Lakalantas di Angkinang HSS, Warga Haruyan HST Tewas di Tempat H+4 Idulfitri, Arus Balik Mudik dari Kalsel ke Kaltim Meningkat Sejumlah Pegawai di Banjarmasin Balikin Duit THR, Kok Bisa? Viral Shogun Vs Vario di Kandangan Lama, Dua Pengendara Tewas Seketika! Dahsyatnya Banjir di Satui, Haruyan, hingga Kotabaru: Kerugian Petani Tembus Miliaran Rupiah!

Waspada, Depot Air Isi Ulang Tak Terdaftar Terindikasi Tidak Higienis

- Apahabar.com Senin, 18 Februari 2019 - 16:23 WIB

Waspada, Depot Air Isi Ulang Tak Terdaftar Terindikasi Tidak Higienis

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Warga Kota Banjarmasin tampaknya perlu berhati-hati kalau ingin membeli air minum di depot air minum isi ulang. Pasalnya, Air
mineral isi ulang yang dijual sejumlah depot, belum tentu memiliki izin resmi standar kesehatan.

“Memang ada beberapa yang masih belum Terdaftar. Untuk itu kepada masyarakat agar hati-hati dan mereka berhak menanyakan kelaikan (kelayakan) izin kesehatan air,” kata Kuswanta, Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Kesehatan Olahraga Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin kepada Apahabar.com, Senin (18)2).

Kuswanto menjelaskan, air minum isi ulang bisa terkontaminasi zat-zat membahayakan disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya karena suplai air yang memang sudah kotor maupun peralatan yang digunakan untuk proses penyaringan tidak layak digunakan atau kotor.

Oleh sebab itu, pemilik harus melakukan pengawasan kepada pegawainya, mulai dari kebersihan alat-alat, dan kalau perlu memberi pelatihan.

“Kita juga menyampaikan kepada pemilik depot kalau perlu pegawainya diberikan pelatihan, dan tata cara kebersihan alat yang digunakan. Karena air tersebut harus higienis karena dikonsumsi banyak orang,” tutur Kuswanto.

Baca Juga: Air PDAM Macet, Warga Tanjung Pagar Serbu Kios Isi Ulang Galon

Kuswanto menambahkan, apabila air yang akan dikonsumsi ada ditemukan hal-hal yang berbahaya untuk kesehatan, pihaknya akan memberikan sanksi persuasif dan administratif kepada pemilik usaha air minum tersebut.

“Tapi sejauh ini aman aman saja mas. Karena ketika kami ada temuan, saat itu juga kita lakukan pembinaan kepada depot yang bersangkutan,” bebernya.

Menurut data dari Dinkes Kota Banjarmasin, ada kurang lebih 330 pemilik usaha depot air yang terdaftar. Dan yang paling banyak berdiri di kawasan Alalak dan Terminal KM 6, sedangkan di daerah lainnya depot air menyebar. Namun di luar itu, masih ada puluhan yang belum terdaftar.

“Kita melakukan pengawasan secara random, karena ratusan yang mendirikan depot air ini,” paparnya.

Oleh sebab itu, Kuswanto menghimbau kepada pemilik depot air minum isi ulang agar mentaati aturan. Pengusaha depot harus mengurus ijin, khususnya pemeriksaan dari dinas kesehatan (Dinkes).

Baca Juga: PDAM Efek, Depot Air Isi Ulang Diserbu Pembeli

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kabar Baik, Realisasi PAD Banjarmasin Capai 84 persen
apahabar.com

Kalsel

Hasil Rapid Test di Pasar Marabahan, 7 Pedagang Reaktif
apahabar.com

Kalsel

Lepas Merpati, Tanda Festival Budaya dan Pariwisata Kalsel Dimulai
Pemkab Barut Siapkan Rp10 Milyar Tangani Covid-19

Kalsel

Pemkab Barut Siapkan Rp10 Milyar Tangani Covid-19 
apahabar.com

Kalsel

Emosi, Petani Kandangan Tebas Dua Pemuda hingga Sekarat
apahabar.com

Kalsel

Serbu Promo Pemilu di Duta Mall
apahabar.com

Kalsel

Di Begau, Lelaki Hidung Belang Diberi Diskon untuk ‘Nyoblos’
apahabar.com

HST

Pascabanjir HST, Pembangunan Hunian Warga Patikalain Alami Kendala
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com