apahabar.com, BANJARMASIN – Hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang masih mengancam sejumlah wilayah Kalsel. Hari ini, selain Amuntai (Hulu Sungai Utara), terdapat enam wilayah berpotensi mengalami kondisi cuaca tersebut.
Dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), enam wilayah itu antara lain, Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Tabalong, dan Kotabaru.
Khusus Amuntai, BMKG memprakirakan hujan lokal terjadi sejak pagi hari. Suhu udara di sana berada pada kisaran 24-32 derajat celcius dan kecepatan angin 9 km/jam. Kondisi itu makin parah pada siang hari. Menurut BMKG, meski kecepatan angin nyaris tak ada, namun hujan berpetir berpotensi terjadi, dengan suhu udara 32 derajat celcius, dan tingkat kelembaban berada pada 70 persen.
Menurut BMKG kondisi cuaca serupa juga terjadi di Batu Licin dan Kotabaru. Sementara hujan berpetir untuk Pelaihari (Tanah Laut) hanya terjadi pada pagi hari.
BMKG juga memprakirakan hujan berpetir di pagi hari juga terjadi di Banjarmasin, Banjarbaru, dan Martapura.
Suhu udara Banjarmasin pada pagi hari 25 derajat celcius, dengan tingkat kelembaban 90 persen. Sedangkan kecepatan angin 19 km/jm. “Waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah Kabupate/Kota Tanah Laut, Banjar, Banjarmasin, Banjarbaru, Hulu Sungai Utara, Tabalong, Kotabaru dan sekitarnya,” demikian peringatan dini BMKG lewat laman resminya, Selasa (12/2).
Sekadar mengingat, angin puting beliung menerjang kawasan Desa Bararawa, Kecamatan Danau Panggang, Amuntai, Hulu Sungai Utara (HSU), Senin (11/2/2019) sore tadi.
Akibatnya, empat bangunan remuk dihantam angin kencang tersebut. Bangunan yang remuk terdiri dari tiga rumah, dan satu Pos Kesehatan Desa (Poskesdes).
Nah, peringatan dini BMKG bisa jadi acuan warga untuk berhati-hari saat melakukan perjalan ke luar rumah.
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin