3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Waspada, Depot Air Isi Ulang Tak Terdaftar Terindikasi Tidak Higienis

- Apahabar.com Senin, 18 Februari 2019 - 16:23 WIB

Waspada, Depot Air Isi Ulang Tak Terdaftar Terindikasi Tidak Higienis

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Warga Kota Banjarmasin tampaknya perlu berhati-hati kalau ingin membeli air minum di depot air minum isi ulang. Pasalnya, Air
mineral isi ulang yang dijual sejumlah depot, belum tentu memiliki izin resmi standar kesehatan.

“Memang ada beberapa yang masih belum Terdaftar. Untuk itu kepada masyarakat agar hati-hati dan mereka berhak menanyakan kelaikan (kelayakan) izin kesehatan air,” kata Kuswanta, Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Kesehatan Olahraga Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin kepada Apahabar.com, Senin (18)2).

Kuswanto menjelaskan, air minum isi ulang bisa terkontaminasi zat-zat membahayakan disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya karena suplai air yang memang sudah kotor maupun peralatan yang digunakan untuk proses penyaringan tidak layak digunakan atau kotor.

Oleh sebab itu, pemilik harus melakukan pengawasan kepada pegawainya, mulai dari kebersihan alat-alat, dan kalau perlu memberi pelatihan.

“Kita juga menyampaikan kepada pemilik depot kalau perlu pegawainya diberikan pelatihan, dan tata cara kebersihan alat yang digunakan. Karena air tersebut harus higienis karena dikonsumsi banyak orang,” tutur Kuswanto.

Baca Juga: Air PDAM Macet, Warga Tanjung Pagar Serbu Kios Isi Ulang Galon

Kuswanto menambahkan, apabila air yang akan dikonsumsi ada ditemukan hal-hal yang berbahaya untuk kesehatan, pihaknya akan memberikan sanksi persuasif dan administratif kepada pemilik usaha air minum tersebut.

“Tapi sejauh ini aman aman saja mas. Karena ketika kami ada temuan, saat itu juga kita lakukan pembinaan kepada depot yang bersangkutan,” bebernya.

Menurut data dari Dinkes Kota Banjarmasin, ada kurang lebih 330 pemilik usaha depot air yang terdaftar. Dan yang paling banyak berdiri di kawasan Alalak dan Terminal KM 6, sedangkan di daerah lainnya depot air menyebar. Namun di luar itu, masih ada puluhan yang belum terdaftar.

“Kita melakukan pengawasan secara random, karena ratusan yang mendirikan depot air ini,” paparnya.

Oleh sebab itu, Kuswanto menghimbau kepada pemilik depot air minum isi ulang agar mentaati aturan. Pengusaha depot harus mengurus ijin, khususnya pemeriksaan dari dinas kesehatan (Dinkes).

Baca Juga: PDAM Efek, Depot Air Isi Ulang Diserbu Pembeli

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sasar Warga Pesisir Sungai Barito, Sat Polairud Polres Batola Sosialisakan ‘Ayo Pakai Masker’
apahabar.com

Kalsel

1.253 Rider Siap Taklukkan Gunung Sigaling HST
apahabar.com

Kalsel

Tahapan Pilkada Kalsel Dilanjutkan, KPU Kabupaten/Kota Segera Lantik PPS
apahabar.com

Kalsel

Geger Peti Misterius di Sekumpul, Polisi Beber Hasil Penyelidikan
apahabar.com

Kalsel

Mulai Layu, Penjual Tanaman Hias di Banjarbaru Menjerit
apahabar.com

Kalsel

Distribusi Air Normal, PDAM HST Pun Kebanjiran Pelanggan
apahabar.com

Kalsel

Ibnu Sina dan PDAM Bandarmasih Prank Seorang Warga Pengambangan
apahabar.com

Kalsel

Peringati Hari Pahlawan, Dandim 1006 Martapura: Tingkatkan Rasa Nasionalisme
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com