membenahi pipa yang bocor. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Pecahnya pipa 1200 mm milik PDAM Bandarmasih di Jalan Gubernur Syarkawi, Kabupaten Banjar, kini mulai dipertanyakan terkait kualitas proyek besar milik perusahaan penyedia air bersih itu.

Ketua Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kalimantan Selatan (Kalsel), H Winardi Sethiono mendesak pihak aparat dalam hal ini kepolisian untuk menelisik proyek-proyek besar di PDAM.

“Proyek PDAM kan besar, tapi hasilnya tidak pernah maksimal,” kata Winardi, Senin (18/2).

Baca Juga: Perbaikan Pipa PDAM Rampung, Sebagian Wilayah di Banjarmasin Ini Belum Kebagian

Dia juga mempertanyakan, tugas aparat hukum dalam pengawasan proyek berskala besar itu, namun tidak memberikan kenyamanan kepada masyarakat. Sementara itu masyarakat saat ini tentu minta perhatian supaya pelayanan yang diberikan maksimal.

“Melihat kejadian ini (kebocoran pipa) kami sangat menyayangkan sekali. Padahal, kami menganggap PDAM itu sudah profesional,” sambungnya.

Beberapa waktu lalu, PDAM Bandarmasih memberlakukan kebijakan per sepuluh kubik untuk pelanggan. Hal itu dianggap ketua JPKP adalah langkah profesional yang diberlakukan dan itu bisa diartikan PDAM Bandarmasih punya progres yang baik.

Sayangnya, pecahnya pipa air itu seakan mencoreng level baik yang sudah di sematkan.

Sementara itu, di kutip dari laman Prokal.co Ombudsman RI Perwakilan Kalsel meminta untuk dilakukan audit umur pipa yang sudah dipasang di kawasan Jalan Gubernur Syarkawi, Kabupaten Banjar itu.

“Bahkan, kalau disebabkan kelalaian internal PDAM warga dibebaskan dari biaya denda atau ada pemotongan biaya bulanan sebab ada kerugian yang dirasakan publik,” kata Muhammad Firmansyah Asisten Ombudsman RI Perwakilan Kalsel.

Baca Juga: Waspada, Depot Air Isi Ulang Tak Terdaftar Terindikasi Tidak Higienis

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel

Waspada, Perhatikan Peringatan BMKG Terkait Cuaca di Kalsel Hari Ini!
apahabar.com

Kalsel

Food Estate di Kapuas, 5 Kelompok Ternak di Dadahup Dibantu Itik
apahabar.com

Kalsel

Subhanallah, Sebuah Al Quran Selamat dari Amukan Api di Kampung Arab
apahabar.com

Kalsel

Enam Budak Sabu di Banjarbaru Dibekuk, Satu IRT
apahabar.com

Kalsel

Lapas Banjarmasin Terima Ratusan Buku Bacaan untuk Para Narapidana

Kalsel

Berry Siap Jabat Wabup HST, Laporan di Polda Kalsel Terus Jalan

Kalsel

Anggota DPR RI Sesalkan Penyiraman Air Keras Pejabat Kemenkumham Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Baru Tala dan Kotabaru Laporkan Logistik Rusak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com