OTT KPK di Amuntai, Pegawai Kaget Ruang Kerja Bupati HSU Sudah Disegel Siang Ini, KSAL Bareng Menko Perekonomian Kunker Tinjau Vaksinasi-Replanting di Kotabaru Raperda Pajak HST Tuai Kritik, Jangan Matikan Usaha Kecil Kans Terakhir, Jawara Gulat SEA Games 2013 Asal Tapin Bidik Emas PON Papua Kronologis OTT KPK di Amuntai HSU, Beranjak dari Laporan Masyarakat

Tiga Tahun Jabatan Ibnu-Herman, Ini Hadiah dari Anang Rosadi

- Apahabar.com     Rabu, 13 Februari 2019 - 15:55 WITA

Tiga Tahun Jabatan Ibnu-Herman, Ini Hadiah dari Anang Rosadi

Tak terasa 3 tahun sudah pasangan Ibnu-Herman memimpin Banjarmasin. Foto- PKS.id

apahabar.com, BANJARMASIN – Hari ini, Rabu 13 Februari 2019 tepat tiga tahun Ibnu Sina – Hermansyah memimpin Banjarmasin, sejak memenangi perebutan sebagai orang nomor satu di kota berjuluk seribu sungai pada 2015 silam.

Perayaan tersebut diwarnai dengan  penyampaian torehan prestasi selama tiga tahun silam melalui Comperence Press bersama awak media bertempat di Rumah Makan Palui, Jafri Zam-zam, Banjarmasin.

Namun, di sisi lain, seorang masyarakat Banjarmasin bersikeras melaporkan sang wali kota ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polisi Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Kalsel) terkait ketidaksediaan Pemko Banjarmasin membuka aset daerah yang diminta. Ia adalah Anang Rosadi.

Baca Juga: Anang Rosadi Dicecar 9 Pertanyaan oleh Penyidik Ditreskrimsus Polda Kalsel

Anang diperiksa oleh tim penyidik sekitar kurang lebih 3 jam dan dicecar 9 pertanyaan. Dari pukul 10.00 – 13.00 WITA. Dia tak sendiri, tetapi ditemani oleh rekan setianya, Rakhmat Nopliardy.

Dalam pemeriksaan tersebut, ia menjelaskan kepada penyidik terkait sanksi pidana yang dilakukan oleh Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina lantaran mengabaikan putusan Komisi Informasi Provinsi (KIP) Kalimantan Selatan dan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Padahal, perihal itu sudah diatur dalam UU KIP.

“PTUN menguatkan putusan dari KIP. Itu tak ada banding dari pihak Wali Kota,” ucapnya kepada rekan media, Rabu (13/2/2019).

Pihaknya bukan menggugat masa lalu, namun menggugat tindakan Wali Kota yang tidak memberikan dokumen diminta. “Itu yang harus dipahami oleh Pemko Banjarmasin” tegasnya.

Baca Juga: Wali Kota Banjarmasin : Segera Robohkan Bangunan Jomblo Itu

Ia menegaskan, apabila ada seorang pejabat atau di level manapun yang melindungi pengusaha mati-matian, itu disinyalir adanya dugaan suap. Aset daerah tersebut adalah milik rakyat yang harus disampaikan kepada publik. Sudah rakyat berhak mengetahui harta miliknya. “Sayangnya, Wali Kota seakan melindungi,” katanya.

Sementara itu, Rakhmat Nopliardy mengungkapkan, 9 pertanyaan yang dilayangkan oleh penyidik terkait dengan kronologis dari awal pihaknya mengajukan surat permohonan sampai dengan esksekusi peradilan.

Menurutnya, apa yang telah diputuskan peradilan tidak dilakukan oleh Ibnu Sina. Wali kota dinilai mengabaikan perintah peradilan dan diduga melanggar UU KIP. Wali kota bisa dikenakan ancaman hukuman pidana 1 tahun kurungan penjara dan Rp5 juta.

“Hukum tak memandang siapa pun. Ini  menjadi contoh yang tak baik bagi masyarakat Banjarmasin,” tutupnya.

Baca Juga: KPU Banjarmasin Sosialisasikan Pemilu di Ponpes Nurul Jannah

Adapun, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina dalam Comperence Press mengatakan, pihaknya masih membentuk tim penulusuran ulang aset Pemerintah kota Banjarmasin. Dengan waktu kerja selama 3 bulan. Rencananya, aset tersebut akan dimuat kedalam website SIGAP agar masyarakat Banjarmasin bisa mengaksesnya.

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mobil Baru Dewan Dipasang Stiker

Kalsel

Perang Alat Bukti di Sidang MK Jilid II: H2D Siapkan 476, BirinMu Hampir 600
apahabar.com

Kalsel

Siap-Siap..!! Distribusi Air Bersih di Banjarmasin Bakal Terganggu Lagi
apahabar.com

Kalsel

Guru Kapuh Ajak Warga Binaan Rutan Kandangan Cinta Rasullullah dan Wali Allah
apahabar.com

Kalsel

Pemicu Tingginya Angka Kecelakaan Pelayaran di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Mayor Inf Gatot Teguh Waluyo Pelopori Sampah Jadi ‘Emas’
apahabar.com

Kalsel

Paman Birin-H Muhidin Bersanding di Pilgub 2020, Denny Indrayana Tetap Optimis
Buku Pendamping LKS

Kalsel

Pemkot Banjarbaru Tegas Larang Jual Beli Buku Pendamping LKS di Sekolah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com