BREAKING! Hari Pertama Lebaran, Sejumlah Desa di Haruyan HST Terendam Banjir Lebaran, Si Jago Merah Hanguskan Sejumlah Rumah di Lambung Mangkurat Samarinda Lebaran Pertama, Rumah hingga Jalan Provinsi di Satui Tanah Bumbu Terendam Idulfitri 1442 Hijriah, Ratusan Napi di Barabai Diganjar Remisi Salat Id, Jemaah Masjid Agung Al-Falah Tanbu Doakan Covid-19 Cepat Lenyap

Terdakwa Pembunuhan Diadili, Keluarga Demo PN Banjarmasin

- Apahabar.com Rabu, 20 Februari 2019 - 17:53 WIB

Terdakwa Pembunuhan Diadili, Keluarga Demo PN Banjarmasin

Belasan orang mendemo Pengadilan Negeri Banjarmasin, Rabu (20/2) siang. Para keluarga Syarbani, korban pembunuhan itu meminta hakim menghukum berat para pelaku. Foto-apahabar.com/Eddy

apahabar.com, BANJARMASIN – Belasan orang menuntut hakim Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin menghukum mati para pelaku pembunuhan Syarbani (35).

Para keluarga korban pun menggelar unjuk rasa di halaman parkir PN Banjarmasin, Rabu (20/2) siang tadi.

Mereka menuntut keadilan atas kematian warga Jalan Prona IV, Gang Ridha, Kecamatan Banjarmasin Selatan pada Oktober 2018 silam.

Unjuk rasa bertepatan dengan digelarnya sidang perdana terhadap para pelaku pembunuhan oleh PN.

Dimulai dengan orasi di halaman parkir, aksi kemudian mendapat penjagaan ketat polisi.

Sidang pun berjalan mulus, lantaran ruang gerak pedemo hanya bisa sampai di depan ruang sidang.

Massa hanya dapat membentangkan kertas bertuliskan ‘Hukuman seberat-beratnya pelaku’.

“Majelis hakim harus menjatuhkan vonis seadil-adilnya, yaitu hukuman mati. Nyawa harus dibayar dengan nyawa,” tuntut Sarkawi, paman korban kepada apahabar.com.

Selain itu, Sarkawi berharap jaksa bisa menyeret para pelaku lain dalam insiden berdarah itu.

“Sebenarnya pelaku ada tujuh orang. Tapi polisi hanya menangkap empat pelaku. Tiga pelaku lainnya belum tersentuh secara hukum hingga saat ini. Semoga terdakwa berani bicara,” tambah dia.

Dalam rombongan pedemo, juga terdapat salah seorang korban luka, yakni Halim.

Kepada apahabar.com, korban Halim mengaku sangat dirugikan akibat penganiayaan, terlebih ia harus dirawat serius di RSUD Ulin Banjarmasin pasca kejadian.

“Saya datang ke rumah korban untuk bertamu saja, tiba tiba datang pelaku dan langsung mengamuk,” ungkapnya.

Halim dan Syarbani sebelumnya menjadi korban pengeroyokan oleh empat orang pelaku, Selasa 2 Oktober 2010, sekira pukul 00.15 Wita, di Jalan Prona IV, Gang Ridha RT 35 RW 02 Pemurus Baru, Banjarmasin Selatan.

Syarbani alias Daeng  meregang nyawa dalam penanganan medis.

Korban diketahui berprofesi buruh angkut angkut barang di Pasar Lima.

Korban diduga dikeroyok empat orang yang juga berprofesi sebagai tenaga pengangkut barang.

Tak butuh waktu lama, Polisi meringkus empat orang pelaku pembunuhan. Mereka bernama Ahmad (26), Haris (23), Birin (33) dan Imuh (60) yang merupakan pekerja angkut barang di Pasar Lima.

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Polisi Bekuk Pembuat Uang Palsu Pecahan 5 ribu-100 Ribu
apahabar.com

Hukum

Polisi Tangkap Pelaku Gesek-gesek Kemaluan di KRL
apahabar.com

Hukum

Pengedar dan 250 Botol ‘Gaduk’ Diamankan
apahabar.com

Hukum

Wajah Pria HSU Ini Pucat, Saat Polisi Periksa Tas Selempang Miliknya
apahabar.com

Hukum

Transaksi Sabu dengan Polisi, 2 Pemuda di Banjarmasin Barat Diringkus Polisi
apahabar.com

Hukum

Polisi Tunggu Hasil Visum Remaja Gantung Diri di Pelabuhan Lama
apahabar.com

Hukum

Catatan Akhir Tahun, 7 ‘Dosa Besar’ Pelanggaran Hukum di Tapin
apahabar.com

Hukum

Dari Ambruknya Jembatan Mandastana, Satu Terpidana Lagi Bayar Denda
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com