Persiba Balikpapan Gasak PSIM Yogyakarta 2-0 Tarif Air Bersih Naik, Dewan Kotabaru Minta Pelayanan PDAM Ikut Membaik Indomaret Izin Masuk Barabai Bukan Pepesan Kosong Gaji ke-13 Sudah Cair Rp 8 Triliun, ASN Banjarmasin Sabar Dulu… Ratusan Anggota Polda Kalsel Naik Pangkat, Irjen Rikwanto Beri Wanti-wanti

Viral Puluhan Murid Dilecehkan Oknum Guru, KPAI Turun Tangan

- Apahabar.com     Rabu, 20 Februari 2019 - 13:12 WITA

Viral Puluhan Murid Dilecehkan Oknum Guru, KPAI Turun Tangan

Ilustrasi. Foto-sumbartoday.com

apahabar.com, MALANG – Seorang oknum guru di Malang, Jawa Timur diduga melakukan pelecehan seksual terhadap puluhan siswa di sekolah tempat ia mengajar.

Sayangnya pelaku dianggap oleh sebagian pihak menerima sanksi yang tidak sepadan. Kasus ini kini dalam penanganan Polres Malang Kota.

Untuk mengawal kasus ini Ketua Komisi Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait didampingi sejumlah aktivis perempuan dan anak mendatangi sekolah.

Dikutip dalam video milik Kompas TV, Aris meminta pihak sekolah termasuk guru membantu proses penyelidikan polisi.

“Sudah ada pemanggilan para wali (korban kekerasan seksual) oleh pihak sekolah dan Dinas Pendidikan dan dinyatakan di sini ada 20 korban yang mengalami kejahatan seksual,” ujar Arist di sekolah tersebut.

Ada dugaan oknum guru tersebut melakukan perbuatan serupa di sekolah sekolah sebelumnya ia mengajar.

“Dari informasi yang akurat, ada informasi telah terjadi berulang ulang peristiwa yang sama dari sekolah,” jelasnya.

Baca Juga: Fenomena Mabuk Lem Fox di Kota Banjarmasin Bikin Miris

Masih menurut Aris, sampai sejauh ini polisi telah memeriksa 15 orang saksi yang merupakan korban pelecehan seksual oleh kepolisian. Dalam waktu dekat, kata dia, polisi akan segera memeriksa oknum guru terlapor.

Arist memastikan, Komnas PA akan terus mendampingi kasus kejahatan seksual ini sampai tuntas.

Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Malang, AKP Komang Yogi Arya Wiguna mengatakan penyelidikan tak menemui kendala berarti.

“Saksi-saksi yang cukup banyak hanya butuh waktu untuk memeriksanya,” jelas dia.

Terkait adanya peningkatan status terlapor dalam kasus ini, dirinya belum bisa memastikan.

“Terlapor sebagai tersangka menunggu penyidikan dan pengumpulan alat bukti dulu,” jelasnya.

Sebelumnya, aksi ini viral setelah warga tergabung Aliansi Tolak Kekerasan Seksual berdemo di depan Dinas Pendidikan, kawasan Jalan Veteran Kota Malang.

Mereka menganggap sanksi yang diberikan pihak sekolah kurang sepadan. Mereka juga menganggap penyelidikan oleh polisi berjalan lamban. Untuk itu, mereka meminta Dinas Pendidikan untuk ikut memantau proses penyelidikan.

Baca Juga: Mayat Tanpa Kepala di Kotabaru, Polisi: Pelaku Tidak Tunggal

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Rutan Tanjung

Tak Berkategori

Lagi, Warga Binaan Rutan Tanjung Divaksin Covid-19
apahabar.com

Tak Berkategori

Aplikasi Populer Selama Puasa #dirumahaja
apahabar.com

Tak Berkategori

Haul Habib Basirih, Ribuan Peziarah Mulai Padati Kubah
apahabar.com

Tak Berkategori

Ade Govinda Ciptakan Lagu Cintaku Kandas untuk Luna Maya? Berikut Penjelasannya
apahabar.com

Tak Berkategori

Ahli Tak Sarankan 2 Olahraga Ini Selama Pandemi Covid-19
apahabar.com

Tak Berkategori

Polda Kalsel dan Korem 101/Antasari Gelar Rakor Tertutup Terkait Kedatangan Jokowi
apahabar.com

Tak Berkategori

Bawaslu Gerah, Peserta Pemilu Sengaja Tak Turunkan APK
apahabar.com

Tak Berkategori

Klaim Keberhasilan 90 Persen, TRGD Kalsel Siap Bangun 2 Sumur Bor Tower
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com