Sejumlah Guru di Banjarbaru Positif Covid-19, Aktivitas 2 Sekolah Dihentikan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Suami Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Dikenal Penanambaan Tak Seberuntung THM, Pembukaan Siring Pierre Tendean Ditunda Lagi Benarkah Depresi? Ibu Terduga Pembunuh Anak Kandung di Batu Benawa HST di Mata Warga

7 Orang Kena OTT KPK Terkait Korupsi Distribusi Pupuk, Ada Direksi BUMN yang Dijerat

- Apahabar.com Kamis, 28 Maret 2019 - 08:00 WIB

7 Orang Kena OTT KPK Terkait Korupsi Distribusi Pupuk, Ada Direksi BUMN yang Dijerat

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Foto - Okezone/Arie

apahabar.com, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjaring sebanyak 7 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT). Dari total 7 orang yang terjaring OTT, KPK menyebut ada berbagai unsur.

Salah satunya adalah direksi dari BUMN, namun dalam OTT ini tidak ada anggota DPR yang ditangkap seperti santer dikabarkan sebelumnya.

“Total yang dibawa ke kantor KPK ada tujuh orang, ada yang dari unsur direksi BUMN, kemudian ada driver atau pengemudi, dan pihak swasta,” ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Setiabudi, Jakarta Selatan seperti dilansir Republika, Kamis (28/3/2019).

Baca Juga: KPK Dikabarkan Kembali OTT Anggota Legislatif

Selain itu, ia mengatakan dalam OTT tersebut terdapat seoang perempuan yang ikut diciduk. Namun, ia belum mengungkapkan berapa atau siapa perempuan yang terjaring sore tadi.

“Kalau gendernya ada laki-laki dan perempuan, dan tentu saja mereka itu terkait dengan perkara ini. Apakah peremuan itu berposisi sebagai direksi, mungkin baru besok disampaikan,” ujar Febri.

Febri mengatakan, pihaknya menduga transaksi ketujuh orang tersebut berkaitan dengan distribusi pupuk yang mengunakan kapal. Dalam operasi itu, KPK mengamankan sejumlah barang bukti, berupa uang tunai dalam dua jenis mata uang.

“Ada uang juga yang diamankan oleh tim, dalam mata uang rupiah dan dollar amerika. Nanti informasi lebih detail terkait dengan jumlah dan pecahan-pecahannya akan disampaikan besok,” ujar Febri.

Ia juga mengkonfirmasi, bahwa tidak ada anggota DPR RI yang terjaring dalam OTT tersebut. Seperti kabar yang berhembus sejak sore tadi.

“Dari tujuh orang yang diamankan dan dibawa ke kantor KPK, tidak ada anggota DPR RI,” tegas Febri.

Baca Juga: Hari Ini Sidang Putusan Hercules Digelar

Febri mengatakan, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum lebih lanjut dari orang-orang yang diamankan. Saat ini mereka yang terjaring OTT itu masih sebagai terperiksa.

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Penumpang Serangan Jantung, Silk Air Mendarat Darurat di Makassar
apahabar.com

Nasional

BEM Unej Sepakat Pertemuan Mahasiswa dengan Presiden Jokowi Harus Terbuka
apahabar.com

Nasional

Sultan Najamudin: RUU HIP Hanya Memancing Kritik dan Protes Publik
apahabar.com

Nasional

Positif Corona di Indonesia Bertambah 7 Orang, Total Jadi 31 Kasus
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Buka Peluang Peserta yang Tak Lolos SKD CPNS Ikut SKB
apahabar.com

Nasional

Warga Perbatasan Malaysia di Kaltim Akhirnya Dapat Bantuan Covid-19
BMKG: Munculnya Ribuan Cacing di Solo Belum Tentu Pertanda Gempa

Nasional

BMKG: Munculnya Ribuan Cacing di Solo Belum Tentu Pertanda Gempa
apahabar.com

Nasional

Tagar #Innalillahi Trending Satu di Twitter, Warganet Berbelasungkawa 
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com