Jokowi Telepon Gubernur Soal Banjir Kalsel, Gak Kebalik Pak? Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet Tak Ucapkan Dukacita, Habib Banua Tantang Presiden ke Kalsel Warga Banjiri IG Presiden Jokowi: Kalsel Juga Berduka Pakkk!!! Pecah Rekor Lagi! Kasus Covid-19 Indonesia Tambah 12.818 Hari Ini

Cerita Korban Kebakaran Hebat di Kelayan Luar, Tercengang Lihat Api

- Apahabar.com Selasa, 19 Maret 2019 - 21:26 WIB

Cerita Korban Kebakaran Hebat di Kelayan Luar, Tercengang Lihat Api

Api di pemukiman padat penduduk kawasan Kelayan, Banjarmasin Tengah. Foto-ist

apahabar.com, BANJARMASIN – Wajah Noor Latifah (31) terlihat memerah. Bukan karena mengenakan make up atau sejenisnya.

Wajahnya hampir melepuh akibat terpapar kobaran api yang menjilat 35 unit rumah di Gang Sederhana RT 2, Kelurahan Kelayan Luar Kecamatan Banjarmasin Tengah, Selasa (19/3) pagi.

Setelah api mulai membakar bagian atap rumah tetanga, Ipah — sapaan Latifah — semula sedang melipat pakaian dua anaknya dan suaminya, sontak berdiri dan mendatangi pintu depan rumahnya.

“Uln kagum ai,” katanya dengan bahasa Banjar yang artinya,”Saya kagum.”

Perasaan kaget dan panik bercampur aduk menjadi satu. Ifah merasa bingung apa yang mesti diselamatkan.

Ibu dua anak ini sempat terperangah, dia kaget dan beberapa saat terdiam memandangi api dari depan rumahnya, yang makin membesar dan akan membakar rumahnya.

Pagi itu, Ipah sedang sendiri di rumah. Sang suami bekerja di pasar, sementara anaknya sekolah.

Baca Juga: Update terbaru Jumlah Korban Kebakaran di Kelayan Luar

apahabar.com

Seorang pemuda dengan latar reruntuhan dan sisa bangunan yang menjadi korban amukan api di Gang Sederhana, Jalan Kelayan, Banjarmasin Tengah, Selasa (19/3). Pantauan terbaru, sedikitnya ada 35 rumah, puluhan KK, dan ratusan jiwa terdampak dari musibah ini. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

Setelah beberapa saat, ia langsung lari ke dalam rumah untuk mengambil surat-surat berharga; sertifikat rumah, BPKB kendaraan roda dua dan Ijazah anak.

Setelah berhasil menemukan, Ifah lari menyelamatkan diri.

“Waktu itu kebetulan ada abah, minta tolong ai minta selamatkan kendaraan Honda scopy,” ujarnya menceritakan awal kejadian.

Gang sederhana yang terlihat padat penduduk itu sepi seperti hari-hari biasa, kaum laki-laki rata sedang bekerja.

“Bingung mau minta tolong dengan siapa,” ujarnya sembari memegang bagian leher yang sempat terkena percikan kaca pecah itu.

Waktu itu api mulai terlihat menyala pada pukul 09.46 wita. Ipah sempat berpikir, tidak hanya rumahnya, tapi satu gang akan habis dilahap si jago merah. Hal itu karena kebetulan air yang ada di selokan sedang surut.

Malam ini, Ipah dan keluarganya akan menginap di rumah mertuanya yang lokasinya tidak jauh dari daerahnya tinggal.

Baca Juga: Api di Kelayan, Ratusan Jiwa Terpaksa Mengungsi

Sejak api sudah berhasil dipadamkan oleh gabungan BPK di Banjarmasin, Ipah beberapa kali bolak balik melihat-lihat kondisi rumahnya berukuran 10×4 meter persegi, yang hanya tersisa puing, dan tiang rumah yang gosong.

Hingga sore hari, berdasar pantauan apahabar.com, puluhan warga sekitaran Kelayan terlihat mengunjungi bekas kebakaran.

Beberapa posko penerima bantuan sudah dibangun untuk menerima bantuan.

Di depan gang, terlihat pula sebuah toples yang diletakan di tengah jalan untuk menerima sumbangan warga yang melintas.

Sementara, harapan Ipah dan korban kebakaran lainya adalah bantuan dari pemerintah dan luran tangan masyarakat khususnya yang ada di Banjarmasin

Api yang meluluhlantakkan permukiman padat penduduk itu setidaknya membuat ratusan jiwa mengungsi.

Meminjam catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarmasin, terdapat 133 jiwa dari 35 KK kehilangan tempat tinggal. Mereka berasal dari tiga RT, yakni RT 02, 03, dan 06. Rinciannya, terbanyak di RT 02, sisanya 9 jiwa dari RT 05, dan sisanya RT 06.

Lantas, ke mana ratusan warga yang kehilangan tempat tinggal ini diungsikan?

Menurut Kepala BPBD Banjarmasin M Hilmi, mereka akan diarahkan sementara waktu ke tenda pengungsian setempat.

“Kalau ada korban kebakaran ingin tidur di tenda kami persilakan,” jelas dia dihubungi apahabar.com.

Sejauh ini, sambung dia, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama dengan Balakar 654 Banjarmasin telah mendirikan posko darurat untuk penyaluran bantuan, serta dapur darurat bagi para korban.

“Bagi warga ataupun siapa saja yang ingin memberi bantuan kepada korban bisa langsung ke posko gabungan,” ujar dia.

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Fariz Fadhillah

Baca Juga: Api Kembali Mengamuk di Kelayan, Belasan Rumah Hangus

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Semarakkan HDKD 2019, Kanwil Kemenkumham Kalsel Gowes Bersama UPT
apahabar.com

Kalsel

Pasien Positif Covid-19 di Batola Meningkat, Warga Anjir Genapi 214 Orang
apahabar.com

Kalsel

Polisi Rilis Gembong Narkoba Banjarmasin yang Miliki Aset Rp 6 Miliar
Tapin

Kalsel

Bupati Arifin Arpan Minta Maaf, Tak Ada Arakan Pengantin di HUT Tapin
apahabar.com

Kalsel

Lahan Terbakar, Personel Polda Kalsel Langsung Terjun Padamkan Api
Fatayat NU Kalsel Diharapkan Mampu Mengisi Pembangunan Banua

Kalsel

Fatayat NU Kalsel Diharapkan Mampu Mengisi Pembangunan Banua  
apahabar.com

Kalsel

Melawan, Rampok Sarang Walet di Tala Dihujani Timah Panas
apahabar.com

Kalsel

Penyebab Kasus Covid-19 di Tanbu Meningkat Menurut Tim Gugus Tugas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com