Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Viral Puluhan Murid Dilecehkan Oknum Guru, KPAI Turun Tangan

- Apahabar.com Rabu, 20 Februari 2019 - 13:12 WIB

Viral Puluhan Murid Dilecehkan Oknum Guru, KPAI Turun Tangan

Ilustrasi. Foto-sumbartoday.com

apahabar.com, MALANG – Seorang oknum guru di Malang, Jawa Timur diduga melakukan pelecehan seksual terhadap puluhan siswa di sekolah tempat ia mengajar.

Sayangnya pelaku dianggap oleh sebagian pihak menerima sanksi yang tidak sepadan. Kasus ini kini dalam penanganan Polres Malang Kota.

Untuk mengawal kasus ini Ketua Komisi Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait didampingi sejumlah aktivis perempuan dan anak mendatangi sekolah.

Dikutip dalam video milik Kompas TV, Aris meminta pihak sekolah termasuk guru membantu proses penyelidikan polisi.

“Sudah ada pemanggilan para wali (korban kekerasan seksual) oleh pihak sekolah dan Dinas Pendidikan dan dinyatakan di sini ada 20 korban yang mengalami kejahatan seksual,” ujar Arist di sekolah tersebut.

Ada dugaan oknum guru tersebut melakukan perbuatan serupa di sekolah sekolah sebelumnya ia mengajar.

“Dari informasi yang akurat, ada informasi telah terjadi berulang ulang peristiwa yang sama dari sekolah,” jelasnya.

Baca Juga: Fenomena Mabuk Lem Fox di Kota Banjarmasin Bikin Miris

Masih menurut Aris, sampai sejauh ini polisi telah memeriksa 15 orang saksi yang merupakan korban pelecehan seksual oleh kepolisian. Dalam waktu dekat, kata dia, polisi akan segera memeriksa oknum guru terlapor.

Arist memastikan, Komnas PA akan terus mendampingi kasus kejahatan seksual ini sampai tuntas.

Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Malang, AKP Komang Yogi Arya Wiguna mengatakan penyelidikan tak menemui kendala berarti.

“Saksi-saksi yang cukup banyak hanya butuh waktu untuk memeriksanya,” jelas dia.

Terkait adanya peningkatan status terlapor dalam kasus ini, dirinya belum bisa memastikan.

“Terlapor sebagai tersangka menunggu penyidikan dan pengumpulan alat bukti dulu,” jelasnya.

Sebelumnya, aksi ini viral setelah warga tergabung Aliansi Tolak Kekerasan Seksual berdemo di depan Dinas Pendidikan, kawasan Jalan Veteran Kota Malang.

Mereka menganggap sanksi yang diberikan pihak sekolah kurang sepadan. Mereka juga menganggap penyelidikan oleh polisi berjalan lamban. Untuk itu, mereka meminta Dinas Pendidikan untuk ikut memantau proses penyelidikan.

Baca Juga: Mayat Tanpa Kepala di Kotabaru, Polisi: Pelaku Tidak Tunggal

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

47 Tersangka Narkoba Ditembak Mati Sepanjang 2018

Hukum

Hendak Pesta Sabu, 2 Pemuda Murung Pudak Tabalong Keburu Ditangkap Polisi
apahabar.com

Hukum

Misteri Asal-Usul Senjata Api Milter Standar NATO Milik KKB
apahabar.com

Hukum

Tilap Duit Miliaran, Kades Lok Buntar Desa Sungai Tabuk Segera Diadili
apahabar.com

Hukum

Polsek Banjarmasin Utara Ungkap Kasus Curanmor dari Pencuri Kotak Amal
apahabar.com

Hukum

Sat Narkoba Polres Banjar Libas Peredaran Ganja Lintas Provinsi
apahabar.com

Hukum

Nabi Palsu di HST Direhabilitasi, Jaksa Ajukan Banding
apahabar.com

Hukum

Terungkap, Jasad Dikira Boneka di Sungai Tabalong Diduga Dihabisi Kekasih Sendiri!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com