Nah Lho.. Anggota DPRD Kalsel Terjaring Jam Malam di Banjarmasin Yang Terjadi Jika MK Menerima Permohonan AnandaMu… Saat Banjarmasin Berlakukan Jam Malam: Lampu-Lampu Dimatikan, ‘Jalur Tikus’ Dijaga Ketat 3 Pelajar Banjarmasin Raih Juara Lomba Baca Berita, Salah Satunya dari SMP Almazaya Maksimalkan Penyekatan, Kalsel Tutup Semua Jalur Mudik Provinsi-Kabupaten

Bertemu Ulama Kalsel, Jokowi Tepis Isu Miring di Kalsel

- Apahabar.com Kamis, 28 Maret 2019 - 00:08 WIB

Bertemu Ulama Kalsel, Jokowi Tepis Isu Miring di Kalsel

Capres nomor urut 01, Joko Widodo dan anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Mardani H Maming melayani berswafoto dengan pengunjung Duta Mall Banjarmasin, Rabu (27/3/2019). Foto-apahabar.com/Tim apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Informasi bohong alias hoaks yang menyasar pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin terus “bergentayangan” di media sosial (Medsos) terutama di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Isu miring itu, dua di antaranya terkait narasi kriminalisasi ulama dan keterlibatan dengan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Baca Juga: Blusukan ke Duta Mall, Jokowi Sebut Siap Balas Kekalahan 2014

Makanya, para ulama dari Kalsel bertemu dengan Joko Widodo (Jokowi) di hotel Mercure Banjarmasin pada Rabu (27/3/2019).

Pertemuan tersebut antara lain membahas serta mengklarifikasi isu miring tentang Jokowi-Ma’ruf tentang ulama di Kalsel.

“Pertemuan dengan ulama dan tuan guru itu mengantasipasi isu miring yang menimpa kita. Jadinya saya sampaikan apa adanya diantara kriminalisasi ulama dan PKI,” ujar Jokowi saat meladeni pertanyaan awak media.

Baca Juga: Floating Voters Kalsel Dominan Milenial, Erick Thohir: Jangan Apolitis

Nada yang sama juga diterangkan anggota Tim Kampanye Nasional (TKN), Mardani H Maming yang menyampaikan bahwa Jokowi bukan anggota PKI.

Sebab, disaat Jokowi berumur lima tahun sedangkan organisasi PKI sudah dibubarkan oleh pemerintah.

Baca Juga: Heboh, Ratusan Pengunjung Duta Mall Banjarmasin Berebut Tangan Jokowi

“Beliau lahir 1961 sedangkan PKI dibubarkan tahun 1965. Jadi beberapa isu hoaks di medsos seperti itu bisa diatasi dengan pertemuan Jokowi bersama ulama dan tuan guru,” harap mantan Bupati Tanah Bumbu ini.

Baca Juga: Jokowi Disuguhi Lontong Orari dan Ketupat Kandangan Ikan Gabus

Ulama, menurut Mardani bisa menjadi panutan umat Islam dalam menentukan pilihan. Sebab ulama bisa mengintrospeksi yang mana isu positif dan negatif.

“Jadi tinggal ulama menjelaskan kepada masyarakat isu mana yang benar dan hoaks,” harapnya.

Baca Juga: Jemaah Takjub Jokowi Sempatkan Shalat Berjamaah di Sabilal Muhtadin

Tujuan tidak lain, tambah Mardani agar masyarakat bisa lebih terbuka dalam menentukan pilihan Capres-Cawapers pada pesta demokrasi lima tahunan itu.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Masyarakat NTT Tuntut Australia 15 Miliar Dolar AS atas Peristiwa 10 Tahun Silam
apahabar.com

Nasional

Kasus Jhon Kei, Ditjen PAS Tunggu Hasil Koordinasi Bapas dan Kepolisian
apahabar.com

Nasional

Arab Saudi Umumkan Kasus Pertama Positif Virus Corona
apahabar.com

Nasional

Polisi Amankan Bahan Kimia dari Rumah Terduga Pelaku Bom Kartasura
apahabar.com

Nasional

Lapor ke Wapres, Erick Sebut Proses Vaksin Halal Covid-19 Harus Jadi Prioritas
apahabar.com

Nasional

Pilkada Serentak 9 Desember 2020 Ditetapkan Jadi Libur Nasional
apahabar.com

Nasional

Warga Sekitar Diminta Menjauh, Gunung Agung Bali Siaga
apahabar.com

Nasional

Ditawari Jadi Bos di BUMN, Ahok Mengaku Siap
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com