Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Temuan di Lapas Banjarbaru, Uang Belasan Juta hingga Obat-obatan

- Apahabar.com Jumat, 15 Februari 2019 - 12:05 WIB

Temuan di Lapas Banjarbaru, Uang Belasan Juta hingga Obat-obatan

Kepala Kanwil Kemenkumham Kalsel, Ferdinand Siagian (dua kanan) memimpin operasi penggeledahan, semalam (14/2). Foto-Kemenkumham for apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Selatan (Kemenkumham Kalsel) menemukan uang belasan rupiah beserta obat-obatan terlarang dari dalam Lapas Kelas III Banjarbaru.

Uang sebanyak Rp 14.537.500, 8 unit Handphone dan sejumlah butir obat-obatan serta barang terlarang diamankan pada sebuah operasi, Kamis (14/2) malam tadi.

“Total personel yang dilibatkan sebanyak 240 orang. Terdiri dari 7 tim pada 7 blok lokasi penggeledahan,” ujar Kepala Divisi Pemasyarakatan, Alfi Zahrin, Jumat (15/2) pagi.

Rupanya, uang yang ditemukan petugas merupakan uang koperasi yang disimpan oleh warga binaan pemasyarakatan. Seharusnya uang itu dititipkan sebelum mereka kembali ke kamar.

“Karena WBP tidak boleh memegang uang,” jelasnya.

Terkait temuan barang-barang lain, dia menduga berasal dari tamu atau pengunjung. Ke depan pihaknya akan terus mencoba menekan masuknya barang dari luar. Pihaknya juga akan menjadikan temuan ini sebagai bahan evaluasi, salah satunya pengadaan metal detektor.

Baca Juga: Oknum Sipir Lapas Banjarbaru Terlibat Narkoba Akan Dipecat!

“Perlu dilakukan pembaharuan lagi agar dapat mendeteksi lebih banyak seperti obat-obatan. Saat ini masih manual dengan meraba satu per satu.” ujarnya.

Sementara, Kepala Kanwil Kemenkumham Kalsel, Ferdinand Siagian mengatakan operasi tersebut sebagai tindak lanjut Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan tentang Langkah-Langkah Progresif dan Serius Upaya Pemberantasan Narkoba di Rutan/Cabang Rutan, Lapas, dan LPKA.

Operasi semacam itu wajib dilaksanakan oleh seluruh Petugas Pemasyarakatan. Tujuannya, menciptakan kondisi yang bebas dari peredaran handphone dan memutus jaringan narkoba yang kerap dikendalikan oleh WBP.

“Setiap pengunjung dan petugas yang memasuki area Lapas atau Rutan wajib digeledah tanpa terkecuali,” katanya.

Adapun, operasi dikomandoi tim Satuan Tugas Keamanan dan Ketertiban (Satgas Kamtib) dari Divisi Pemasyarakatan dibantu jajaran Satgas Kamtib UPT sekitar.

Ferdinand mengatakan, Kemenkumham akan berkomitmen memberantas peredaran narkoba dari dalam Lapas.

Baca Juga: Oknum Sipir Ditangkap, Sabu Diduga dari Lapas Teluk Dalam Banjarmasin

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

PMI Berharap Zonasi Logistik Menyentuh Seluruh Wilayah Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Bantu Masyarakat, PEKAT IB Banjarmasin Sediakan Layanan Hukum
apahabar.com

Kalsel

Warga Drop Usai Rapid Test, Bang Dhin: Tim GTPP Covid-19 Mesti Punya Layanan Psikolog
apahabar.com

Kalsel

Dari Transmisi Lokal, Satu Keluarga di HST Terpapar Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Mau Tahu Cuaca Hari Ini? Simak Ramalan BMKG
Menara

Kalsel

Menara Pemancar Disapu Angin, Jaringan Internet Desa di Tabukan Batola Terputus
apahabar.com

Kalsel

Proyek Kutabamara Mencapai 30 Persen

Kalsel

Pengamat: Penonaktifan Wakil Bupati Tabalong Tidak Etis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com