Kasus Covid-19 Indonesia Tembus 275.213, Letjen Doni Sebut OTG Silent Killer Buron, Suami Penggorok Istri di Kintap Tala Kuasai Medan Pelarian KDRT di Kintap Tala: Cemburu, Suami Tebas Leher Istri Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2020, Live Trans7, Kans Rossi Podium Hasil Kualifikasi MotoGP Catalunya 2020, Morbidelli Pole Position, Rossi Start Ketiga, Live Trans7

Eksekusi Penggusuran, Isak Tangis Pecah di Kolong Jembatan Antasari

- Apahabar.com Kamis, 14 Maret 2019 - 19:14 WIB

Eksekusi Penggusuran, Isak Tangis Pecah di Kolong Jembatan Antasari

Ratusan personel berseragam lengkap menertibkan sejumlah bangunan dan barang warga penghuni kolong Jembatan Antasari, Kamis (14/3) siang tadi. apahabar.com/Baha

apahabar.com, BANJARMASIN – Diperingatkan beribu kali, para penghuni kolong Jembatan Antasari tak juga mengindahkan.

Satpol PP Kota Banjarmasin pun geram. Membawa puluhan personel, penertiban bangunan dan barang di sana dilakukan, Kamis (14/3) siang. Di sana, tangisan dan teriakan pecah manakala eksekusi penggusuran dilakukan.

“Sesuai arahan kasat (Pol PP), dari pembebasan lahan rumah sakit kami langsung menuju ke kolong jembatan Antasari. Sebab, penghuninya masih saja tinggal di sana. Walaupun sudah berulang kali kami tertibkan,” ujar Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian (Kasi Opdal) Noor Fahmi Arif Ridha kepada awak media.

Penertiban yang dilaksanakan sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2014 tentang layanan pengemis.

Selanjutnya, sebutnya, warga yang terjaring bakal diarahkan ke rumah singgah untuk dibekali keterampilan dan kerajinan oleh Dinas Sosial Provinsi Kalsel.

Baca juga :  Peringati Hari Tani Nasional, Gema Petani dan SPI Kalsel Bagikan 1 Ton Semangka Gratis

Kondisi warga di kolong jembatan dekat Hotel Swiss Bell ini sudah masuk daftar warga binaan Dinas Sosial Provinsi Kalsel, seusai penggusuran beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Gerobak Pentol Hangus Terbakar di Jembatan Antasari

Makanya ia memperingati dengan tegas agar warga yang terdampak penertiban tidak kembali menghuni tempat yang hanya ditutupi terpal tersebut untuk bernaung.

“Sampai sekarang mereka masih dalam pembinaan Dinas Sosial. Jadi janganlah di bawah jembatan dikelola untuk tempat tinggal,” harapnya.

Ia mengimbau kepada semua warga binaan tersebut untuk tidak sampai ketemu pada saat penertiban yang dilaksanakan Satpol PP nanti.

“Kalau kita ketemu di tempat pembekalan di rumah singgah itu masih bagus. Janganlah kita ketemu di tempat pembongkaran seperti ini lagi,” ujarnya.

Baca juga :  Anggota DPRD Mathari: Hj Ananda - Mushaffa Pemimpin Ideal untuk Banjarmasin

Supaya tidak ada insiden pembongkaran di kolong jembatan Antasari terulang aparat penegak hukum daerah itu bakal memonitor setiap langkah warga eks penghuni kolong jembatan itu.

“Mudah-mudahan kali ini terakhir kita melakukan penertiban di bawah jembatan Antasari,” ucap dua.

Berkaca dari pengalaman sebelumnya, penghuni yang membandel kerap kembali tinggal di bawah Jembatan Antasari, menyusun sisa-sisa kayu yang ada untuk dijadikan pondasi tidur. Kemudian di atasnya hanya ditutupi terpal agar tidak kepanasan dan kedinginan saat hujan tiba.

Baca Juga: Penghuni Kolong Jembatan Antasari Kembali Beraktifitas

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz F

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Puluhan Paket Sembako Dibagikan ke Warga Bantaran Sungai Barito
apahabar.com

Kalsel

Juli, Disdik Banjarmasin Mulai Revitalisasi Puluhan Sekolah
apahabar.com

Kalsel

Lewat Siaran Keliling, TP PKK Tanbu Sosialisasikan Pencegahan Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Lagi, Tabrak Lari Tewaskan Kakek di Martapura
apahabar.com

Kalsel

Jemaah Haul Guru Sekumpul Padati Posko Makan Gratis
apahabar.com

Kalsel

Siap-Siap, Belasan Ribu KK di Kotabaru Kecipratan Bantuan JPS
apahabar.com

Kalsel

Jasad di Kebun Sawit Kotabaru Diduga Korban Pembunuhan
apahabar.com

Kalsel

LIPSUS HARJAD HST: Wakil Bupati HST Resmikan Etalase KAT di Meratus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com