ga('send', 'pageview');
Dulu Bugar, ‘Kai Api’ Kini Ringkih di RS Ansari Saleh Lagi, Covid-19 Renggut Nyawa Nakes di Puskesmas Banjarmasin Resmi, Wali Kota Banjarmasin Terbitkan SE Tahun Ajaran Baru Respons Epidemiolog, Kalsel Tembus 4 Ribu Kasus Covid-19 Kreatif di Tengah Pandemi, Yuk Intip Produk Andalan Srikandi Kotabaru




Home Kaltim

Senin, 25 Maret 2019 - 19:08 WIB

Didemo, Gubernur Kaltim Serap Aspirasi dari Kegubernuran

Redaksi - Apahabar.com

Wakapolres Samarinda AKBP Dedi Agustono tampak berada di tengah kerumunan, saat sejumlah massa berupaya merangsek masuk ke kantor Gubernur Kaltim, dalam unjuk rasa tolak pembangunan pabrik semen, Senin (25/3) siang. Foto-foto: Yoyok Sudarmanto for apahabar.com

Wakapolres Samarinda AKBP Dedi Agustono tampak berada di tengah kerumunan, saat sejumlah massa berupaya merangsek masuk ke kantor Gubernur Kaltim, dalam unjuk rasa tolak pembangunan pabrik semen, Senin (25/3) siang. Foto-foto: Yoyok Sudarmanto for apahabar.com

apahabar.com, SAMARINDA – Gubernur Kaltim Isran Noor menyambut aksi unjuk rasa mahasiswa di depan kantor Gubernur Jalan Gajah Mada, Samarinda, Kaltim, dari balik jendela kegubernuran.

Ratusan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Peduli Karst Kalimantan Timur mendemo Isran di depan kegubernuran Kaltim, Jalan Gajah Mada Samarinda, Kaltim, (25/3) siang.

Baca juga: Demo Pabrik Semen Ricuh, Polisi dan Mahasiswa Sama-Sama Dilarikan ke RS

Para demonstran meneriakkan seruan tolak Pabrik semen yang dibangun di Kutai Timur dan Berau. “Tolak, tolak, tolak pabrik semen. Tolak pabrik semen sekarang juga,” begitu yel yel mahasiswa di lokasi aksi.

Ada 6 tuntutan yang disampaikan mereka. Pertama, menolak pembangunan pabrik semen di Kaltim. Kedua, tolak segala bentuk eksploitasi yang merusak alam.

Ketiga, berikan hak atas tanah untuk mengembangkan ekonomi terbarukan yang ramah lingkungan. Keempat, tolak RPJMD, RZWP3K, RT/RW Kaltim.

Kelima, tolak segala bentuk kriminalisasi gerakan. Keenam, cabut semua IUP yang ada di karst Sangkulirang, Kalimantan Timur.

Menanggapi itu, mantan bupati Kutim itu seakan tak bergeming. Ia tetap berada di lobi kantor Gubernur. Ia tetap membiarkan mahasiswa, sementara mendengarkan orasi mereka dari dalam kegubernuran.

“Bagus aja mereka menyampaikan itu. Sudah benar. Tapi yang benar belum tentu pas. Gak apa-apa itu, didengarkan saja,” kata Isran.

Baca: Aliansi Masyarakat Peduli Karst Tolak Pabrik Semen di Kaltim

Tak ada gelagat untuk menemui para mahasiswa yang mengepung gerbang kantor Gubernur Kaltim. Isran memilih mendengarkan aspirasi mahasiswa dari balik jendela kantor.

“Dia kan minta didengarkan Gubernur, ya saya sudah dengarkan dari tadi. Saya dengarkan dari jendela, jelas,” ucap Isran kepada sejumlah awak media.

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Wagub Kaltim Optimis Pemilu 2019 Kondusif
apahabar.com

Kaltim

Akses Keluar Masuk Kutai Timur Diperketat
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Urutan Ke-14 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
apahabar.com

Kaltim

Tol Balsam Jalan Terus, Maloy Siap Diresmikan Jokowi
apahabar.com

Kaltim

Kembangkan Nuklir, Gubernur Kaltim: Berapa pun Saya Biayai
apahabar.com

Kaltim

Ramah Anak, Delapan Daerah di Kaltim Diganjar KLA Award
apahabar.com

Kaltim

Ribuan Warga Penajam Dapat BST Rp 600 Ribu
apahabar.com

Kaltim

Kebutuhan BBM APT Pranoto Capai 18 Kl per Hari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com