Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan

Dirjend Bimas Kemenag: Aparatur KUA yang Nakal Itu Kurang Syukur

- Apahabar.com Sabtu, 2 Maret 2019 - 06:45 WIB

Dirjend Bimas Kemenag: Aparatur KUA yang Nakal Itu Kurang Syukur

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama, Muhammadiyah Amin. Foto-Kemenag

apahabar.com, JAKARTA – Seluruh petugas Kantor Urusan Agama (KUA) seluruh Indonesia diminta untuk tidak menerima gratifikasi dalam bentuk apa pun. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama, Muhammadiyah Amin.

Muhammadiyah Amin mengungkapkan, Ditjen Bimas Islam Kemenag terus berupaya meningkatkan kualitas layanan KUA melalui berbagai kebijakan. Salah satunya, kebijakan terkait penambahan alokasi anggaran, yakni pada sisi transportasi dan jasa profesi penghulu serta penambahan anggaran BOP.

“Karenanya, jangan ada lagi aparatur KUA yang nakal. Itu namanya orang tidak bersyukur,” ujar Muhammadiyah Amin seperti dilansir Republika.co.id pada Jumat (1/3).

Ada dua pelayanan utama di lingkungan Kemenag yang menjadi barometer publik, lanjut Amin, yakni penyelenggaraan haji dan pelayanan di KUA.

“Pelayanan haji terus bagus dengan nilai kepuasan jemaah di atas 85 yang dilaksanakan oleh BPS. Sedangkan layanan KUA berdasarkan hasil penelitian Balitbang masyarakat merasa puas dalam pencatatan nikah,” jelasnya.

Baca Juga: Jelang Haul Sekumpul ke-14, Satlantas Banjarbaru Rekayasa Lalu Lintas

Untuk itu, Amin meminta seluruh jajarannya untuk berupaya mewujudkan pelayanan yang prima di KUA. Berbagai dukungan diakuinya sudah dilakukan Dirjend Bimas untuk KUA, semisal pembangunan dan renovasi gedung atau penataan jabatan kepala KUA.

Bagi Amin, budaya pelayanan prima di lingkungan birokrasi mesti dimulai dari diri ASN sendiri.

“Pembangunan budaya pelayanan prima harus dimulai dari diri sendiri, bukan tergantung orang lain. Jika cara kita berpikir dan cara kita bekerja sudah benar, maka pembangunan budaya pelayanan prima otomatis akan berhasil,” ujar Amin.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Jelang Haul Sekumpul, Warga Jl Pendidikan Perbaiki Jalan dan Jembatan
apahabar.com

Habar

Ribuan Pengamal Tarekat Hadiri Pembukaan World Sufi Forum di Pekalongan
apahabar.com

Habar

Siapakah yang Dimaksud Golongan Kiri Menurut Alquran?
apahabar.com

Habar

Setelah Berziarah ke Sekumpul, TGB Bertamu ke Kediaman KH Syaifuddin Zuhri
apahabar.com

Habar

Polda Kalsel Gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Terkait Pengamanan Haul Guru Sekumpul
apahabar.com

Habar

Tablig Akbar Ustaz Somad Digelar Malam Ini, Lihat Denah Lokasinya
apahabar.com

Habar

Bincang Tentang Gus Dur dan Abah Guru, Ulama Masa Kini yang Makamnya Ramai Diziarahi
apahabar.com

Habar

Warga Geronggang dan Sembilang Kotabaru Kirim 7 Truk Kayu Bakar untuk Haul Guru Sekumpul ke 15
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com