Pelunasan Bipih Ditutup, Puluhan Jemaah Cadangan Lengkapi Kuota Haji Kalsel 2022 Innalillahi, Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif Tutup Usia PT BKB Tanbu Laporkan Ormas KPK Tipikor Kalsel ke Polisi [ANALISIS] Judi ‘Gurak’, Ritual Adat atau Kepentingan Pribadi? Kebakaran Simpang Telawang, Korban Tetap Tinggal Saat Api Berkobar

52 Warga Ponorogo Hijrah ke Malang, Ini Jawaban Gus Romli

- Apahabar.com     Kamis, 14 Maret 2019 - 21:36 WITA

52 Warga Ponorogo Hijrah ke Malang, Ini Jawaban Gus Romli

Pengasuh Ponpes Miftahul Fallahil Mubtadin M Romli atau Gus Romli. Foto-detikcom

apahabar.com, MALANG – Kabar 52 warga Ponoroga ke Hijrah ke Malang untuk berlindung dari kiamat mendapat tanggapan Pengasuh Ponpes Miftahul Fallahil Mubtadin M Romli atau Gus Romli.

Ia menampik kabar tersebut. Menurutnya kedatangan 52 warga Ponorogo itu untuk program triwulanan yang diselenggarakan Ponpes Miftahul Fallahil Mubtadin.

“Di sini ini adalah thoriqoh, ada santri yang bermukim (mondok), ada juga jemaah yang datang untuk ikut program triwulanan. Di mulai pada bulan Rajab sampai Ramadan nanti,” kata Gus Romli di Ponpes, Dusun Pulosari, Desa Sukosari, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Kamis (14/3/2019).

seperti ditulis detikcom, menurutnya, jemaah yang jumlahnya ratusan orang itu dari berbagai daerah termasuk luar Jawa. Ia memastikan setelah mengikuti Thoriqoh Akmaliyah, mereka akan pulang ke rumah masing-masing. ”Tujuan mereka ke sini, untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT,” imbuhnya.

Baca Juga: Diduga Menyebarkan 7 Fatwa Thoriqoh Musa, Khotimun Diburu Polisi

Gus Romli pun membantah ia telah mengeluarkan fatwa soal kiamat sudah dekat. Menurutnya ia hanya menyampaikan 10 tanda kiamat yang sudah tertulis dalam Alquran serta Hadist dan banyak disampaikan oleh para ulama.

“Tanda-tanda kiamat juga dijelaskan dalam Alquran dan Hadist, begitu juga dengan tanda-tandanya. Nah, para jemaah di sini, ingin bersama mursyidnya ketika tanda-tanda itu akan terjadi,” ujar Romli.

Tercatat ada sebanyak 573 santri dan jemaah yang berada di Ponpos. Termasuk mereka yang berasal dari Ponorogo. Para jemaah itu membawa serta anggota keluarga mereka.

Sebelumnya diberitakan bahwa 52 warga Ponorogo hijrah ke Malang karena tersihir isu kiamat. Mereka rela menjual harta benda demi bisa berlindung di Ponpes Miftahul Fallahil Mubtadin itu.

Baca Juga: Polisi Temukan 300 Kg Bahan Peledak di Rumah Terduga Teroris di Sibolga

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Gali Motif, Terduga Penista Agama Muhammad Kece Tiba di Bareskrim Langsung Ditahan
apahabar.com

Nasional

TNI-AU Bantah Halangi Pesawat Prabowo
apahabar.com

Nasional

Resmi! Presiden Jokowi Putuskan Ibu Kota RI Pindah ke Kaltim
Sriwijaya

Nasional

Menteri Perhubungan: Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Jatuh di Kepulauan Seribu
apahabar.com

Nasional

Gubernur Maluku Dukung Program Pemerintah Kalsel
apahabar.com

Nasional

Pesan Megawati untuk Calon Kepala Daerah: Mau Pintar, Baca Buku Soekarno
Baku Tembak

Nasional

Baku Tembak dengan TNI-Polri di Bandara Ilaga, 1 KKB Tewas
apahabar.com

Nasional

Skandal Ukraina, Presiden AS Dimakzulkan oleh DPR
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com