Nah Lho.. Anggota DPRD Kalsel Terjaring Jam Malam di Banjarmasin Yang Terjadi Jika MK Menerima Permohonan AnandaMu… Saat Banjarmasin Berlakukan Jam Malam: Lampu-Lampu Dimatikan, ‘Jalur Tikus’ Dijaga Ketat 3 Pelajar Banjarmasin Raih Juara Lomba Baca Berita, Salah Satunya dari SMP Almazaya Maksimalkan Penyekatan, Kalsel Tutup Semua Jalur Mudik Provinsi-Kabupaten

Usai Habisi Nyawa Istrinya, Si Suami Bunuh Diri

- Apahabar.com Minggu, 10 Februari 2019 - 21:24 WIB

Usai Habisi Nyawa Istrinya, Si Suami Bunuh Diri

Ilustrasi percobaan bunuh diri. Foto-net

apahabar.com, PALEMBANG – Aksi nekat bunuh diri dilakukan seorang pria dengan meloncat dari Jembatan Ogan Palembang, usai menghabisi nyawa istrinya, Linda Fitria (38). Linda tewas pada Sabtu (9/2) malam pukul 20.30 Wib.

Korban diduga dihabisi Febrianto (38). Warga Jalan Sepakat No 101 RT 02 RW 01 Kelurahan Kemang Manis Kecamatan IB II Palembang itu tewas dengan kondisi menggenaskan dengan 24 lika tusuk dan luka lebam.

Kapolsek Ilir Barat I Kompol Agus Hairudin di Palembang, Minggu, membenarkan kejadian tersebut. Polisi juga sudah mengevakuasi jasad Linda Fitria ke RS Bhayangkara untuk divisum.

Baca Juga: Laskar Merah Putih Jakbar Bulat Dukung Jokowi-Ma’ruf

“Kini kami masih mencari pelakunya, baik dalam keadaan hidup maupun meninggal dunia,” kata dia. Linda Fitria tewas diduga karena dihujani tusukan benda tajam oleh suaminya, Febrianto (38) di dalam rumahnya sendiri.

Terungkapnya kejadian ini, ketika Ketua RW Suhaimi (61) mendengar teriakan korban. Lalu, Suhaimi menanyakan kepada orang tua korban, M Syarif (60).

“Malam itu dijawab oleh orangtua korban kemungkinan itu suara anak korban,” kata Kapolsek.

Keesokan paginya, barulah orangtua korban mengatakan kalau dirinya di telpon oleh orang tidak dikenal bernama Dedy. Kabar tersebut menjelaskan bahwa Febrianto meninggalkan sepeda motor di atas jembatan Ogan Kertapati kemudian meloncat ke sungai.

“Saat saya mau memberitahukan informasi ini ke Linda, ternyata ia sudah tewas,” ungkap M Syarif, ayah korban.

Syarif menduga peristiwa berdarah yang merenggut nyawa anaknya itu merupakan puncak dari keributan yang sudah berlangsung dua tahun terakhir, karena motif ekonomi.

Baca Juga: Ketika UAS Bersua Mbah Moen, Tak Ada Pembicaraan Politik

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Garuda

Nasional

Cuaca Buruk, Garuda dan Lion Air Tujuan Pontianalk Gagal Mendarat
apahabar.com

Nasional

Penerimaan CPNS 2019, Kementerian Agraria dan Tata Ruang Cari 727 Orang
apahabar.com

Nasional

Sidang MK, KPU Tolak Perbaikan Permohonan Gugatan Prabowo-Sandi
apahabar.com

Nasional

WHO: Meski Ada Vaksin, Kemungkinan Corona Tidak Bisa Hilang
apahabar.com

Nasional

Lanjutan Situng KPU untuk Pilpres
HPN 2020

Nasional

Hari Pers Nasional Bersama Jokowi, Simak Jadwalnya
Covid-19

Nasional

Pasien Sembuh dari Covid-19 Nasional Tembus 500 Ribu, Simak Sebarannya

Nasional

Hanya Dalam Sehari, Gunung Merapi Lepaskan 34 Kali Lava Pijar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com