Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

Diduga Miliki Alat Kelamin Terlalu Besar, Mertua Laporkan Menantu ke Polisi

- Apahabar.com Rabu, 27 Maret 2019 - 16:52 WIB

Diduga Miliki Alat Kelamin Terlalu Besar, Mertua Laporkan Menantu ke Polisi

Proses damai dugaan pembunuhan di Probolinggo. Foto-detikcom

apahabar.com, Probolinggo – Seorang mertua di Probolinggo melaporkan menantunya ke polisi, karena menduga dia memiliki alat kelamin terlalu besar. Sang mertua beranggapan, ukuran kelamin menantunya itu-lah yang menyebabkan kematian putrinya.

Seperti dilansir detikcom, polisi telah mengumpulkan keluarga korban Nedi Sito (55) Warga Dusun Brukan, Desa Maron Kidul, Kabupaten Probolinggo dan sang menantu, Barsah.

Baca Juga: Kesenian Sinoman Hadrah Sambut Kedatangan Jokowi di Kalsel

Pertemuan keduanya disaksikan Kades Maron Kidul, Ridwanto.

Agar fakta terungkap, Barsah kemudian diminta menunjukkan kelaminnya di depan petugas, yang disaksikan pihak keluarga dan kepala desa setempat.

Setelah menyaksikan sendiri, semua pihak pun bersepakat bahwa ukuran alat kelamin terlapor normal seperti pria pada umumnya.

“Setelah difasilitasi antara pelapor dan terlapor, dan melihat secara langsung ukuran alat kelamin yang dikira besar, ternyata ukuran standar orang Asia, jadi saat itu juga mertua mencabut laporannya dan saling memaafkan,” kata Kasat Reskrim Polres Probolinggo, AKP Riyanto, Rabu (27/3/2019).

Nedi –sang mertua- kemudian meminta maaf pada Barsah karena telah mudah percaya pada isu yang beredar terkait penyebab kematian putrinya. Pihak keluarga pun merasa lega dengan pembuktian tersebut.

Pembuktian tersebut makin meyakinkan mereka pada dugaan lain penyebab kematian Jumantri, yakni epilepsi. Gangguan neurologis jangka panjang itu sudah diderita wanita itu sejak usia 14 tahun.

Sebelumnya, Nedi melaporkan Barsah pada 25 Februari 2019 lalu, setelah mendengar kabar yang beredar terkait kematian Jumantri. Kabar yang beredar menyatakan bahwa kematian perempuan tersebut disebabkan ukuran alat kelamin Barsah yang terlalu besar.

Nedi pun termakan isu, ketika dia mengetahui bahwa sang putri meninggal setelah melakukan hubungan intim dengan Barsah (menantunya).

Baca Juga: Doa Muhaimin Iskandar untuk Jokowi

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi Angkat 2 Wamen untuk Menaker dan Menkop
apahabar.com

Nasional

Antisipasi Aksi Massa, Arus Lalu Lintas di Sekitar Istana Merdeka Dialihkan
apahabar.com

Nasional

2 Hektar Lahan Terbakar, Diduga Akibat Puntung Rokok
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Buat Terobosan Atasi Covid-19, Jangan Datar-datar Saja
apahabar.com

Nasional

Usai Aksi Mendebarkan yang Buat Limbad Bersuara, Captain Vincent Dicabut Izin Terbang
apahabar.com

Nasional

Nadiem Janji Sederhanakan Kurikulum

Nasional

Tragedi Wiranto, Polda Kalsel Perketat Pengamanan Pejabat Negara
apahabar.com

Nasional

Ethiopian Airlines Jatuh, Seorang Netizen Pernah Peringatkan tentang Max 8
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com