UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar

Beras Lokal Dilirik Negara Tetangga

- Apahabar.com Rabu, 6 Maret 2019 - 11:02 WIB

Beras Lokal Dilirik Negara Tetangga

Gubernur Kalsel Di Dampingi Danrem 101/ant dan Ketua PWI Kalsel sedang menanam Padi di Lahan HPS di Batola. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Tiga jenis beras lokal Kalimantan Selatan dilirik negara tetangga. Jenis beras yang kini sudah masuk kelas premium itu adalah beras Siam, Unus dan Mayang.

Kadivre Bulog Kalsel mengakui tiga jenis beras tersebut disukai beberapa negara tetangga seperti Malaysia dan Brunei Darussalam.

”Tiga jenis beras lokal Kalsel ini memang tidak ada di daerah lain. Selain kita pasarkan dalam negeri, Bulog juga akan mengekspor beras ke luar negeri,” kata Kholisun Kadivre Bulog Kalsel, Selasa (5/3).

Dalam waktu dekat ini kata Kholisun, pemerintah akan mengisi pasar beras dua negara tetangga yang masih serumpun di Kalimantan.

Baca Juga: Bulog Serap Lebih Banyak Beras Medium

Untuk menjaga kualitas ekspor beras, Bulog sampai saat ini terus melakukan pengecekan beras-beras yang akan dipasarkan di dalam dan luar negeri.

Kholisun juga berharap, jika ekspor beras ini tidak hanya sekali akan tetapi secara berkala dan terus menerus.

“Permintaan beras ini kita penuhi karena permintaannya rutin dan jumlahnya pun signifikan,” sambungnya.

Untuk sekali pengiriman, Bulog akan dikirim 3 ribu sampai 35 ratus ton.

Namun sayangnya dengan adanya ekspor beras ini, Bulog tidak bisa menyebutkan berapa jumlah kelebihan produksi beras yang ada di Kalsel. Pihaknya melemparkan pada Dinas Pertanian atau Dinas Ketahanan Pangan Kalsel.

Baca Juga: Stok Beras Kalimantan Selatan Aman hingga 2020

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Syarif

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Virus Corona Mengganas, Rupiah Awal Pekan Melemah
apahabar.com

Ekbis

Ditutup Melemah, Saham Singapura Perpanjang Kerugian
Luhut

Ekbis

Di Depan Investor Amerika, Luhut Sampaikan Ekonomi Indonesia Mulai Tumbuh
apahabar.com

Ekbis

Di Tengah Pandemi Covid-19, Penjualan Astra Kalsel Menurun 70 Persen
apahabar.com

Ekbis

Tiket Pesawat Dorong Inflasi, Begini Penjelasan BI Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Ini Sebab Nissan Tarik 150 Ribu Kendaraan di Jepang
apahabar.com

Ekbis

Dua Faktor Duta Mall Jadi Pemasukan Terbesar Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

BBM Satu Harga Bakal Pacu Ekonomi Desa Bajayau
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com