Belasan Mahasiswa-Polisi Luka-Luka, Polres Ungkap Biang Ricuh #SaveKPK II di Banjarmasin #SAVEKPK Bergaung di Banjarmasin: Ratusan Mahasiswa Ultimatum Ketua DPRD Kalsel di Tengah Guyuran Hujan Tagih Janji Reklamasi, Dewan Tabalong Ngotot Panggil Bos Adaro UPDATE! Tunggu Supian HK, Massa #SaveKPK di Banjarmasin Ngotot Bertahan Jenderal Lapangan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Terluka, Tangan-Kepala Berdarah

Debat Keempat Capres 2019, Pengamat: Kedua Calon Mesti Menguras Adrenalin Politik

- Apahabar.com Sabtu, 30 Maret 2019 - 19:12 WIB

Debat Keempat Capres 2019, Pengamat: Kedua Calon Mesti Menguras Adrenalin Politik

Debat Keempat, Capres. Foto-apahabar.com/Infografis

apahabar.com, BANJARMASIN – Malam ini, debat keempat pasangan Calon Presiden (Capres) kembali digelar. Dengan tema “Ideologi, Pemerintahan, Keamanan dan Hubungan Internasional” tersebut, kedua calon mesti menguras pemikirannya untuk meyakinkan pemilih.

“Kita berharap jalan debat nantinya berjalan dengan menarik,” ucap Pengamat Politik Universitas Islam Kalimantan, Dr. Muhammad Uhaib As’ad, M.Si kepada apahabar.com, Sabtu (30/3/2019).

Menurut Uhaib, kedua Capres mesti menguras seluruh energinya di depan publik. Mengingat debat tersebut merupakan debat terakhir. Sehingga, kedua calon terus ditantang menunjukkan adrenalin politik, agar mampu meyakinkan pemilih.

“Kalau perdebatan ini tak menarik, tentu masyarakat tak terlalu antusias,” tegasnya.

Tema yang diangkat, sebut dia, sangat urgen dalam menentukan keberadaan bangsa. Terlebih, Indonesia memiliki peran strategis di kawasan Asia Pasifik. Yakni dengan latar belakang negara maritim dan di himpit dua samudera, yakni Hindia dan Pasifik.

Dalam debat nantinya, tegas dia, semua mata dunia akan terfokus ke Indonesia. Lantaran dilihat dari potensi ekonomi dan politik, Indonesia memiliki peran yang sangat strategis. Bahkan, diprediksi mampu menjadi percaturan politik dunia.

Baca Juga: Jelang Debat Keempat, Pengamanan Diperketat

Baca Juga: Jelang Debat, Jokowi Makan Siang Bersama Keluarga di Restoran Padang

Sementara itu, Pengamat Politik dan Kebijakan Publik FISIP ULM, Pathurrahman Kurnain mengatakan, di sisa waktu menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 17 April 2019 mendatang, kontestan harus benar-benar efektif mengungkap akar masalah, solusi dan program kerja yang relevan. Pastinya lebih realistis dan kongkrit untuk meyakinkan pemilih. Khususnya milineal.

Menurutnya, kedua kandidat sama-sama memiliki latar belakang yang baik untuk melihat permasalahan, sesuai dengan tema yang ditentukan. “Tinggal kemampuan mempertahankan argumentasi dan meyakinkan undecided voters (pemilih ragu-ragu),” pungkasnya.

Baca Juga: TKD Kalsel Kembali Gelar Nobar Debat

Baca Juga: Dahnil: Prabowo Berdiskusi Dua Jam Jelang Debat

Baca Juga: PDIP Jatim Yakini Debat Keempat Momentum Pertebal Kemenangan Jokowi

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Fuad Bawazier: Pernyataan Prabowo Indonesia Punah Hanya Peringatan
apahabar.com

Politik

KPAI Telusuri Video Viral Siswa SD Nyanyi Lagu Prabowo-Sandi
apahabar.com

Politik

Aboebakar: PKS Akan Jadi Oposisi Bermartabat
H2D

Politik

Gugatan Resmi Terdaftar, H2D Yakin KPU-MK Bebas Intervensi

Politik

Minta Gerindra Tidak Egois, Prabowo: Rival Politik Bukan Musuh
apahabar.com

Politik

Hampir Semua Survei Unggulkan Jokowi
apahabar.com

Politik

Zairullah Azhar Turun Gunung, 2 Eks Bupati Tanbu Adu Kuat di Pilbup Kotabaru
apahabar.com

Politik

Ketika Nasdem Gabung Koalisi Berbenah di Pilkada Banjarmasin, Mushaffa: Kami Makin Mantap
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com