Pernah Cekcok, Warga LAS HST Nekat Bacok Rekan Sekampungnya Kakek di Banjarmasin Meninggal Misterius di Hotel, Polisi Lakukan Pemeriksaan Polisi Tewas di Sungai Martapura, Sudah 2×24 Jam Faisal Diperiksa Intens Akhirnya, Tunggakan Honor Relawan Covid-19 di Banjarmasin Dibayar! Duh, Honor Relawan Covid-19 di Banjarmasin Belum Dibayar

Tenang, Gempa di Malang Tak Berpotensi Tsunami

- Apahabar.com Selasa, 19 Februari 2019 - 11:44 WIB

Tenang, Gempa di Malang Tak Berpotensi Tsunami

Ilustrasi gempa. Foto-jabar.pojoksatu.id

apahabar.com, JAKARTA – Gempa berkekuatan 5,9 magnitudo yang sempat menggetarkan Malang tak berpotensi tsunami.

Pukul 02.30.26 WIB, Selasa, 19 Februari 2019 gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Samudra Hindia Selatan Jawa.

Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempa bumi ini berkekuatan M=5,9 yang selanjutnya dilakukan pembaruan menjadi M=5,6.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9,67 LS dan 112,74 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 170 km arah selatan Kota Kepanjen, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur pada kedalaman 42 km.

Gempa bumi di selatan kabupaten Malang ini, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempa bumi dangkal ini diakibatkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah lempeng Eurasia.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar naik (thrust fault).

Baca Juga: Gempa Malang Terasa hingga Nusa Dua dan Kuta

Guncangan gempa bumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Lumajang, Malang, Blitar, Karangkates III – IV MMI, Sawahan III MMI, Kuta, Nusa Dua II-III MMI.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

Dalam siaran persnya, BMKG memperkirakan gempa bumi tak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 03.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) sebanyak 3 kali.

Kepada masyarakat BMKG mengimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi,” demikian bunyi siaran pers tersebut.

Baca Juga: Terdengar Ledakan, Polisi Evakuasi Pengunjung Pasar Sampang

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Mengingat Kembali Perjuangan Pahlawan dari Brunei Darussalam
apahabar.com

Nasional

Tertembak Saat Demo Hong Kong, Jurnalis Indonesia Buta Permanen
apahabar.com

Nasional

Gubernur Kaltim: Pemindahan Ibu Kota untuk Kebutuhan Bangsa
apahabar.com

Nasional

KPK Tetapkan Hakim PN Balikpapan Tersangka Kasus Suap
apahabar.com

Nasional

Baseko Surabaya: Proyek Basement RS Siloam Diduga Ambleskan Jalan Gubeng
apahabar.com

Nasional

Hasil Investigasi Rusuh 21-22 Mei Segera Diungkap
apahabar.com

Nasional

Hore, 180 Juta Vaksin Covid-19 Hadir di Indonesia Akhir Tahun
apahabar.com

Nasional

New Normal, Jokowi: Beradaptasi Bukan Berarti Menyerah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com