Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Viral, Dokter ‘Cantik’ Rupanya Gadungan

- Apahabar.com Sabtu, 23 Februari 2019 - 12:33 WIB

Viral, Dokter ‘Cantik’ Rupanya Gadungan

Dokter kecantikan gadungan bersama asistennya saat ini diamankan di Mapolres Bone, Rabu (20/02/2019). Foto-Supriadi Ibrahim/SINDOnews

apahabar.com, WATAMPONE – Tertangkapnya dokter gadungan yang mengaku sebagai ahli di bidang kecantikan viral di jagat dunia maya.

Mereka adalah Ammyza Tomme alias Emmisa (28) dan rekannya, Arini (30).

Keduanya diamankan pekan lalu, di sebuah kamar di hotel di Jalan Ahmad Yani, Watampone.

Kini mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penipuan oleh pihak Mapolres Bone, Kamis (21/2).

Bagaimana sepak terjangnya?

Emisa, dikutip dari Detik, sejatinya warga Enrekang. Untuk mengelabui korbannya ia mengaku sebagai dokter ahli dari Singapura yang berasal dari Malaysia.

Sedangkan, Arini merupakan asisten Emisa selama menjalankan praktik ‘tipu-tipu’. Ia bertemu dengan Rini di Malaysia.

Layaknya dokter, Emisa selalu menggunakan pakaian jas putih. Sedangkan Rini, berperan sebagai penggaet klien atau pasien.

Praktik kecantikan wajah yang dijalankannya, yakni suntik anestesi. Kepada para pasien, mereka mematok Rp 8 juta hingga 13 juta. Itu untuk perawatan bentuk wajah sesuai dengan yang diinginkan.

Baca Juga: Tilap Puluhan Juta dan Ngaku Bisa Hilang, Dukun Palsu di Banjarbaru Diciduk

apahabar.com

Dokter kecantikan gadungan bersama asistennya. Foto-Detik.com

Seiring berjalannya waktu, pasien Emisa kesal. Jalur komunikasi tiba-tiba terputus. Dokter seolah menghilang dan enggan bertanggung jawab terkait kerusakan wajah korban yang timbul belakangan waktu.

Sejumlah pasien memilih melapor ke polisi. Saat diamankan, Emisa tengah melakukan operasi penyuntikan terhadap salah seorang pasiennya. Namun, Emisa tidak dapat menunjukkan izin praktiknya itu. Dia bukan dokter.

Akhirnya, Emisa mengaku. Keahliannya adalah hasil belajar otodidak. Sebelumnya juga pernah ikut kursus kecantikan di Malaysia. Berperan layaknya dokter sungguhan semata untuk memperdaya korban.

Kini, kasus penipuan bermodus dokter yang ahli di bidang kecantikan ini sedang memasuki tahap penyidikan. Hingga kemarin, Jumat (22/2), korban Emisa terus bertambah. Memasuki hari ketiga pasca diamankan, polisi menyebut korban yang melapor sudah berjumlah tujuh orang. Salah satu yang melapor ke Mapolres Bone adalah NS. Ia mengaku merugi hingga Rp4,5 juta.

“Tadi ada lagi satu warga yang datang mengadu sebagai korban malpraktek dokter gadungan itu. Jadi jumlahnya sudah ada tujuh korban,” beber Kasat Reskrim Iptu Muhammad Pahrun dikutip dari SINDOnews.

Kepada polisi, NS mengaku rela mengeluarkan kocek pribadinya demi mendapatkan perawatan kecantikan dari tersangka Emmisa. Namun sayang, harapannya menjadi lebih cantik sirna. Malahan dia merasakan ada kelainan di wajahnya.

“Muka saya hitam sampai lebam akibat suntikan. Saya kecewa dan merasa dirugikan oleh dia karena ternyata dia bukan dokter, nanti saya tau setelah ada yang lapor dia, kami ditipu sama dia pak,” ujar NS.

Korban lain umumnya mengeluhkan soal pembengkakan di area sekitar wajah yang disuntik. Selain Emisa dan Rini, polisi mengamankan barang bukti berupa alat medis beserta baju yang kerap digunakan.

Baca Juga: Nia Ramadhani dan Ola Ramlan bakal Diperiksa Tekait Kosmetik Palsu

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Sandiaga: Penegak Hukum Harus Bertindak Kasus di Malaysia
apahabar.com

Nasional

Waspadai Penyebaran Flu Babi
apahabar.com

Nasional

Tinjau Karhutla di Kalsel, Wakapolri: 4 Tersangka Sudah Kita Tahan
apahabar.com

Nasional

BMKG Ingatkan Jemaah Haul Guru Sekumpul Potensi Hujan Sore Ini
Update Covid-19 di Indonesia: 330 Kasus Baru, 3.842 Positif, 286 Sembuh

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: 330 Kasus Baru, 3.842 Positif, 286 Sembuh
apahabar.com

Nasional

Yuliandre, Komisioner KPI Pusat Masuk Bursa Menteri Milenial
apahabar.com

Nasional

Pemprov: KEK MBTK 100 Persen Siap Diresmikan
apahabar.com

Nasional

Musda BPD Hipmi, MHM: Boleh Bersaing, Tetap Junjung Tinggi Kekeluargaan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com