Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan

Anak Wali Kota Surabaya Tri Risma Diperiksa Polda Jatim

- Apahabar.com Selasa, 26 Maret 2019 - 16:38 WIB

Anak Wali Kota Surabaya Tri Risma Diperiksa Polda Jatim

Fuad Bernardi. Foto - Detikcom

apahabar.com, SURABAYA – Anak sulung Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Fuad Bernardi akhirnya diperiksa penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Jatim terkait kasus amblesnya Jalan Gubeng.

Dilansir FaktualNews.co, Fuad diperiksa selama tiga jam, sejak pukul 09.30 WIB hingga selesai pukul 12.30 WIB. Ia nampak keluar dari Polda Jatim.

Dengan mengenakan kemeja biru dan celana jeans hitam, Fuad terlihat keluar ruang pemeriksaan dan diikuti belasan awak media.

Saat ditanya seputar pemeriksaan yang dijalaninya, lulusan Institut Teknologi Surabaya (ITS) ini tak banyak memberikan komentar.

“Ya banyak, lumayan,” singkat Fuad, Selasa (26/3/2019).

Sambil bergegas menuju kendaraan Toyota Fortuner warna hitam berplat nomor L 1518 FT yang menunggunya, Ia meminta awak media menanyakan langsung kepada penyidik Polda Jatim yang baru saja melakukan pemeriksaan.

“Itu ranah penyidik, coba tanya ke penyidik,” lanjutnya.

Fuad diduga ikut andil terkait perizinan pembangunan basement RS Siloam yang dikerjakan PT Nusa Konstruksi Enjiniring (NKE).

Baca Juga: Usai Diperiksa 15 Jam, Joko Driyono Ditahan di Rutan PMJ

Sedangkan hingga kini telah ada enam orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Yakni, BS yang menjabat Direktur PT Nusa Kontruksi Enjineering (NKE), RW (Project Manager PT NKE), AP (Site Manager PT NKE), RH (Project Manager PT Saputra Karya), LAH (Struktur Enjeneering Supervisor PT Saputra Karya), dan AK (Struktur Supervisor PT Saputra Karya).

Para tersangka dijerat pasal 192 ayat 1 juncto pasal 55 KUHP dan pasal 63 ayat 1 undang-undang nomor 38 2004 tentang Jalan.

Sementara dilansir Detikcom, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera membenarkan jika Fuad diperiksa sebagai saksi. Barung mengungkapkan Fuad diperiksa sebagai pihak yang terlibat dalam perizinan pembangunan basement RS Siloam.

“Diperiksa sebagai saksi terkait perizinan,” kata Barung saat dihubungi detikcom di Surabaya, Selasa (26/3/2019).

Barung menambahkan hingga kini pihaknya telah memeriksa 37 saksi. Saksi tersebut berasal dari pihak pekerja kontraktor hingga pemberi izin.

“Sudah ada 37 saksi. Fuad ini sementara saksi,” imbuh Barung.

Namun, saat ditanya apakah Fuad merupakan inisial F yang dulu sempat digadang-gadang menjadi salah satu tersangka, Barung menampik hal ini. Dia menyebut masih ada F lain.

Baca Juga: Pasca Joko Driyono Ditahan, PSSI Pastikan Tetap Jalan

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Sebelum Melancarkan Aksi Begal, 2 Tersangka Minum Dextro di Batulicin
apahabar.com

Hukum

Pengakuan Tetangga, Sifat Remaja Pembunuh Bocah Berubah Sejak Masuk SMP
apahabar.com

Hukum

Ops Patuh Intan di Banjarmasin, Sudah Ribuan Pengendara Terjaring

Hukum

Setiba di Bareskrim Polri, Penceramah Gus Nur Langsung Di-Swab Test
apahabar.com

Hukum

Gasak Perhiasan Senilai Rp92 Juta, 2 Tersangka Diburu dengan Peluru
apahabar.com

Hukum

Dewan Pers: Tabloid Indonesia Barokah Bukan Produk Jurnalistik
apahabar.com

Hukum

Polres Banjar Tampilkan 37 Adegan Pengeroyokan Remaja di Pasar Kasbah Martapura
apahabar.com

Hukum

Wakapolres Diserang OTK, 1 Polisi Kena Bacok
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com